14/08/2026
Audensi bersama Paguyuban Angkot Semarang Rabu (12/8/2026)
beberapa poin dari diskusi ini adalah :
1. Mengharapkan perhatian yang lebih konkret dari Pemerintah Kota Semarang terhadap keberlangsungan operasional angkutan kota.
2. Memohon agar dilibatkan dalam perumusan kebijakan transportasi, khususnya integrasi rute dengan BRT Trans Semarang (misalnya diberdayakan sebagai sub-feeder).
3. Mengharapkan dukungan subsidi pemerintah untuk penyediaan layanan angkutan khusus anak sekolah maupun pekerja pabrik.
4. Membutuhkan dukungan regulasi dan ekonomi agar para pengemudi dan pemilik angkot tetap memperoleh penghasilan yang layak dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, bersama Ketua Fraksi PKS (anggota Komisi C), berkomitmen menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut untuk disampaikan langsung kepada Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan.
Fraksi PKS mengajak masyarakat untuk aktif beralih ke transportasi massal guna mengurangi kemacetan, kepadatan lalu lintas, dan risiko kecelakaan jalan raya.
Kami juga mendorong tersedianya moda transportasi publik yang memenuhi standar kebutuhan warga Kota Semarang, yaitu: aman, nyaman, terjangkau, dan tepat waktu.