04/07/2013
Cara atau Tips Memilih Kosan Bagi Mahasiswa Baru
Hidup di Lingkungan orang lain membuat kita harus waspada dan selektif tentunya untuk kebaikan kita sendiri. Sebagai orang baru memang butuh penyesuaian dengan lingkungan sekitar. Karena lingkungan salah satu faktor pembentuk kepribadian (akhlak) seseorang. Salah tempat tinggal bisa menyebabkan kebiasaan/ kepribadian berubah kearah yang tidak lebih baik (ex s**a telat ngampus, s**a bolos, ikutan minum dan narkoba, jarang solat, bangun kesiangan dll).
Berikut salah beberapa tips memilih tempat tinggal kos-kosan atau kontrakan:
1. Lebih cepat lebih baik
Lebih cepat anda memilih tempat tinggal, maka anda akan semakin mudah mendapatkan tempat tinggal yang anda inginkan. Karena musim perpindahan dikampus itu mempunyai periode tertentu, bisa disesuaikan periode wisuda atau periode tahunan saat penerimaan mahasiswa baru. Pada periode tersebut banyak kamar yang kosong karena ditinggal penghuninya baik pindah tempat ataupun karena sudah lulus. Sehingga banyak alternatif dalam memilih kos-kosan atau kontrakan.
2. Survei harga dan fasilitas sertaa ukuran kamar
Dikebanyakan kampus kebanyakan system pembayaran kos harus dibayar dimuka selama satu tahun sehingga cocok tidak cocok harus menghabiskan selama satu tahun disitu dan kalau mau pindah terpaksa uang tidak akan dikembalikan. Kadang semakin dekat kampus semakin mahal. Liat juga fasilitasnya minimal ada kasur, lemari, meja dan kursi untuk menunjang istirahat yang baik dan belajar yang nyaman. Jangan lupa cek apakah fasilitas kamar mandinya cukup untuk penghuni sekitar. Harga biasanya mengikuti atau disesuaikan dengan fasilitas yang disediakan
3. Cari lokasi strategis, tidak asal dekat kampus
Lokasi strategis bisanya digunakan untuk mencari makan, pergi ke tempat ibadah, dan akses kekampus. Serta mengerjakan tugas (dekat rental, penjilidan, foto kopian, digital printing, dilalui rute angkot dll) jadi hal ini juga yang perlu difikirkan
4. Lihat kondisi lingkungan sekitar
Kondisi lingkungan mempengaruhi kondisi belajar dan proses mandiri serta perbaikan diri kearah lebih baik. Salah pilih lingkugan bisa membuat malas belajar, kebanyakan nonton tv, main game, keluar untuk kepuasan pribadi, bahkan bisa menjurus kearah maksiat (pencurian, miras, narkoba dll). Cari yang kondisinya baik dan kalau bisa ada suasana religinya (temen sekosan s**a ketempat ibadah atau melakukan aktifitas kebaikan lainnya). Apalagi jauh dari pantauan orang tua bisa jadi kita tidak ada pengawasan dan kebablasan seenak sendiri.
5. Pelajari peraturan
Peraturan biasanya dibuat untuk kenyamanan bersama. Semakin ketat bukan untuk meyulitkan. tapi ingin membiasakan kita lebih tertib dan menjaga suasana demi kebaikan bersama.
6. Cek kondisi kebersihan
Kebersihan bisanya menjadi tanggung jawab pribadi penyewa kos. Kecuali jika penyewa kos sudah dibebankan uang kebersihan. Sehingga dalam hal ini ketika kita masuk lokasi secara tidak langsnug kebersihan yang kita ihat adalah hasil perbuatan penghuniya sendiri. Biasanya bisa memakainya saja tanpa bisa membersihkan (malas). Meskipun ada juga yang selalu terlihat rapih dan bersih
7. Cek ketersediaan air dan listrik
Air dan listrik kadang bisa menjadi kebutuhan utama. Ada beberapa orang yang keringatan sedkitit inginnya langsung mandi sehingga ketersediaan air (pam atau artesis) perlu diperhatikan. Selain kebersihan badan,juga siap sedia ketika ingin nyuci baju, dan keperluan lainnya. Terutama mandi pagi sebelum kuliah. Listrik juga perlu janagn sampai saat sedang menggunakan laptop atau PC ketika menegerjakan tugas tapi listrik kita mati karena daya yang disediakan kecil tidak bisa memenuhi kebutuhan orang banyak.
8. Aman
Cari yang berpagar, ada pengawasan pemilik atau pengawasan bersama. Agar barang pribadi dan lainnya bisa terjaga dan terlindungi. Sehingga tidak mendengar lagi ada pencurian handphone, motor, uang laptop dan lainnya.
9. Bersosialisasi dengan penghuni kos
Tetangga kamar adalah saudara terdekat kita sehingga ketika ada kebutuhan mendesak yang akan direpotkan adalah teman satu kos kita. Tidak mengkin orang tua nun jauh disana langsung dalam 10 menit bisa membantu kita apalagi yang diluar pulau. Kalau kebutuhan uang mungkin bisa samai dalam hitungan menit, tapi akalu kondisi kita sakit dan perlu diantar kedikter, kerokan, minta dibeliin obat dan makanan siapa yang bisa dimintai tolong? Sehingga harus baik baik dalam bersosialisasi dengan teman satu kosan. Berikan kesan baik kepada mereka.
10. Dekat dengan senior atau teman seangkatan
Untuk mempermudah tugas biasanya cari refrensi dari orang-orang terdahulu, sehingga bisa mempermudah dan mempercepat penyelesaikan tugas kuliah. Baik kelompok ataupun tugas mandiri. Karena mereka biasanya punya arsip atau masteran tugas tugas terdahulu. Serta mempermudah kita menngetahu watak dosen kita dalam perkuliahan atau penugasan
11. Ukuran kamar
Perhatikan ukuran kamar disesuakan dengan jumlah penghuninya. Apalagi yang mengingnkan satu kamar berdua dengan pertimbangan pribadi masing-masing
Itu sebelas trik yang kami ringkas sebagai panduan untuk mempermudah dan sebagai pertimbangan dalam memilih tempat tinggal (kos atau kontrakan) yang jauh dari panatauan orang tua. Semoga bermanfaat.
Adm
http://on.fb.me/14OWQzZ
LEMBAGA PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA