05/05/2026
Bea Cukai Semarang Perkuat Sinergi Akademisi dan Literasi Generasi Muda Melalui Program School Goes to Customs bersama SMK Negeri 1 Lamongan
Semarang, 5 Mei 2026 — Kantor Bea Cukai Semarang menerima kunjungan industri dari SMK Negeri 1 Lamongan dalam program School Goes to Customs sebagai bagian dari upaya edukasi kepada generasi muda mengenai tugas, fungsi, dan peran strategis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (5/5/2026) ini diikuti oleh sekitar 76 peserta yang terdiri dari siswa jurusan akuntansi dari berbagai kelas beserta guru pendamping.
Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bea Cukai Semarang dalam mendukung peningkatan literasi kepabeanan dan cukai kepada masyarakat, khususnya pelajar, melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan aplikatif. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung peran Bea Cukai dalam pengawasan perdagangan internasional, perlindungan masyarakat, serta optimalisasi penerimaan negara.
Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Bapak Mochamad Syuhadak, membuka kegiatan dengan memberikan sambutan hangat kepada seluruh rombongan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya semangat belajar dan antusiasme peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.
“Kami menyambut baik kunjungan dari adik-adik SMK Negeri 1 Lamongan di Bea Cukai Semarang. Datanglah dengan bahagia agar ilmu yang diperoleh hari ini dapat diserap dengan maksimal dan menjadi bekal berharga di masa depan,” ujar Bapak Mochamad Syuhadak.
Beliau juga mengangkat berbagai keunikan Kota Lamongan sebagai bentuk kedekatan dengan para peserta, sehingga suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat.
Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Lamongan, Bapak Muhammad Nur Khozin, menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Semarang atas kesempatan pembelajaran yang diberikan kepada para siswa.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman industri kepada siswa kami. Kami berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat memberikan manfaat besar bagi kesiapan mereka di masa depan,” ungkap beliau.
Sebagai inti kegiatan, Bea Cukai Semarang melalui pegawai humas Erdita Alfajr Perdana dan Avo Rizky Santoso menyampaikan materi edukasi mengenai kepabeanan dan cukai secara komprehensif. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai unit eselon I di bawah Kementerian Keuangan, termasuk pengawasan impor dan ekspor, kawasan pabean, fasilitas fiskal, mekanisme barang kiriman, barang penumpang, ketentuan cukai, hingga peran Bea Cukai dalam community and border protection.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai, sehingga mereka dapat lebih waspada terhadap penyalahgunaan informasi di era digital.
Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh kalangan pelajar. Melalui pendekatan ini, Bea Cukai Semarang berharap dapat menanamkan pemahaman sejak dini bahwa institusi Bea Cukai tidak hanya berfungsi sebagai pemungut penerimaan negara, tetapi juga sebagai pelindung masyarakat dari ancaman penyelundupan, narkotika, dan perdagangan ilegal.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah demonstrasi unit K9 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dalam simulasi tersebut, anjing pelacak bernama Raim berhasil menemukan narkotika yang disembunyikan dalam salah satu kardus peraga, menunjukkan kemampuan nyata Bea Cukai dalam mendukung pengawasan modern dan penegakan hukum.
Demonstrasi ini memberikan gambaran langsung kepada peserta mengenai kesiapan Bea Cukai dalam menjaga keamanan perbatasan negara melalui teknologi, strategi pengawasan, dan sumber daya terlatih.
Melalui pelaksanaan program School Goes to Customs, Bea Cukai Semarang terus berupaya membangun hubungan positif dengan dunia pendidikan serta memperkuat pemahaman publik mengenai pentingnya peran kepabeanan dan cukai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda untuk memahami pentingnya kepatuhan, integritas, dan kontribusi terhadap negara. Dengan keterlibatan aktif dalam program edukasi semacam ini, Bea Cukai Semarang menegaskan komitmennya sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan, tetapi juga hadir sebagai mitra pembelajaran bagi masyarakat.
Sebagai institusi strategis negara, Bea Cukai Semarang akan terus mendukung penguatan literasi publik melalui kegiatan informatif dan edukatif guna menciptakan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya kepabeanan, cukai, dan perlindungan ekonomi nasional.