Kelompok Studi Lingkungan atau biasa disingkat KSL adalah suatu perkumpulan para mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro yang memiliki jiwa cinta lingkungan yang kuat serta berkomitmen untuk menjadikan lingkungan indonesia ini menjadi lbh baik KSL di bentuk akibat adanya sebuah tantangan yang datang dari Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro 2006 (HMTL Undip 2006)
untuk membuat suatu kelompok yang berkecimpung di bidang lingkungan. Di tangan kak Arya Rezagama terbentuklah kelompok lingkungan yang kemudian diberi nama KSL ini. Tidak bekerja sendirian, kak Arya Rezagama dibantu oleh beberapa temannya salah satunya adalah kak Lusiana yang diberi mandat menjadi ketua departemen bidang 1. Namun seiring berjalannya waktu ditemukan lah visi dan misi yang menuntun KSL Undip menjadi lebih baik yaitu aktif menaungi lingkungan di jurusan bahkan universitas, mengadakan acara besar tentang lingkungan, dan KSL lebih berwawasan riset. Awal pertama KSL berdiri pada tahun 2006, KSL memiliki 4 divisi antara lain Divisi Organik, DIvisi Anorganik, DIvisi PSDM, dan Divisi Humas. Beberapa tahun kemudian, Divisi Organik dan Divisi Anorganik melebur menjadi satu dan berubah nama menjadi Divisi Ristek. Anggota KSL pun meningkat setiap tahunnya. Awalnya hanya berjumlah 4 orang, lalu menjadi 12 orang, dan semakin bertambah sampai 25-30 anggota hingga sekarang.