Lintas Banten

Lintas Banten Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Lintas Banten, Public Service, Jalan Jend Sudirman. KSB, Kelapa Gading T-3, Serang.

Parkir Truk Tanah di Jalan Syeh Nawawi Albantani.Hampir setiap pagi deretan truk tanah parkir di sisi badan Jl. Syeh Naw...
11/03/2026

Parkir Truk Tanah di Jalan Syeh Nawawi Albantani.

Hampir setiap pagi deretan truk tanah parkir di sisi badan Jl. Syeh Nawawi Albantani, tepatnya seputar Parung - Pakupatan, Kota Serang, seperti yang terekam Rabu pagi (11.03.26).

Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten No.567 / 2025 membatasi pergerakan truk-truk tersebut sehingga mereka hanya dibolehkan beroperasi sejak pkl.22.00 hingga 05.00 wib.

Kepgub No.567 / 2025 di dalamnya tak mengatur soal tempat truk-truk menunggu waktu sehingga mereka terkesan bisa parkir di manapun. Akibatnya sisi jalan tempat parkir truk rawan mengalami kerusakan, seperti yang terjadi di lokasi tersebut.

Seperti diketahui, pembangunan jalan beton di era Wahidin Halim yang menghabiskan ratusan milyar itu kini mulai terlihat berlubang dan rusak yang bisa membahayakan pengendara roda dua..

"Bukan hanya berlubang, tapi juga mengganggu kami yang berdagang dan bahaya bagi pemotor" kata aeorang pemilik toko.

Jalan Mulai BerlubangRabu, (07.2.26) Hati-hati saat melintas di jalan baru dari arah Tonjong ke Kasemen, Kota Serang,  t...
04/02/2026

Jalan Mulai Berlubang

Rabu, (07.2.26) Hati-hati saat melintas di jalan baru dari arah Tonjong ke Kasemen, Kota Serang, terdapat lubang yang cukup berbahaya bagi pengendara R2, terutama saat malam hari.

Pada instansi terkait harap segera diperbaiki jangan biarkan hingga lubang terus membesar pada ruas jalan yang belum lama dibangun dengan APBD Provinsi Banten ini.

Lokasi lubang samping badan jembatan Kalimati, Kasemen.

Toilet Terbuka.Toilet umum di sebuah permukiman padat di Kota Serang. Tempat membuang hajat bersama ini berada di atas d...
19/01/2026

Toilet Terbuka.

Toilet umum di sebuah permukiman padat di Kota Serang. Tempat membuang hajat bersama ini berada di atas drainase kota yang melewati permukiman yang tak jauh dari Royal Baroe.

Terdapat setidaknya tiga titik fasilitas buang hajat serupa saat ini yang kondisinya memprihatinkan.

Sebuah mushola masih tetap berdiri di sisi jalan tol sesi II ruas Serang - Panimbang, Banten, tepatnya berada di Desa An...
25/06/2024

Sebuah mushola masih tetap berdiri di sisi jalan tol sesi II ruas Serang - Panimbang, Banten, tepatnya berada di Desa Anggalan, Kabupaten Lebak. Kondisi ini terjadi akibat terkendala oleh pembebasan lahan. Foto diambil 18 Juni 2024.

Selamat pagi kawan....Sama seperti kota lainnya, Kota Serang pun terus bergerak mengikuti waktu. Seiring meningkatnya ju...
08/06/2024

Selamat pagi kawan....

Sama seperti kota lainnya, Kota Serang pun terus bergerak mengikuti waktu. Seiring meningkatnya jumlah penduduk, Kota Serang yang artinya "sawah" kini banyak berdiri komplek perumahan dan sawah berubah wujud menjadi hunian.

Foto seorang gadis kecil yang berpose di tempat yang sama pada waktu yang berbeda di bilangan Banjar Agung, Cipocokini membuktikannya.
Foto 1 pada 2017
Foto 2 pada 2024

Perkembangan kota yang ideal dan manusiawi tentu harus diikuti perkembangan infrastruktur jalan yang baik, jaringan drainase air bersih yang yang memadai dan kesehatan masyarakat yang mumpuni. Juga kebutuhan dasar lainnya.
Bagaimana perkembangan kota ini menurut Anda?.

Polemik Sampah di Kota Serang.Nyaris hampir setiap kampung di ibu kota Provinsi Banten ini terdapat tempat sampah liar. ...
04/06/2024

Polemik Sampah di Kota Serang.

Nyaris hampir setiap kampung di ibu kota Provinsi Banten ini terdapat tempat sampah liar. Hal ini terjadi akibat kurangnya tempat penampungan sampah sementara atau TPS. Selain itu kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan juga berkontribusi terhadap persoalan sampah kota ini.

Dibanding kota atau kabupaten lain di Banten, Kota Serang beruntung memiliki tempat pembuangan sampah akhir atau TPSA yang cukup memadai, yaitu di Cilowong. Sayangnya masih terdapat kendala untuk memaksimalkan pembuangan sampah ke sana. Salah satu kendalanya adalah dirasa kurangnya armada truk sampah. Info yang didapat, kota ini memiliki truk sampah tak lebih dari 35 unit. Itupun tak semuanya optimal karena butuh perawatan dan perbaikan. Bukan tak ada dinas yang menangani, namun keluhan minimnya anggaran untuk penanggulangan sampah sudah menjadi rahasia umum.

Menyikapi masalah tersebut, pihak swasta tampaknya berinisiatif mengadakan pengangkutan sampah mandiri, terutama pada sampah yang terdapat di komplek perumahan. Infonya saat ini terdapat sekitar 60-an unit mobil pikap pengangkut sampah. Mereka mengangkut sampah dengan tarif 25rb hingga 30rb per KK/bulan. Sampah diangkut 2-3 kali per minggu.

Persoalan lain kemudian timbul dengan diberlakukannya tarif buang sampah ke TPSA Cilowong yang dikenakan pada armada swasta tersebut yang oleh mereka dirasa cukup besar karena dihitung tonase.

Idealnya armada swasta pengangkut sampah perumahan justru diberi insentif dengan tarif TPSA yang relatif murah karena secara tidak langsung mereka melakukan perbantuan penanggulangan sampah kota yang jumlahnya semakin hari semakin mencemaskan.

Adakah hal insentif tersebut terpikirkan oleh Pemkot atau wakil rakyat?. Semoga......

Tumpukan kulit Kelapa yang menggunung berada tak jauh dari Stadion Banten International Stadium atau BIS di bilangan Bar...
27/05/2024

Tumpukan kulit Kelapa yang menggunung berada tak jauh dari Stadion Banten International Stadium atau BIS di bilangan Baros. Tumpukan ini mengindikasikan bahwa kebutuhan akan Kelapa muda di Banten sangat tinggi dan prospek untuk usaha berkelanjutan.

Gedung DPRD Banten yang dipotret seorang warga pada tahun 2004 saat dalam proses finishing. Pembangunan gedung yang bera...
27/05/2024

Gedung DPRD Banten yang dipotret seorang warga pada tahun 2004 saat dalam proses finishing. Pembangunan gedung yang berada di kawasan KP3B kemudian diikuti oleh pembangunan kantor-kantor dinas yang berada di kawasan tersebut

Batu dengan diameter 300 cm, tebal 35 cm yang tergeletak di kompleks TPU Kelapa Dua, Kota Serang, diduga sebagai peningg...
28/03/2024

Batu dengan diameter 300 cm, tebal 35 cm yang tergeletak di kompleks TPU Kelapa Dua, Kota Serang, diduga sebagai peninggalan masa lalu Kesultanan Banten. Batu bulat ini diperkirakan sebagai alat penggiling tebu untuk memproduksi gula. Claude Guillot dalam bukunya berjudul "Banten, Sejarah dan Peradaban Abad X - XVII" mengungkapkan bahwa di kawasan Kelapa Dua dan Sukadiri adalah pusat perkebunan tebu yang diserahkan pengelolaannya oleh Sultan Ageng Tirtayasa pada etnis Tionghoa. Produk gulanya menjadi komoditas ekspor unggulan pada masanya.
Di kawasan ini sebelumnya banyak ditemukan makam warga Tionghoa yang kemudian berlarut menghilang akibat ditinggalkan warganya.
Pemakaman Tionghoa lainnya berada tak jauh dari Kelapa Dua, yaitu Kepandean yang hingga tahun 1990 masih terdapat pemakaman. Setelah tahun tersebut komplek pemakaman tionghoa dipindahkan ke kawasan Sayar, pinggiran barat Kota Serang yang hingga hari ini masih terjaga dengan baik.

Makam tua beraksara cina dengan nisan besar sebagai ciri khas makam Tionghoa terdapat di kompleks Masjid Pecinaan Tinggi...
12/03/2024

Makam tua beraksara cina dengan nisan besar sebagai ciri khas makam Tionghoa terdapat di kompleks Masjid Pecinaan Tinggi di bilangan Dermayon, Banten Lama. Lokasi 100an meter dari wihara Avalokitesvara.
Tak diketahui siapa keluarga pemilik makam karena diperkirakan makam tersebut telah berabad-abad berada di lokasi tsb.
Saat ini makam telah menjadi c***r budaya di bawah pengawasan BPK Wilayah VIII (Banten dan DKI Jakarta)

Address

Jalan Jend Sudirman. KSB, Kelapa Gading T-3
Serang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lintas Banten posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category