17/06/2012
Bismillahirrahmanirrahim...
Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan pernikahan sebagai sebuah jalan untuk menjaga diri dari hal-hal yang haram dan menyucikan jiwa dari segala perbuatan tercela. Allah telah memerintahkan kepada kaum muslimin agar mempermudah jalan dan cara bagi seseorang untuk menuju sebuah pernikahan. Allah juga telah menjanjikan kepada hamba-hamba yang dicintai-Nya bahwa Dia akan menjaga jiwa mereka dari hal-hal yang haram dan memberikan kecukupan dan kelapangan di dalam mendapatkan rezeqi.
Anugerah Pertama dalam Pernikahan:
Sesungguhnya istri adalah wanita yang berjiwa mulia. Allah menciptakan jiwa wanita dari unsur yang juga dipergunakan untuk menciptakan laki-laki. Dengan demikian wanita itu sebenarnya adalah bagian dari diri seorang laki-laki. Oleh karena itulah laki-laki dan wanita adalah sama dan sejajar dalam tingkat kemuliaan dan penciptaannya. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri." (QS. Ar-Rum 30:21).
Anugerah kedua dalam Pernikahan:
Istri itu bagaikan tempat tinggal dan ketenangan jiwa yang dapat dirasakan oleh seorang laki-laki. Dia akan merasakan tentram, tenang dan bersuka cita yang kesemuanya didapatkan dalam naungan kehidupan bahtera rumah tangga yang harmonis dan senantiasa berada di jalan Allah. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:
"Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan tentram kepadanya." (QS. Ar-Rum 30:21).
Wanita adalah sebuah tempat menaruh kepercayaan bagi kaum laki-laki dan laki-laki adalah tempat untuk menaruh kepercayaan bagi kaum wanita. Keduanya menjadikkan bukti cinta kasih Allah kepada manusia.
Anugerah ketiga dalam Pernikahan:
Adanya ikatan rasa kasih sayang yang telah dianugerahkan oleh Allah dalam hati sepasang suami istri. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:
"Dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang." (QS. Ar-Rum 40:21).
Seandainya bukan karena nikmat anugerah ini, maka tidak akan ada rasa senang seorang laki-laki kepada wanita dan tidak akan langgeng sebuah ikatan di antara manusia. Akan tetapi Allah dengan kekuasaan-Nya dan segala limpahan rahmat-Nya telah menanamkan rasa simpati, cinta dan kasih sayang kepada setiap insan. Rasa simpat yang berlandaskan cina dan kasih sayang seorang suami kepada istrinya dan seorang istri kepada suaminya.
Begitulah indahnya ikatan pernikahan yang merupakan suatu bukti nyata keMaha Besaran Allah SWT. Maka perkenannkanlah kami, segenap civitas academica dan keluarga Tamasya Musafir Kata mengucapkan selamat menjalani hidup baru, mengarungi bahtera rumah tangga kepada Pasangan Tamta Yieni dan Suami. Semoga pernikahan saudara kita tercinta (Tamta Yieni Firnawati Ma'ruf) senantiasa berada dalam mihrab kasih sayang Allah, memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar, menjadi tauladan bagi yang lain, dikaruniai buah hati yang sholeh dan sholehah, serta sakinah, mawadah, warahmatullahiwabarakatuh... Amin Ya Rabbal 'alamin...
Doa Sang Pengantin
Ya Allah,
andai Kau berkenan, limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci
Ya Allah,
andai semua itu tak layak bagi kami,
maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridho-Mu
jadikanlah kami pasangan suami istri yang saling mencintai di kala dekat,
saling menjaga kehormatan dikala jauh,
saling menghibur dikala duka,
saling mengingatkan dikala bahagia,
saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
serta saling menyempurnakan dalam peribadatan
Ya Allah,
sempurnakanlah kebahagiaan kami
dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu
Amin...
Tamasya Musafir Kata, 17 Juni 2012
Segenap Civitas Academica
dan Keluarga Tamasya Musafir Kata
***