BANTEN-ku

BANTEN-ku segala BANTEN untuk Banten untuk Indonesia Banten merupakan provinsi yang baru berdiri di era reformasi, tepatnya pada tanggal 6 Oktober 2000.

Provinsi Banten ini merupakan pecahan dari provinsi Jawa Barat. Serang ditetapkan sebagai ibukota provinsi Banten. Gubernur Banten yang pertama adalah Dr. H. Djoko Munandar, MSc. Pada era Kerajaan Sunda Pajajaran, Banten merupakan ancaman bagi kerajaan tersebut. Dalam hal perdagangan, Banten merupakan saingan Sunda Kelapa. Keduanya sama-sama merupakan kota pelabuhan yang penting. Pada abad 13, Sul

tan Demak menyebarkan Islam di Jawa Barat, yaitu, di Cirebon dan Banten. Hal ini menjadikan Banten sebagai salah satu pusat perkembangan Islam. Pada tahun 1525, Kesultanan Banten berdiri. Pada era pemerintahan Maulana Hasanuddin, Kesultanan Banten mengalami kemajuan pesat dan semakin memperjelas jati dirinya sebagai pusat penyebaran agama Islam ke seluruh wilayah Pajajaran, bahkan sampai ke beberapa wilayah di Sumatera. Banten mencapai puncak kejayaannya pada era pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa yang berlangsung dari tahun 1651 sampai tahun 1682. Sementara itu, Belanda terus memperbesar pengaruhnya di Kesultanan Banten. Pada akhirnya mereka berhasil menjalin hubungan dengan putra mahkota Pangeran Gusti atau Pangeran Anom. Hubungan putranya dengan Belanda sangat menggusarkan Sultan Ageng. Akhirnya Sultan Gusti diperintahkan untuk memperdalam ilmu agama di Mekkah, sekaligus menjalankan ibadah haji. Sekembalinya dari tanah suci, Pangeran Gusti dikenal dengan sebutan Sultan Haji. Dia kemudian menjalankan roda pemerintahan Banten dengan tetap didukung oleh ayahnya. Prilaku sultan Haji ternyata tidak berubah. Dia tetap menjalin hubungan mesra dengan Belanda. Untuk menyadarkan anaknya tersebut, Sultan Ageng yang ketika itu telah tinggal terpisah dari anaknya, mengirimkan pasukan ke Surosowan, tempat kediaman Sultan Haji. Namun Sultan Haji melakukan perlawanan terhadap pasukan yang dikirim ayahnya tersebut, bahkan dia meminta bantuan Belanda. Belanda, yang telah lama berambisi untuk menguasai Banten, tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Mereka langsung mengirimkan pasukan. Akhirnya, terjadi pertempuran sengit antara pasukan Sultan Ageng melawan Belanda. Akhirnya Belanda dapat mendesak pasukan Sultan Ageng. Mereka menduduki kediaman Sultan Ageng, yaitu, Keraton Tirtayasa. Sultan Ageng dan beberapa pembesar Banten lainnya melakukan perang gerilya. Belanda yang menyadari tidak akan mampu mengalahkan Sultan Ageng secara penuh, akhirnya memakai tipu muslihat. Mereka mempergunakan Sultan Haji untuk memohon kepada ayahnya agar perlawanannya dihentikan dan kembali ke Surosowan dan dijanjikan mendapat jaminan kemerdekaan dan kebebasan bergerak. Sultan Ageng menuruti permohonan putranya tersebut dan kembali ke Surosowan. Namun Belanda mengingkari janji dan menangkap Sultan Ageng untuk kemudian ditahan di Batavia sampai wafat tahun 1692. Hubungan yang dijalin Sultan Haji dengan Belanda ini ternyata harus dibayar mahal. Sultan Haji dipaksa untuk menandatangai perjanjian yang isinya antara lain berakhirnya kekuasaan mutlak Sultan Banten dan Belanda diperbolehkan melakukan monopoli perdagangan. Dengan perjanjian itu, Banten sesungguhnya sudah bukan daerah merdeka lagi, karena segala sesuatunya, terutama perdagangan, ditentukan oleh Belanda. Perkembangan selanjutnya sangat menggelisahkan rakyat, yaitu, terjadi perebutan kekuasaan adat istiadat dan prilaku etis telah ditanggalkan. Akhirnya kegelisahan tersebut tidak dapat dibendung lagi dan terjadilah pemberontakan rakyat. Dengan dipimpin oleh dua tokoh yang ditaati rakyat, yaitu, Ratu Bagus Buang dan Kiai Tapa, mereka mengangkat senjata. Pada tahun 1807, secara resmi Belanda memproklamasikan bahwa Kepulauan Nusantara adalah bagian dari Kerajaan Belanda. Sebagai Gubernur Jenderal yang pertama adalah Herman Wilhelm Daendles (1808-1811). Dalam masa kekuasaannya, Daendles berencana membangun jalan raya antara Anyer yang terletak di ujung barat Pulau Jawa dan termasuk wilayah Banten sampai ke Panarukan di ujung timur Pulau Jawa. Sultan Banten menolak untuk menyediakan pekerja yang akan dipekerjakan secara kerja rodi. Penolakan ini membuat Daendles marah dan kemudian menyerang Keraton Banten tanggan 21 November 1808. Sultan Banten ditangkap dan dibuang ke Ambon. Kesultanan Banten sendiri dihapuskan dan dijadikan wilayah Keresidenan. Perlawanan rakyat Banten terhadap penjajah terus berlanjut sampai awal kemerdekaan, meskipun tidak secara besar-besaran lagi. Ketika di awal masa kemerdekaan Jawa Barat ditetapkan sebagai salah satu provinsi dari delapan provinsi yang ada di Indonesia, Banten merupakan salah satu keresidenan di wilayah provinsi Jawa Barat tersebut.

Lowongan Kerja, penempatan Balaraja.WE ARE HIRING 🚀Kami membuka kesempatan untuk kamu yang ingin berkembang bersama Nuru...
07/04/2026

Lowongan Kerja, penempatan Balaraja.

WE ARE HIRING 🚀

Kami membuka kesempatan untuk kamu yang ingin berkembang bersama Nurul Haq Travel ✨

Bukan sekadar bekerja, tapi ikut menjadi bagian dari perjalanan menuju Baitullah yang aman, nyaman, dan berkesan.

Kami percaya, setiap konten yang kamu buat bisa menjadi jalan kebaikan bagi banyak orang

📌 Posisi:
Staf Administrasi : wfo Balaraja, Tangerang
Content Creator : remote

📩 Kirim CV & Portofolio ke: 081213919103/Idham

Mari bertumbuh bersama dalam pekerjaan yang bukan hanya bernilai dunia, tapi juga insyaAllah bernilai ibadah.

25/03/2026
14/02/2026

Ya Allah.. sampaikanlah diri ini ke Ramadhan...

Tragedi Sabtu Pagi di depan Pengadilan Tinggi Banten, Linkungan Karundang, Tembong, Kota Serang.Bagian depan mobil rings...
31/01/2026

Tragedi Sabtu Pagi di depan Pengadilan Tinggi Banten, Linkungan Karundang, Tembong, Kota Serang.

Bagian depan mobil ringsek.

Berakhir "pembantaian"Laga antar Adhyaksa FC Banten VS Sriwijaya FC Ditutup dengan skor akhir 14 - 0 Hasil yang dinilai ...
29/01/2026

Berakhir "pembantaian"

Laga antar Adhyaksa FC Banten VS Sriwijaya FC
Ditutup dengan skor akhir 14 - 0

Hasil yang dinilai lebih dari cukup untuk meraih poin penuh di kandang Banten Internasional Stadium pada Kamis, 29 Januari 2026.

Foto dari warga Banten yang menyaksikan lewat layar kaca.

Bagaimana menurutmu sobat Banten ?

Osaka Steel, produsen baja asal Jepang, mengumumkan keputusan resmi untuk “hengkang dari Indonesia” dengan menutup selur...
29/01/2026

Osaka Steel, produsen baja asal Jepang, mengumumkan keputusan resmi untuk “hengkang dari Indonesia” dengan menutup seluruh operasional anak usaha PT Krakatau Osaka Steel (KOS) — sebuah perusahaan patungan dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Keputusan ini diambil setelah KOS mengalami kerugian bersih berkelanjutan sejak 2022 akibat penurunan tajam permintaan baja domestik yang dipicu oleh pemangkasan anggaran infrastruktur pemerintah Indonesia di awal 2025. Osaka Steel sebelumnya bahkan sudah mempertimbangkan restrukturisasi atau penjualan bisnis tetapi tidak berhasil menemukan pembeli, sehingga menarik diri menjadi opsi terakhir. 

Dalam rencana penghentian operasional, produksi di KOS akan dihentikan pada 30 April 2026, sedangkan semua aktivitas termasuk pengiriman produk akan ditutup pada 30 Juni 2026. Dengan kepemilikan saham mayoritas Osaka Steel sebesar 86 % dan Krakatau Steel 14 %, langkah ini mencerminkan tantangan besar di sektor baja Indonesia di tengah menurunnya permintaan pasar dan tekanan kompetitif. Dampak lebih lanjut terhadap tenaga kerja, pasokan regional, dan kinerja keuangan kedua perusahaan masih menunggu pengumuman resmi lanjutan dari manajemen kedua pihak. 

_________
Disclaimer:
Informasi di atas dirangkum dari laporan berita dan pengumuman publik terbaru. Detail teknis, angka kerugian, serta dampak jangka panjang dapat berkembang sesuai keputusan perusahaan dan kondisi pasar.

Sriwijaya FC dijadwalkan bertolak ke Banten, Senin malam (26/1/2026), untuk melakoni laga pamungkas putaran kedua Pegada...
26/01/2026

Sriwijaya FC dijadwalkan bertolak ke Banten, Senin malam (26/1/2026), untuk melakoni laga pamungkas putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26. Tim berjuluk Elang Andalas itu rencananya akan menempuh perjalanan panjang via bus menuju Serang, demi menghadapi Adhyaksa FC Banten di Banten International Stadium, Kamis (29/1/2026) pukul 19.00 WIB.

Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Tedi Berlian, memastikan seluruh pemain, tim pelatih, dan ofisial siap berangkat meski masih menunggu instruksi final dari manajemen.

“Insya Allah malam ini berangkat ke Banten. Sepertinya via bus Sriwijaya FC,” ujar Tedi Berlian kepada Sripoku com.

Di balik kesiapan tersebut, kondisi tim jauh dari kata ideal. Pasca kekalahan telak 5-0 dari Sumsel United pada Derby Sumsel di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sriwijaya FC bahkan tidak terpantau menggelar latihan tim secara normal.

Tedi Berlian tak menampik, persiapan tim berlangsung serba darurat. Minimnya fasilitas dan kondisi finansial yang sulit membuat tim hanya mampu menjalani official training saat berada di Bekasi sebelumnya.

Salah satu produk asli budaya Banten adalah batik Baduy.Kini untuk mendapatkan batik Banten cukup mudah. Telah tersedia ...
26/01/2026

Salah satu produk asli budaya Banten adalah batik Baduy.

Kini untuk mendapatkan batik Banten cukup mudah. Telah tersedia di marketplace.
Kakang dulur sebanten sudah punya ?

Beli Slayer Ikat Segitiga Iket Kepala Suku Baduy Iket Segitiga Badui Ikat Kepala Sunda Anak Ikat Kepala Sunda Dewasa Syal Bandana Ikat Kepala Pria Totopong Ikat Kepala Jawa Udeng Ikat Kepala Tenun Ikat Naruto Ikat Kepala Bali Ikat Kepala Dayak Dewasa Bendo Terbaru Harga Murah di Shopee. Ada Gratis O...

25/01/2026

Warga berinisiatif menandai jalan rusak dan berlubang di Jalan Raya Serang Kilometer 31, tepatnya di Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Portal Resmi Layanan Publik Kota SerangSerangKota.go.id  merupakan situs resmi Pemerintah Kota Serang yang menyediakan b...
25/01/2026

Portal Resmi Layanan Publik Kota Serang

SerangKota.go.id merupakan situs resmi Pemerintah Kota Serang yang menyediakan berbagai layanan publik digital secara terpadu. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses informasi pemerintahan, layanan darurat, pelaporan gangguan, serta tautan langsung ke instansi teknis seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan.

Beberapa fitur unggulan yang tersedia antara lain:

> Layanan 112 untuk panggilan darurat kebakaran, kecelakaan, dan keamanan.

> RABEG (Responsif Atasi Beragam Gangguan) sebagai kanal pelaporan masyarakat terkait fasilitas umum dan lingkungan.

> CCTV Kota Serang untuk pemantauan lalu lintas dan titik strategis kota.

> PPID sebagai saluran resmi permintaan informasi publik sesuai regulasi keterbukaan informasi.

Portal ini juga menyediakan informasi terkini seputar kondisi ekonomi, harga kebutuhan pokok, dan situasi keamanan wilayah. Dengan tampilan yang ramah pengguna dan akses yang cepat, SerangKota.go.id menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Serang dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berbasis digital.

Kunjungi situsnya di https://serangkota.go.id untuk mendapatkan informasi dan layanan yang Anda butuhkan.



Address

Serang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BANTEN-ku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BANTEN-ku:

Share