BPMSP Bekasi Ditjen PKH

BPMSP Bekasi Ditjen PKH BALAI PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI PAKAN
DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) Merupakan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanain RI

Jam Pelayanan
Senin -Kamis Pukul 08.00-15.30
Jumat Pukul 08.00-16.00
Sabtu-Minggu Tutup

Innalillahi wainnailaihi rooji'uunTelah meningal dunia *Ibu Iyyah Binti Hasan* (Ibunda Bapak Dayat Kabalai BPTU-HPT Indr...
01/09/2026

Innalillahi wainnailaihi rooji'uun

Telah meningal dunia *Ibu Iyyah Binti Hasan* (Ibunda Bapak Dayat Kabalai BPTU-HPT Indrapuri) pada hari Senin, 31 Agustus 2026.

Semoga almarhumah wafat dalam husnul khotimah, diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya dan dikumpulkan bersama orang-orang sholeh di Surga Allah SWT, dan keluarga yg ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran.

Allaahummaghfir laha warham ha wa'aafi hii wa'fu anha

"Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia."

[📋 DAFTAR TARIF PENGUJIAN DI BPMSP]Butuh layanan pengujian mutu dan keamanan pakan? 🐄🐐🌾Kini informasi tarif pengujian di...
31/08/2026

[📋 DAFTAR TARIF PENGUJIAN DI BPMSP]

Butuh layanan pengujian mutu dan keamanan pakan? 🐄🐐🌾
Kini informasi tarif pengujian di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) dapat menjadi referensi bagi Sobat Pakan sebelum melakukan pengujian.

🔬 Berbagai parameter pengujian tersedia untuk mendukung pemenuhan standar mutu pakan dan memastikan pakan yang digunakan berkualitas, aman, dan sesuai ketentuan. Permohonan pengujian pakan dapat dilakukan melalui https://silapati.bpmsp.id/

💡 Yuk, cek daftar tarif pengujian dan pilih jenis pengujian yang sesuai dengan kebutuhan Anda!

BPMSP — Tepat Hasil, Tepat Waktu.

SertifikasiPakan

Kementan Perkuat Diplomasi Peternakan, Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan ChileJakarta – Indonesia terus memperkuat dipl...
31/08/2026

Kementan Perkuat Diplomasi Peternakan, Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Chile

Jakarta – Indonesia terus memperkuat diplomasi peternakan untuk membuka pasar, meningkatkan produksi, serta mempercepat pemanfaatan teknologi dan sumber daya genetik. Langkah ini dilakukan dengan membangun kerja sama strategis bersama negara mitra, salah satunya Chile.

Peluang tersebut dibahas dalam pertemuan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Suganda, dengan Wakil Menteri Pertanian Chile, Francesco Venezian, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Pertemuan menjadi ruang bagi Indonesia untuk memperkenalkan perkembangan peternakan nasional sekaligus menjajaki bidang kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata.

Agung mengatakan Indonesia dan Chile memiliki kekuatan yang dapat saling melengkapi. Karena itu, kerja sama perlu diarahkan pada bidang yang konkret dan memberikan nilai tambah bagi kedua negara.

“Indonesia dan Chile perlu belajar bersama. Kita memiliki banyak hal yang bisa dibagikan, sekaligus banyak hal yang bisa dipelajari dari Chile,” ujar Agung.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menunjukkan perkembangan positif subsektor peternakan, khususnya produksi daging ayam dan telur.

Agung mengatakan Indonesia saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri untuk kedua komoditas tersebut. Bahkan, produksi nasional telah menghasilkan surplus dan memenuhi kebutuhan sejumlah negara.

“Untuk subsektor peternakan, Indonesia saat ini sudah mampu mencukupi kebutuhan daging ayam dan telur. Kita bahkan memiliki surplus dan telah memenuhi kebutuhan beberapa negara. Karena itu, kita berharap Chile juga dapat melihat peluang kerja sama untuk kedua komoditas tersebut,” kata Agung.

Capaian tersebut menjadi modal bagi Indonesia untuk terus memperluas akses pasar sekaligus membuka peluang kerja sama perdagangan dan investasi di sektor peternakan.

Di sisi lain, Indonesia masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi susu nasional. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah penguatan populasi dan mutu genetik sapi perah...
Repost Ditjen PKH Kementan RI

[Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un] Keluarga Besar Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) Bekasi mengucapk...
28/08/2026

[Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un]

Keluarga Besar Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) Bekasi mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya:

Ibu Siwi Dian Rahmawati (Pegawai Sekretariat Ditjen PKH).

Semoga seluruh amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta ditempatkan di tempat terbaik di surga-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan. Amin ya Rabbal 'alamin.

Kementan Dukung Bone Perkuat Bibit Sapi Bali, Produktivitas Jadi FokusJembrana - Kementerian Pertanian mendukung Kabupat...
28/08/2026

Kementan Dukung Bone Perkuat Bibit Sapi Bali, Produktivitas Jadi Fokus

Jembrana - Kementerian Pertanian mendukung Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memperkuat pengembangan sapi melalui peningkatan kualitas bibit, reproduksi, pakan, kesehatan hewan, dan manajemen pemeliharaan. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus nilai ekonomi ternak bagi peternak.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mempelajari langsung sistem pembibitan sapi Bali di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Denpasar di Jembrana, Bali, Jumat (21/8/2026).

BPTU-HPT Denpasar memiliki kawasan sekitar 102 hektare yang dimanfaatkan untuk pembibitan, pemurnian dan pelestarian sapi Bali serta pengembangan hijauan pakan ternak.

Andi Asman menilai pola pengelolaan tersebut dapat menjadi referensi bagi pengembangan peternakan sapi di Bone.

“Kita ingin beternak bukan hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas. Kualitas bibit dan pengelolaan perkawinan sapi harus kita jaga,” kata Andi Asman.

Kementan menilai peningkatan populasi perlu diikuti perbaikan mutu genetik, reproduksi, pakan dan kesehatan hewan agar produktivitas ternak meningkat secara berkelanjutan.

Bone dinilai memiliki modal kuat karena didukung basis peternak, ketersediaan lahan dan sumber pakan dari sektor pertanian. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui sistem pembibitan yang lebih terarah serta integrasi tanaman pangan dan peternakan.

Kepala BPTU-HPT Denpasar I Gusti Putu Ngurah Raka mengatakan ketersediaan pakan dan air menjadi faktor penting, terutama saat musim kemarau.

“Jadi kami harus mengoptimalkan semua sumber daya yang ada agar ternak kami masih bisa bertahan,” kata Ngurah Raka.

BPTU-HPT Denpasar memanfaatkan sumber air untuk kebun hijauan pakan serta memberikan konsentrat ketika daya dukung padang penggembalaan menurun.

Kementan mendorong praktik baik tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi Bone. Pengembangan sapi diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kualitas bibit, efisiensi usaha dan pendapatan peternak.

Repost Ditjen PKH Kementan RI

Nilai Langkah Mentan Amran soal SPPG Tepat, Presiden PLN Dorong Tata Niaga Telur Lebih EfisienJakarta – Presiden Peterna...
28/08/2026

Nilai Langkah Mentan Amran soal SPPG Tepat, Presiden PLN Dorong Tata Niaga Telur Lebih Efisien

Jakarta – Presiden Peternak Layer Nasional (PLN) Ki Musbar Mesdi menilai langkah Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memperkuat penyerapan telur melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah berada pada arah yang tepat.

Menurut Ki Musbar, langkah berikutnya adalah memastikan kebijakan tersebut benar-benar terhubung dengan kondisi produksi dan kebutuhan di lapangan.

“Yang dibilang Pak Amran itu udah jelas. Basic-nya itu adalah SPPG sebagai badan terdepan dari pemerintah dalam penyerapan telur. Artinya kita kembali lagi kepada SPPG sebagai lembaga pemerintah yang terdepan dalam penyerapan,” kata Ki Musbar saat dihubungi secara online, Sabtu (22/8/2026).

Ia menilai pemetaan SPPG berdasarkan status operasional, lokasi, dan kebutuhan telur di masing-masing wilayah penting dilakukan agar penyerapan dapat terhubung dengan sentra produksi peternak.

“Klasifikasinya harus tahu, diinventarisasi SPPG yang masih aktif berapa, ada di Jawa Timur berapa. Kita mesti tahu kondisi lapangan, nah kita harus bisa mempertemukan ini bagaimana,” ujarnya.

Menurut Ki Musbar, langkah selanjutnya adalah memastikan rantai perdagangan berjalan efisien dengan tetap mempertahankan fungsi setiap pelaku usaha dalam distribusi telur. Karena itu, ia mendorong agar pembenahan tata niaga dilakukan melalui pengawasan sekaligus pembinaan.

“Artinya beginilah, kita penertiban, penertiban dan pembinaan,” kata Ki Musbar.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) yang memperkuat perlindungan peternak dari sisi produksi dan pasar.

Melalui kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN), penyerapan telur oleh SPPG diarahkan sesuai petunjuk teknis dengan harga Rp26.500 per kilogram, sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen.

Sementara di sisi produksi, pemerintah melanjutkan penyaluran jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Perum Bulog hingga akhir 2026 untuk membantu menjaga ketersediaan bahan baku pakan bagi peternak.

Repost Ditjen PKH Kementan RI

Selamat Hari Peternakan dan Kesehatan Hewan ke 190🎉
26/08/2026

Selamat Hari Peternakan dan Kesehatan Hewan ke 190🎉

🕌 Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad 1448 H/2026M ✨Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, ...
25/08/2026

🕌 Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad 1448 H/2026M ✨

Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk mengingat dan meneladani cahaya keteladanan yang beliau bawa. Mari perbanyak shalawat, mengenang akhlak mulia Rasulullah SAW, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah SAW senantiasa membawa keberkahan dan menginspirasi kita untuk terus berbuat kebaikan serta memberikan manfaat bagi sesama.

Kementan Soft Launching Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190, Gaungkan Swasembada Protein HewaniMalang – Su...
24/08/2026

Kementan Soft Launching Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190, Gaungkan Swasembada Protein Hewani

Malang – Suasana berbeda terasa di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (21/8/2026). Tempat yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan genetik ternak tersebut menjadi lokasi Soft Launching Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 Tahun 2026. Mengusung tema “Swasembada Protein Hewani untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan ini menjadi momentum untuk menguatkan kembali komitmen seluruh insan peternakan dalam membangun subsektor peternakan dan kesehatan hewan yang mandiri, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan pelaksanaan soft launching sengaja digelar lebih awal sebelum rangkaian Bulan Bakti secara resmi berlangsung pada 26 Agustus hingga 26 September 2026. Menurutnya, rangkaian tersebut tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk mengenang perjalanan panjang subsektor peternakan sekaligus memperkuat semangat untuk meneruskan cita-cita para pendahulu. “Bukan hanya seremoni tetapi yang paling penting adalah kita ingin menggaungkan terus kerja-kerja kita khususnya di subsektor peternakan dan kesehatan hewan,” kata Agung.

Memasuki usia 190 tahun, Agung menilai perjalanan panjang peternakan dan kesehatan hewan harus menjadi bahan refleksi sekaligus pijakan untuk melakukan transformasi. Ia mengingatkan bahwa sejak masa awal perkembangannya, pemerintah telah memberikan perhatian terhadap keberlanjutan peternakan, salah satunya melalui pelarangan pemotongan betina produktif. Semangat tersebut, kata dia, perlu kembali diperkuat agar pembangunan peternakan saat ini tidak terputus dari perjuangan yang telah dimulai sejak ratusan tahun lalu. Karena itu, seluruh unit pelaksana teknis, pemerintah daerah, organisasi profesi hingga mahasiswa didorong ikut menyemarakkan Bulan Bakti dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
..

Repost Ditjen PKH Kementan RI

Salurkan Bantuan Pangan di Palu, Mentan Amran: Ini Titipan Presiden untuk RakyatPALU – Menteri Pertanian (Mentan) Andi A...
21/08/2026

Salurkan Bantuan Pangan di Palu, Mentan Amran: Ini Titipan Presiden untuk Rakyat

PALU – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (20/8). Mentan Amran menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap terjaga.

Penyaluran bantuan dilakukan di sela kunjungan kerja Mentan Amran ke Sulawesi Tengah untuk meninjau perkembangan program strategis pertanian dan perkebunan. Kepada masyarakat penerima, Mentan Amran menegaskan bantuan pangan tersebut diberikan pemerintah secara gratis.

“Ini adalah titipan Pak Presiden Republik Indonesia. Ini gratis,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran mengatakan bantuan pangan beras merupakan bagian dari program pemerintah yang menjangkau 33,4 juta penerima di seluruh Indonesia. Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah yang mendapatkan manfaat dari program tersebut.

“Bantuan beras untuk 33,4 juta. Ini untuk masyarakat dan merupakan perhatian dari Bapak Presiden,” katanya.

Mentan Amran menegaskan beras yang disalurkan kepada masyarakat merupakan hasil produksi petani dalam negeri, bukan berasal dari impor. Menurutnya, meningkatnya kemampuan produksi nasional harus diikuti dengan kebijakan yang memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ini beras kita sendiri, bukan beras impor. Jadi kita sudah mampu produksi sendiri. Alhamdulillah Bapak Presiden mengambil keputusan, ini dibagikan untuk 33,4 juta orang secara gratis,” ujarnya.

Menurut Mentan Amran, bantuan pangan menjadi instrumen pemerintah untuk menjaga akses masyarakat terhadap pangan. Program tersebut berjalan beriringan dengan berbagai upaya pemerintah meningkatkan produksi pertanian dalam negeri sehingga ketahanan pangan nasional semakin kuat.

Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran juga menjelaskan pengembangan tanaman perkebunan di Sulawesi Tengah yang menjadi bagian dari program nasional pengembangan perkebunan seluas 870.000 hektare.
..

Repost Ditjen PKH Kementan RI

Address

Setu
17320

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:31 - 16:31

Telephone

+628111122945

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPMSP Bekasi Ditjen PKH posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BPMSP Bekasi Ditjen PKH:

Shortcuts

Share