DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo Official Fanspage Facebook DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo
Jl. Jati Selatan IV No.10, Desa Jati, Kec. Sidoarjo, Kab.

Sidoarjo, Jawa Timur - 61226
Telp/Fax : 031-99710015 - Email : [email protected] Official Fanspage Facebook DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo

01/08/2026

Sejarah demokrasi Indonesia era orde baru hingga reformasi dan sejarah PDI Perjuangan.

Kami Tidak Pernah Lupa :

Dari Belenggu Orde Baru, Fajar Reformasi, hingga Lahirnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak lahir dari ruang hampa. Ia ditebus dengan air mata, keringat, dan darah para pejuang reformasi. Mari menengok kembali simpul sejarah yang mengubah wajah bangsa kita.

Peristiwa Kudatuli (27 Juli 1996):

Pemerintah berusaha menggulingkan Megawati Soekarnoputri dari kepemimpinan PDI yang sah melalui dualisme partai. Kantor DPP PDI diserang secara brutal.

Lahirnya PDI Perjuangan :

Simbol Perlawanan Rakyat di tengah tekanan Orde Baru, riak perlawanan muncul dari tubuh PDI. Lahirnya PDIP : Tragedi ini justru membakar semangat perlawanan rakyat (Wong Cilik). Megawati kemudian mendirikan PDI Perjuangan (PDIP) yang menjadi simbol perlawanan terhadap otoritarianisme.






DPP PDI Perjuangan
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur
Sobat Hari Yulianto
_mastara1984
dolorkasipah

31/07/2026

COMING SOON..

Film dokumenter & Teatrikal Kolosal KUDATULI.

Sejarah demokrasi Indonesia era orde baru hingga reformasi dan sejarah PDI Perjuangan.




30/07/2026

Selamat Ulang Tahun Bapak Hari Yulianto πŸ™

Bapak Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo sekaligus Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur.

Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan yang berlimpah dalam memimpin dan membimbing kita semua menuju kemajuan. Amin. 🀲







Hari Yulianto
Sobat Hari Yulianto

30/07/2026

Melawan dan Berjuang
(Butet Kartaredjasa)

Aku tidak mendengar suara,
tak lagi mendengar jerit sakit tikaman penguasa. Riwayat telah lewat.
Hanya kenangan yang abadi dalam ingatan. Sebab pekik suara dan cipratan darah di Jalan Diponegoro ini,
tak mungkin menyumbat telinga sesiapa.

Tiada yang tuli di sini.
Semua nyaring,
gamblang benderang.

Kudatuli, kerusuhan dua puluh tujuh Juli, jelas potret gelap kejahatan ketika kuasa merajalela,
hingga tentara digunakan demi ambisi kuasa.

Kudatuli, klimaks amarah penguasa menjawab amuk rakyat yang terluka.
Yang berderap bukan langkah kuda
tapi derap langkah sepatu aparat
menendang kepala
menginjak martabat manusia
Kudatuli hanya bisa membungkam mimbar demokrasi, tapi ia tak kuasa memberangus tuntutan keadilan rakyat Indonesia

Di sini, di tempat ini, kuingatkan lagi.
Orang yang paling tuli pun tetap mendengar rintihan orang2 yang menjaga daulat rakyat
Orang yang paling rabun pun tetap melihat gamblang betapa tindakan mereka bukan sepantasnya perilaku manusia.

Dari tempat ini wong cilik menuding
namun seribu serigala berbaju doreng ngamuk pamerkan taring.
Mencakar dan menggigit
Mengunyah banteng2 ketaton, tapi banteng2 tetap menggeliat melawan, terus berjuang dan berjuang
menegakkan keadilan menuju cakrawala yang terbentang di masa depan.

Hari ini banteng2 masih gagah menatap masa depan, sementara para pecundang dan pengkhianat bergelimpangan menjadi
pelacur polotik menjual kehormatannya.

Namun suara arus bawah tidak bisa dibungkam,
Mereka bangkit menjadi kekuatan yang tidak bisa dihentikan oleh bedil dan senapan,
Sebab bagi perjuangan demi kebenaran dan keadilan,
yang ada adalah pengorbanan demi keyakinan akan kebenaran.
Satyam Eva Jayate

Yogyakarta, 15 Juli 2026





28/07/2026

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didamping Ketua DPP PDI Perjuangan M. Prananda Prabowo meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Monumen Kudatuli menggambarkan sosok perempuan tengah berteriak sambil memeluk lima sosok yang tampak menunduk merupakan karya pematung Dolorosa Sinaga.

Megawati Soekarnoputri menegaskan Monumen Kudatuli bukan sekadar batu dan logam, melainkan simbol perjuangan yang lahir dari perenungan mendalam.

Monumen Kudatuli membawa pesan moral yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia bahwa segala bentuk kekerasan atas nama kekuasaan apa pun tidak akan pernah bisa dibenarkan secara hukum maupun kemanusiaan.






SatyamEvaJayate
SolidBerderap

Anda juga bisa mengikuti di Instagram untuk melihat selengkapnya.
27/07/2026

Anda juga bisa mengikuti di Instagram untuk melihat selengkapnya.

27/07/2026

Peristiwa Kudatuli, 27 Juli 1996 bukanlah sekedar serangan terhadap bangunan fisik. Tapi serangan terhadap peradaban demokrasi, serangan terhadap sistem hukum, dan serangan terhadap kemanusiaan.

12 Oktober 1996, Komnas HAM mengumumkan hasil investigasi peristiwa 27 Juli 1996. Setidaknya 5 orang tewas, 149 orang mengalami cedera, dan 23 orang dinyatakan hilang. Hasil investigasi Komnas HAM juga menemukan adanya indikasi pelanggaran HAM berat.

Peristiwa Kudatuli menjadi tonggak penting reformasi dengan membangun semangat perjuangan melawan tirani kekuasaan otoriter rezim Orde Baru selama 32 tahun.

Momentum Peringatan 30 Tahun Kudatuli ini, menjadi momentum bersama untuk Merawat Ingatan dan Melanjutkan Perjuangan Melawan Ketidakadilan.

SATYAM EVA JAYATE!






SatyamEvaJayate
SolidBerderap

27/07/2026

30 Tahun Kudatuli
Luka Sejarah harus menjadi pelajaran agar demokrasi, kemanusiaan dan keadilan tetap hidup.

Satyam Eva Jayate
Merdeka.....!!!





SatyamEvaJayate
SolidBerderap

27/07/2026

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan 30 tahun peristiwa Kudatuli. Monumen yang dibangun di Kantor DPP PDI Perjuangan tersebut, menjadi simbol penghormatan kepada para pejuang demokrasi sekaligus pengingat agar kekerasan atas nama negara tidak pernah kembali terjadi di Indonesia.

Saksikan siaran langsungnya di:
πŸ“ YouTube & Facebook PDI Perjuangan
πŸ“… Senin, 27 Juli 2026
⏰ Pukul 14.00 WIB
πŸ“ Kantor DPP PDI Perjuangan, Jl. Diponegoro No. 58, Menteng, Jakarta.





26/07/2026

KAMI TIDAK PERNAH LUPA

Jerit kesakitan dan kepulan asap pekat menyeruak di halaman Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Minggu (26/7/2026) sore.

Ratusan anak muda, pegiat seni, dan kader partai melakukan reka ulang kolosal detik-detik mencekam penyerbuan paksa Kantor DPP PDI Jalan Diponegoro Jakarta yang terjadi pada 27 Juli 1996 silam.Aksi teatrikal ini menandai tiga dekade peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli), salah satu catatan paling hitam dalam sejarah demokrasi Indonesia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Hari Yulianto, menegaskan bahwa rekonstruksi ini bertujuan mengedukasi generasi muda agar melek sejarah dan memastikan intervensi politik berbasis kekerasan tidak pernah terulang kembali di negeri ini.Selain pementasan seni, rangkaian refleksi ini juga diisi dengan kelas pendidikan politik, malam renungan, serta testimoni langsung dari para tokoh senior pelaku sejarah era 1990-an.







DPP PDI Perjuangan
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur
Sobat Hari Yulianto
_mastara1984
dolorkasipah

Address

Jalan Jati Selatan IV No. 10, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo
Sidoarjo
61226

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share