15/08/2026
*SIARAN PERS*
*Mentrans: 1.200 Patriot Diterjunkan ke Papua, Tingkatkan Pendapatan Warga dan Ciptakan Lapangan Kerja*
*Nomor: 218/HMS.00/VIII/2026*
Jakarta – Pemerintah menerjunkan 1.200 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 ke sejumlah kawasan transmigrasi di Papua. Mereka ditugaskan membantu masyarakat meningkatkan produktivitas dan pendapatan, mengembangkan usaha lokal, membuka akses pasar dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Para Patriot yang terdiri atas akademisi, peneliti, dan tenaga ahli dari berbagai perguruan tinggi tersebut tidak sekadar melakukan riset dan pemetaan. Mereka harus menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat, menerapkan teknologi tepat guna, mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, serta mempertemukan pelaku usaha dengan mitra, pembeli, dan investor.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi ukuran utama keberhasilan program tersebut.
“Yang paling penting adalah seberapa besar dampak yang dihasilkan. Ukurannya bukan berapa banyak peserta yang kita kirim, tetapi perubahan nyata yang kita tinggalkan bagi masyarakat,” ujar Menteri Iftitah dalam Konferensi Pers Pemerintah di Auditorium Bakom RI, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Dari total 1.476 peserta TEP 2026, sekitar 1.200 peserta yang tergabung dalam kurang lebih 200 tim ditugaskan di Papua. Penempatan dalam jumlah besar ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan Indonesia Timur.
Menurut Menteri Iftitah, masyarakat harus dapat merasakan langsung manfaat kehadiran para Patriot. Karena itu, keberhasilan penugasan akan dinilai berdasarkan persoalan yang berhasil diselesaikan, teknologi yang digunakan masyarakat, peningkatan produktivitas dan pendapatan, serta bertambahnya peluang usaha dan lapangan kerja.
“Keberhasilan diukur dari masalah yang diselesaikan, teknologi yang digunakan masyarakat, produktivitas dan pendapatan yang meningkat, UMKM dan usaha lokal
Partai Demokrat Kemenko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan