07/08/2026
*SLEMAN* – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya melalui audiensi bersama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Senat UNY, Jumat (7/8/2026).
Audiensi dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M., Kepala Bidang Usaha Mikro Sri Wara Nusandari, S.E., M.M., Direktur Direktorat Inovasi dan Usaha UNY Prof. Dr. Ahmad Nasrulloh, S.Or., M.Or., Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UNY Prof. Dr. Yudik Prasetyo, S.Or., M.Kes., beserta jajaran Dinkop UKM Sleman dan UNY.
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan program Mahasiswa Dampingi Pelaku Usaha (MAS DAKU), sebuah inisiatif kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa dengan pelaku UMKM di Kabupaten Sleman. Program ini dirancang untuk memberikan pendampingan secara langsung melalui transfer pengetahuan, penerapan teknologi, serta penguatan kapasitas usaha agar UMKM semakin berdaya saing.
Melalui program MAS DAKU, para pelaku UMKM diharapkan memperoleh berbagai manfaat nyata, mulai dari pendampingan pendaftaran usaha di Google Maps dan Google Business Profile sehingga lebih mudah ditemukan konsumen, pengelolaan media sosial dan marketplace, hingga penyusunan strategi konten digital yang sesuai dengan target pasar.
Selain itu, pendampingan juga mencakup pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan lainnya, pengembangan katalog produk, peningkatan kualitas kemasan, produksi, dan pemasaran, penyusunan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta pencatatan laporan keuangan secara rutin. Mahasiswa juga akan membantu mengidentifikasi berbagai kebutuhan lain yang dapat menunjang pengembangan usaha sesuai kondisi masing-masing UMKM.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dengan Universitas Negeri Yogyakarta diharapkan mampu menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.