07/03/2015
belum ada judulnya nih... ada saran...? Rrrrrrrrr........ Tetesan hujan mulai menari diatas kepalaku. Aku hanya diam terpaku gerbang rumah tanpa peduli tubuhku yang sudah basah. "Apa yang telah kulakukan tadi...? Kenapa pipiku basah? Tidak,ini hanya air hujan..." batinku ikut memperkeruh situasi saat itu. Siang tadi aku masih bersamanya. Aku memang jatuh hati dengannya,mungkin inilah saatnya ku ungkapkan hatiku. Mungkin ini adalah pertemuan terakhirku dengannya. Ketika aku mengutarakan isi hatiku, tiba-tiba ia menangis dan lari meninggalkanku masuk kedalam rumah. Aku hanya diam terpaku gerbang rumah tanpa peduli tubuhku yang sudah basah. "Apa yang telah kulakukan tadi...? Kenapa pipiku basah? Tidak,ini hanya air hujan..." batinku ikut memperkeruh situasi saat itu. Apakah ia membenciku...? Apakah salah jika aku menyukainya...? Oh tidak, aku ternyata memang menangis. Aku menangis didepan kediaman orang yang kucintai. Seketika rasa bersalah menggerayangi jiwa. Saat itu p**a aku sadar hujan tidak lagi mengenai tubuhku. Seseorang menghampiriku,memayungiku,dan menarik tanganku. "ayo, kuantar p**ang" aku hanya menatapnya, dan langsung menghilang ditengah hujan yang menari-nari,menertawaiku. to be continued