Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian

Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Akun Resmi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian

Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) merupakan lembaga strategis yang berperan penting dalam mendorong transformasi sektor pertanian melalui inovasi, perakitan teknologi, dan modernisasi. Didirikan dengan semangat untuk menjawab tantangan ketahanan pangan, efisiensi produksi, serta adaptasi terhadap perubahan iklim dan dinamika pasar global, BRMP hadir sebagai penggerak utama pertanian masa depan yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.

04/09/2026

Penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) menunjukkan hasil yang menggembirakan. Di sejumlah daerah, produktivitas padi yang diukur melalui ubinan BPS bahkan mencapai lebih dari 10 ton/ha. Capaian ini menunjukkan bahwa modernisasi pertanian bukan sekadar konsep, tetapi menghasilkan peningkatan produktivitas yang dapat dibuktikan di lapangan.

Ubinan BPS menjadi salah satu cara untuk mengukur produktivitas secara objektif, terukur, dan terstandar. Melalui petak sampel yang dipilih secara metodologis, hasil panen diukur dan ditimbang secara langsung. Dalam praktiknya, pencatatan hasil panen petani umumnya dilakukan berdasarkan jumlah karung, yang beratnya bervariasi tergantung kadar air. Dalam metode ubinan, pengukuran dilengkapi dengan pengukuran kadar air gabah, sehingga hasil pengukuran dapat distandarkan dan diperbandingkan secara lebih objektif.

Karena itu, hasil ubinan menjadi salah satu indikator penting untuk melihat produktivitas per hektare secara representatif. Dalam PM-AAS, data tersebut turut menunjukkan hasil nyata penerapan teknologi dan budidaya sesuai rekomendasi di lapangan.



03/09/2026

Sebanyak 34 pejabat fungsional di lingkup Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) dilantik sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan BRMP.

Pejabat fungsional yang dilantik berasal dari berbagai bidang keahlian, baik teknis maupun manajerial, yang tersebar di sejumlah unit kerja lingkup BRMP.

Penguatan jabatan fungsional ini diharapkan semakin mengoptimalkan kompetensi dan profesionalisme SDM BRMP dalam menjalankan tugas serta memperkuat kontribusi BRMP dalam mendukung pencapaian program strategis Kementerian Pertanian.

Selamat mengemban amanah dan menjalankan tugas. Semoga senantiasa memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pertanian Indonesia.

02/09/2026

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi atas peran BRMP dalam mengembangkan inovasi teknologi budidaya Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS). Melalui perakitan, pengujian, dan pengawalan teknologi, BRMP turut memastikan penerapan PM-AAS dapat berjalan sesuai rekomendasi dan kondisi di lapangan.

Hasilnya, produktivitas padi yang sebelumnya sekitar 5–5,5 ton/ha dapat meningkat hingga 11–13 ton/ha, membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Ke depan, PM-AAS ditargetkan diperluas hingga 1 juta hektare pada 2027, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional.



-AAS

01/09/2026

Residu tanaman bukan sekadar limbah. Jerami, batang jagung, hingga residu tebu dapat dimanfaatkan menjadi pakan, kompos, bahan organik, maupun produk bernilai tambah. Dengan pengelolaan yang tepat, residu dapat menjadi sumber daya sekaligus bagian dari pertanian yang lebih berkelanjutan.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam National Multistakeholder Dialogue “Scaling Up Crop Residue Management through Mechanization and Custom Hiring in Indonesia” Selasa (1/9) di Jakarta. Melalui mekanisasi dan layanan jasa alsintan, pengelolaan residu diharapkan semakin efisien, mudah diakses petani, dan mampu membuka peluang usaha baru di tingkat lokal.



31/08/2026

Sobat Ino, bagi BRMP, setiap hambatan bukan alasan untuk berhenti, tetapi kesempatan untuk menemukan metode yang lebih baik. Melalui inovasi yang dirancang untuk menjawab tantangan dan kebutuhan di lapangan, BRMP terus mencari solusi untuk menembus batas produktivitas dan menghadirkan pertanian yang lebih modern, efisien, dan adaptif.

Semangat ini p**a yang kami bawa dalam pengembangan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS). Kondisi spesifik lahan, kebiasaan budidaya, hingga penerapan teknologi menjadi bagian dari tantangan yang dihadapi dengan pendekatan, teknologi, dan pendampingan yang tepat. Karena setiap tantangan adalah kesempatan untuk melangkah lebih jauh menuju pertanian Indonesia yang lebih maju.



27/08/2026

Pengalaman para petani penerap PM-AAS di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan menjadi gambaran bahwa modernisasi pertanian dapat memberikan dampak nyata mulai dari proses budidaya hingga hasil yang diperoleh.

Produktivitas meningkat, pendapatan bertambah, kesejahteraan petani semakin diperkuat. 🌾

Ubi kayu tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bahan ba...
25/08/2026

Ubi kayu tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bahan baku sumber energi. Pengembangan komoditas ini tentu tidak lepas dari dukungan inovasi, teknologi, dan pengolahan yang tepat.

Lalu, sejauh mana ubi kayu dapat dimanfaatkan untuk pangan dan sumber energi? Apa saja inovasi yang dapat mendukung pengembangannya?

Yuk, bahas dan simak informasinya dalam SMART TANI.

📅 Kamis, 27 Agustus 2026
⏰ 09.00 WIB
💻 Daring melalui Zoom Meeting
ID: 995 0459 0920
Passcode: SMARTTANI
Link: https://zoom.us/j/99504590920?pwd=dEmwbIQevbHurvtgxCDz58GLpzTGPv.1

▶️ Live Streaming YouTube BRMP Kementan RI

Jangan lewatkan! Mari belajar dan berbagi wawasan pertanian bersama SMART TANI.

InovasiPertanian

Menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai cahaya yang menuntun langkah, menumbuhkan kebaikan, memperkuat kepedulian,...
25/08/2026

Menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai cahaya yang menuntun langkah, menumbuhkan kebaikan, memperkuat kepedulian, dan menebar manfaat bagi sesama.



24/08/2026

18 kabupaten di 13 provinsi menunjukkan hasil nyata. Penerapan PM-AAS mampu meningkatkan produktivitas rata-rata lebih dari 4 ton/ha dibandingkan pertanaman non PM-AAS.

Bukan sekadar angka. Hasil panen yang lebih tinggi membuka peluang pendapatan petani yang lebih baik. Bukti bahwa penerapan teknologi dan budidaya sesuai rekomendasi mampu menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi.



Selamat kepada Heri Subiyanto dan Nun Argosubekti yang terpilih sebagai pemenang Komentar Terbaik dengan jumlah like ter...
24/08/2026

Selamat kepada Heri Subiyanto dan Nun Argosubekti yang terpilih sebagai pemenang Komentar Terbaik dengan jumlah like terbanyak pada konten apresiasi petani! 🎉🌾

Terima kasih atas komentar dan apresiasi yang telah diberikan untuk para petani Indonesia. ❤️

Bagi para pemenang, silakan menyampaikan nama, nomor telepon, dan alamat lengkap melalui Direct Message untuk konfirmasi hadiah.

Terima kasih juga kepada seluruh yang sudah ikut berpartisipasi dan memberikan apresiasi kepada para pahlawan pangan kita. 🌾✨

Nantikan keseruan dan kegiatan menarik lainnya dari BRMP!

Address

Jalan Ragunan 29, Pasarminggu
South Jakarta
12540

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+62217806202

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian:

Shortcuts

Share