07/08/2026
Gerakan Rakyat – Partai Gerakan Rakyat menggelar diskusi bertajuk “Bridging Two Hopes: Inter-Party Discussion for Stronger Political Institutions” bersama perwakilan dari Partai Ikatan Demokratik Malaysia (MUDA) di Kantor Sekretariat DPP Gerakan Rakyat, Ampera, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Kamis (6/8/2026).
Pertemuan lintas lembaga politik dari dua negara ini diselenggarakan guna bertukar pandangan terkait proses pembentukan partai, strategi penggalangan dukungan pemuda, hingga tantangan elektoral menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 di Indonesia.
Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Partai MUDA Malaysia yang diwakili oleh Wakil Bendahara Umum, Rashifa Aljunied. Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar organisasi politik muda lintas negara.
“Dan ini adalah kali pertama kami menyambut dari partai dari luar negeri, artinya ini benar-benar menjadi, sebagaimana harapan, bridging two hopes antara Partai MUDA dan juga Partai Gerakan Rakyat. Partai Gerakan Rakyat adalah, sebenarnya belum bisa dibilang partai, karena baru berproses menjadi partai,” ujar Sahrin.
Sementara itu, Wakil Bendahara Umum Partai MUDA Malaysia, Rashifa Aljunied membagikan pandangan serta pengalamannya dalam membangun gerakan politik berbasis pemuda di Malaysia.
“Bagi MUDA, enam tahun lalu saat partai didaftarkan, kami menghadapi kesulitan dalam membangun maupun mendaftarkannya secara resmi. Saya berasumsi hal yang sama juga dialami oleh Gerakan Rakyat. Namun, di Malaysia, prosesnya tentu tidak serumit di Indonesia. Indonesia adalah negara yang besar, jadi saya berasumsi bahwa membangun partai politik di sini, pastilah jauh lebih sulit dibandingkan di Malaysia,” ucap Rashifa.
Rashifa menilai keterbukaan ruang bagi anak muda di dalam Gerakan Rakyat memiliki peluang besar untuk membawa perubahan sosial dan politik bagi masyarakat Indonesia. “Jadi MUDA mewujudkannya, dan menurut saya Gerakan Rakyat memiliki potensi besar untuk mewujudkan hal serupa bagi masyarakat Indonesia, termasuk kalangan anak mudanya,” tuturnya.