06/01/2025
☆JELANG 20 TAHUN KASBI☆
Refleksi hari Minggu Awal Tahun 2025.
Salam hangat penuh solidaritas !
Minggu pagi awal tahun baru, tak terasa waktu terus berganti. Hingga tahun 2025 ini seharusnya menjadi tahun yang istimewa bagi serikat buruh Konfederasi KASBI. Karena sekitar 20 tahun yang lalu serikat buruh tingkat nasional Konfederasi KASBI dideklarasikan, tepatnya pada Kongres pertama kali yaitu di Wisma Nusa Bangsa- Parung, Bogor pada tanggal 4 s.d 7 Februari 2005.
Meskipun Konfederasi KASBI baru dideklarasikan di kongres pertamanya tahun 2005 di Parung, Bogor tersebut, namun sesungguhnya proses pembentukanya telah dimulai sejak akhir bulan Desember tahun 2002 dan menjelang pergantian tahun baru, 1 Januari 2003, di Tiga Raksa - Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten dalam acara "Refleksi Akhir Tahun" Jaringan Buruh Antar Kota (JBAK).
Pada momen jutaan masyarakat Indonesia merayakan malam tahun baru dengan gegap gempita diberbagai kota dan tempat wisata, namun saat itu ada sekelompok perwakilan serikat buruh dari berbagai kota justru mengadakan pertemuan kecil dan sederhana untuk mencoba menggagas strategi dan konsep aksi-aksi perjuangan melawan RUU PPK dan PPI yang dikemudian hari di sahkan menjadi UUK No.13/2003 dan UU PPHI No.2/2004. Dalam pertemuan tersebut juga mendiskusikan dan mengevaluasi praktek kebebasan berserikat dalam UU 21/2000 yang makin banyak melahirkan berbagai macam serikat buruh, baik ditingkat perusahaan/PUK, Kota/Kabupaten, dan Federasi, namun ternyata perjuangan buruh akhirnya juga semakin terkotak- kotak, sehingga mengakibatkan buruh mengalami banyak kekalahan. Sehingga diperlukan kepemimpinan dan kekuatan serikat buruh independent berskala nasional, agar terjadi kepemimpinan gerakan buruh dan aliansi gerakan rakyat secara nasional.
Dimalam tahun baru 2003 tersebut akhirnya disepakati dibentuk sebuah aliansi serikat buruh independent secara nasional yang bernama "Komite Aksi Serikat Buruh Independent disingkat (KASBI)". Dan proses konsolidasi terus berlanjut, setidaknya setiap 3 bulan dilakukan pertemuan, baik di Semarang, lalu di Bandung, di Jombang, di Cimanggis, di Jakarta, dll, bahkan aksi-aksi perlawanan buruh sepanjang tahun 2003-2005 juga dilakukan dengan menggunakan aliansi Komite Aksi Buruh Independent (KASBI), baik dalam aksi pendudukan gedung Kemnaker bersama Aliansi Tolak PHK (ATP), aksi Tolak UUK 13/2003 dan Aksi May Day 2004.
Sejak Kongres pertama kali Konfederasi KASBI pada tanggal 4-7 Februari tahun 2005 hingga nanti bulan Februari 2025 artinya KASBI telah berkiprah selama 20 tahun atau 2 dekade. Kami tentu berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan prinsip dan ide-ide perjuangan kami dalam aliansi-aliansi gerakan buruh dan gerakan rakyat yang lebih luas, dari aliansi ABM 2005 hingga aliansi GEBRAK saat ini.
Di tahun baru 2025 ini, saya mendoakan yang terbaik bagi semua kawan- kawan, dan semua orang yang telah berjuang bersama KASBI, kaum buruh, dan kaum proletariat diseluruh penjuru negeri. Baik secara pribadi, keluarga, kolektif perjuangan dan Solidaritas di antara seluruh kelas pekerja. Semoga semua sehat wal afiat, mendapatkan keberkahan, dan sukses selalu. Aamiin.
Melalui tulisan ini saya berharap pada bulan Februari tahun 2025 ini semua keluarga besar Konfederasi KASBI dapat merayakan peringatan ulang tahun KASBI yang ke-20 di mana pun kawan-kawan berada, disetiap perusahaan, disetiap cabang, di setiap federasi, disetiap daerah. Dan pada puncaknya nanti apapun sektor pekerjaan kawan-kawan kita perlu memobilisasi seluruh anggota KASBI secara nasional dalam May Day 2025, sebagai Aksi Militan 2 Dekade Barisan Merah KASBI !
Saya pribadi tentu merasa sangat bangga dengan perjalanan 20 tahun Konfederasi KASBI, yang telah mendapatkan keberhasilan-keberhasilan yang besar, pencapaian-pencapaian yang luar biasa bagi kaum buruh dan kontribusi besar bagi gerakan serikat buruh yang berorientasi pada perjuangan kelas pekerja, militan dan internasionalisme.
Tak dipungkiri perjalanan KASBI penuh liku, dan terseok-seok, bahkan banyak terjadi dinamika yang berakibat splite organisasi, namun hingga saat ini KASBI tetap ada dan terus berlipat ganda. Dan sebagai aktualisasi atas program idiologi politik organisasi KASBI, maka sudah saatnya seluruh kader KASBI untuk mengambil peran dan terlibat dalam pembangunan kekuataan politik progresif bersama dengan kelompok serikat buruh, serikat tani, serikat mahasiswa, serikat pemuda, serikat rakyat miskin kota, masyarakat adat, organisasi perempuan, akademisi dan elemen-elemen gerakan rakyat lainya. Semoga partai progresif yang lahir dari rahim gerakan rakyat segera terwujud!
Dalam refleksi ini, saya mencoba belajar banyak hal dan memang kita semua harus selalu belajar terus menerus, baik dari pengalaman keberhasilan perjuangan, serta dari kelemahan, kesalahan dan kekalahan perjuangan. Dengan cara inilah pasukan perjuangan kelas pekerja yang besar ini akan terus bergerak maju.
Saya sendiri menjadi buruh mulai tahun 1996 bekerja di perusahan furniture Kota Tangerang, sehingga menuntun saya untuk terlibat dalam aksi perjuangan menuntut hak-hak normatif pada awal tahun 1998, bergabung dalam Formatham 1999, dan membentuk SBN awal tahun 2001 di Kota Tangerang. Sejak saat itu hingga saat ini saya menjadi prajurit barisan merah KASBI yang berafiliasi pada WFTU tanpa ragu-ragu, dari segala posisi jabatan dengan sepenuh hati tanpa beban. Dan adalah tugas kita semua untuk terus berjuang sampai terwujudnya kemenangan rakyat sejati, mempertahankan prinsip, keyakinan, dan gagasan kita, karena seperti yang ditunjukkan oleh para tokoh-tokoh buruh terdahulu dan para pejuang kemerdekaan, mereka tak pernah gentar dalam melawan para penjajah-kolonial sampai Kemerdekaan Indonesia diproklamirkan dan diakui oleh seluruh negara dipenjuru dunia.
Sekali lagi saya mendoakan semoga kesehatan dan semangat juang kawan-kawan selalu terjaga untuk kelanjutan perjuangan yang lebih besar. Terima kasih.
Panjang umur perlawanan!
Salam muda berani militan !
Sunarno/Ketum KASBI.