26/07/2026
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat merespons kebakaran yang melanda kawasan permukiman adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (25/7/2026). Sejumlah relawan diterjunkan untuk membantu evakuasi, asesmen, serta memberikan layanan kemanusiaan kepada warga terdampak.
Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, mengatakan bahwa PMI segera mengaktifkan respons darurat dengan mengoptimalkan peran Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Kecamatan Cisolok, yang berada di lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan kejadian kebakaran, Posko PMI Kabupaten Sukabumi diaktivasi, langsung mengoptimalkan peran Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Kecamatan Cisolok yang bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan respon awal,” ujar dr. Hondo Suwito
Menurutnya, Relawan langsung melakukan asesmen awal, membantu evakuasi warga, mendukung proses pemadaman, serta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur terkait lainnya
Selain itu, Relawan SIBAT PMI juga telah mendistribusikan makanan siap saji kepada warga terdampak sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar para penyintas yang harus mengungsi akibat rumah mereka terbakar.
Menurutnya, keberadaan relawan SIBAT yang berasal dari masyarakat setempat menjadi kekuatan utama dalam penanganan awal bencana karena memahami kondisi wilayah, akses menuju lokasi, serta kebutuhan masyarakat terdampak.
“Relawan SIBAT merupakan garda terdepan PMI di tingkat masyarakat. Mereka mampu memberikan respons awal dengan cepat sebelum bantuan lanjutan tiba. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh relawan dan petugas gabungan yang bekerja tanpa henti dalam penanganan kebakaran ini,” tambahnya.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebutuhan mendesak masyarakat terdampak meliputi bantuan kebutuhan dasar, layanan kesehatan dan obat-obatan, dukungan air bersih dan sanitasi darurat (WASH), paket sembako, kitchen set, family kit, hygiene kit, baby kit, terpal, serta pakaian baru.