Sebut saja Gunung Ungaran, Gunung Slamet, dan Gunung Prau. Namun dari tiga gunung tadi, yang kekayaan flora dan faunanya paling beragam dan lolos dari perhatian adalah Gunung Prau. Dibanding dengan tiga gunung tetangganya, yaitu Gunung Slamet, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing, Gunung Prau kurang terkenal dan jarang diperbincangkan. Namun kawah dan dataran tinggi di lereng selatan gunung ini mala
han lebih terkenal dibanding dengan Gunung Prau Sendiri. Dieng Plateau, bersama dengan Yogyakarta dan Candi Borobudur merupakan satu dari tiga tujuan wajib para pelancong mancanegara yang mampir ke Jawa Tengah. Secara administratif wilayah Gunung Prau berada di antara Kabupaten Kendal dan Wonosobo, Jawa Tengah. Sedangkan hutan yang ada di Gunung Prau pengelolaannya dibawah PT Perhutani, KPH Kedu, RPH –
Berbeda dengan Gunung Gede-Pngrango dan Gunung Halimun-Slak di Jawa Barat yang sudah menjadi Taman Nasional dan sudah sejak zaman penjajahan menjadi laboratorium hidup, kawasan hutan hujan tropis di Gunung Prau luput dari pengamatan. Bahkan sampai sekarang pun, jarang para peneliti dan kalangan akademisi yang tertarik dengan Gunung Prau. Padahal alam Gunung Prau merupakan habitat beberapa satwa langka endemik Jawa, juga beberapa flora unik yang langka dan terancam punah. Beberapa satwa endemik yang tercatat ada di kawasan hutan Gunung Prau antara lain adalah:
1. Elang Jawa (Nisaetus bartelsi)
2. Elang Bido
3. Macan Kumbang (Panthera pardus melas)
4. Sigung Jawa (Mydaus javanensis)
5. Owa Jawa (Hylobates moloch)
6. Lutung Jawa
7. Kancil
8. Rusa (Cervus timorensis)
9. Kucing Hutan
10. Babi Hutan
11. Ayam Hutan Hijau (Galus galus)
12. Puyuh
Selain beberapa satwa tersebut, saat ini beberapa teman yang peduli dengan kelestarian hutan kawasan Gunung Prau juga sedang memonitoring jejak-jejak yang diduga milik harimau jawa (Panthera tigris sondaica) yang sudah dianggap punah. Sedangkan beberapa flora endemik dan flora lain yang ada di Gunung Prau diantaranya adalah:
1. Kantong Semar (Nepenthes gymnamphora)
2. Edelweis Jawa (Anaphalis javanica)
3. Edelweis (Anaphalis maxima)