12/05/2026
Tingkatkan Kompetensi
Bea Cukai Tanjung Perak Adakan Workshop Penanggulangan Barang Impor Palsu
Surabaya (07/05) – Bertempat di Auditorium Bea Cukai Tanjung Perak, Kamis (7/5) Bea Cukai Tanjung Perak bersama dengan Direktorat Penidakan dan Penyidikan dan React Indonesia menyelenggarakan Sosialisasi dan Workshop Penanggulangan Pemalsuan Produk atas barang-barang yang diimpor melalui pelabuhan Tanjung Perak. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai yang bertugas di lini pemeriksaan serta pengawasan barang impor dan para pejabat pemeriksa dokumen.
Kegiatan pagi ini dibuka oleh sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Agus Cahyono. Dalam sambutannya, Agus kembali menekankan pentingnya peran Bea Cukai dalam menjaga gerbang masuk dan keluarnya barang dari luar negeri maupun sebaliknya. Oleh karenanya, Agus berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pengayaan bagi para petugas di lapangan, khususnya dalam mengidentifikasi barang yang diduga dipalsukan atau tiruan.
Memasuki sesi materi, kolaborasi antara Anggita Berliana dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan bersama Jonathan Selvasegaram dari Perwakilan React Indonesia serta Chuck Qi dari perwakilan Beiersdorf Indonesia membahas teknis rakordasi serta langkah-langkah identifikasi dan penanganan apabila menemukan indikasi barang impor palsu dalam pemeriksaan barang impor. Dalam sesi ini para peserta juga diberi kesempatan untuk melihat secara langsung beberapa contoh perbandingan barang impor yang asli dan yang dipalsukan.
Diharapkan dengan adanya kegiatan workshop ini, para peserta dapat lebih mengenali serta meningkatkan keakuratan identifikasi barang impor, utamanya atas barang-barang yang rentan untuk dipalsukan.
“Pantang Menyerah dalam Pelayanan dan Pengawasan”
facebook.com/bcperak
twitter.com/bcperak
(PLI Kantor Bea Cukai Tanjung Perak)