Team Ses Yantje Tamawiwy S.Kom

Team Ses Yantje Tamawiwy S.Kom Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Team Ses Yantje Tamawiwy S.Kom, Political Party, Perumahan Griya Taman Lestari Kav. 8. Jalan Kuwum IV Br. Dinas Kuwum Ancak Kel. Kuwum Kecamatan Marga, Tabanan.

Genggam semangat besar menuju cita cita besar.
20/07/2025

Genggam semangat besar menuju cita cita besar.

Pemilihan calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia. Melalui E-Vote. Pada tanggal 12 - 18 Juli 2025.
28/06/2025

Pemilihan calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia. Melalui E-Vote. Pada tanggal 12 - 18 Juli 2025.

BARANGNYA MANA? ๐˜–๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ: ๐˜๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ณ๐˜บ ๐˜›๐˜ซ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ซ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฐAda jenis keraguan yang bukan lagi bernuansa pencarian, melainkan menjadi profesi. K...
24/05/2025

BARANGNYA MANA?

๐˜–๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ: ๐˜๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ณ๐˜บ ๐˜›๐˜ซ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ซ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฐ

Ada jenis keraguan yang bukan lagi bernuansa pencarian, melainkan menjadi profesi. Kita menyaksikan satu sosokโ€”yang dulunya pernah diberi kepercayaan publik, meski tak hafal lagu kebangsaan, mantan pejabatโ€”namun kini menjelma menjadi โ€œmantan yang tak mau selesai.โ€ Ketika kebenaran telah diumumkan oleh otoritas resmiโ€“Bareskrim Polri, bahwa Ijazah Jokowi ๐—ฎ๐˜€๐—น๐—ถโ€“orang ini masih saja ๐˜ธ๐˜ข๐˜ต๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ญ bertanya dengan nada setengah nyinyir: "Barangnya mana?"
Bukan ingin tahu, tapi ingin menyangkal.

๐—ฃ๐˜€๐—ถ๐—ธ๐—ผ๐—น๐—ผ๐—ด๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ง๐—ฎ๐—ธ ๐— ๐—ฎ๐˜‚ ๐—ฆ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ต

Psikologi sosial menyebut ini sebagai ๐˜ค๐˜ฐ๐˜จ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ท๐˜ฆ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ด๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ (Leon Festinger, ๐˜ˆ ๐˜›๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜บ ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜Š๐˜ฐ๐˜จ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ท๐˜ฆ ๐˜‹๐˜ช๐˜ด๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ).
Teori ketegangan batin saat realitas menghantam keras dinding keyakinan pribadi. Dalam keadaan ini, banyak orang memilih menyangkal kebenaran daripada membongkar ulang bangunan keyakinan yang telah lama dihuni.

Namun dalam dosis kronis, disonansi ini bisa melahirkan ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ด๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ (Albert Ellis secara tidak langsung membahas bentuk irasionalitas ini)โ€”ketika seseorang mempercayai sesuatu begitu kuat, hingga seluruh fakta yang berlawanan dianggap sebagai bagian dari konspirasi. Di sinilah muncul apa yang bisa kita sebut sebagai โ€œpenyebar kabutโ€โ€”mereka yang tak hanya tersesat, ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ต ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข.

Ditambah lagi dengan ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ง๐˜ช๐˜ณ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜ด (Ray Nickerson)โ€”kecenderungan menyerap hanya informasi yang cocok dengan narasi pribadiโ€”maka kebenaran bukan lagi soal bukti, melainkan soal loyalitas pada versi yang sudah terlanjur diyakini.

Dan ketika emosi menjadi bahan bakar: dendam, kekecewaan, gengsi yang mengeras, maka disonansi itu bisa menjadi ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ญ.

๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ฟ ๐—Ÿ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐˜ ๐—˜๐—บ๐—ผ๐˜€๐—ถ

Semua fenomena tersebut berbahaya, sekaligus menular. Dalam dunia digital, satu suara sumbang bisa menjadi simfoni kebingungan. Bukan karena kebenarannya kuat, tapi karena nadanya terus diulangโ€”hingga menggoyahkan mereka yang rapuh, ragu, atau tak sempat mencerna.

Dalam sosiologi, fenomena ini dikenal sebagai ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช๐˜ค (Stanley Cohen, ๐˜๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฌ ๐˜‹๐˜ฆ๐˜ท๐˜ช๐˜ญ๐˜ด ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜”๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ญ ๐˜—๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช๐˜ค๐˜ด: ๐˜›๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜Š๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜”๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ด ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜™๐˜ฐ๐˜ค๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด): keresahan yang dibentuk oleh hasutan kolektif, bukan oleh kebenaran. Media sosial mempercepatnya. Suara-suara sinis saling menyambut dalam gema algoritma, menjelma jadi orkestrasi ke(curiga)an. Yang awalnya hanya satu pertanyaan retorisโ€”"Barangnya mana, atau Mana Barangnya?"โ€”berubah menjadi insinuasi yang menyulut, seolah kecurigaan itu adalah bentuk kecerdasan.

Padahal, yang sedang dimainkan bukanlah logika, melainkan ilusi kendali atas narasi yang telah lepas dari genggaman.

๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฎ ๐—ฅ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐—น๐˜‚ ๐—ง๐—ฎ๐—ธ ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ด๐—ถ ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฅ๐—ฒ๐—บ ๐—ฆ๐—ผ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—น

Dalam tradisi Timur, ada etika bernama tahu diri. Nilai ini mengajarkan bahwa ada saatnya seseorang memilih diam, bukan karena tak punya suara, tetapi karena suara yang akan keluar hanya akan menambah kebisingan. Namun kini, rasa malu telah digantikan oleh ego yang lapar akan relevansi. Semakin tak punya isi, semakin keras bicara.

Orang yang kehilangan rasa malu bisa menjadi "bahaya yang menyebar dengan diam-diam". Seperti asap dari api yang tak terlihat, ia masuk ke celah logika masyarakatโ€”dan perlahan-lahan, membuat kebenaran tampak seperti opini belaka.

๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฅ๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—•๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป๐—ด

Kadang, kita tidak sedang berhadapan dengan argumen, tapi dengan luka yang belum selesai. Dan luka yang dipelihara terlalu lama, akan berubah jadi identitas. Dalam keadaan seperti itu, mengajak bicara pun menjadi tugas sunyi: karena logika tak lagi berfungsi, dan setiap fakta dianggap ancaman.

Apa yang dibutuhkan bangsa ini bukanlah lebih banyak penggugat, tapi lebih banyak penjernih.
Bukan mereka yang mempertanyakan segalanya demi sorotan, tapi mereka yang berani diam demi integritas.

Dan jika masih ada yang bertanya:
"Barangnya mana?"
Barangkali kita tak perlu lagi menunjukkan dokumenโ€”cukup kita sodorkan cermin.
Agar siapa pun yang melihat,
tak hanya melihat kebenaran,
tapi juga melihat dirinya sendiri.

Dan seperti yang diajarkan oleh sejarah dan para pendidik batin: kadangโ€“kita tidak bisa menyembuhkan orang yang menolak disembuhkan. ๐˜›๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ณ. ๐˜’๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฏ.

***

"Menurut laporan IMF, perekonomian Indonesia kini menempati peringkat ke-8 dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB)...
25/02/2025

"Menurut laporan IMF, perekonomian Indonesia kini menempati peringkat ke-8 dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB). Dengan PDB USD 4,66 triliun (sekitar Rp 75,4 kuadriliun), Indonesia melampaui negara-negara seperti Perancis dan Inggris. Pencapaian ini merefleksikan bahwa Indonesia tetap mantap melaju, jadi dimana gelapnya?," ujar Waketum DPP PSI, Bro Andy Budiman.

โ€œPartai Peroranganโ€ adalah partai dimiliki oleh semua anggota secara perorangan, bukan milik keluarga, atau segelintir e...
25/02/2025

โ€œPartai Peroranganโ€ adalah partai dimiliki oleh semua anggota secara perorangan, bukan milik keluarga, atau segelintir elite partai. Partai dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Wujud konkretnya adalah seluruh anggota punya hak memilih ketua umum.

โ€œPSI mencoba terus beradaptasi sesuai tuntutan zaman. Melalui sistem ini PSI akan menjadi partai yang benar-benar terbuka, milik anggota partai. Kalau dalam dunia bisnis ada konsep TBK atau terbuka, PSI dalam hal ini akan menjadi partai yang โ€œsuper TBKโ€. PSI menjadi partai pertama di Indonesia yang menjalankan sistem one man one vote dalam memilih ketua umum,โ€ kata Wakil Ketua Umum DPP PSI Bro Andy Budiman.

PSI percaya pemilihan langsung akan membuat posisi ketua umum terpilih menjadi lebih kuat, lebih punya legitimasi karena mendapat mandat langsung dari anggota.

https://www.facebook.com/share/p/Kzgq4NfZozo22iRK/?mibextid=oFDknk *Pasca Pemilu 2024, Terima Berapapun Suara Rakyat dan...
23/03/2024

https://www.facebook.com/share/p/Kzgq4NfZozo22iRK/?mibextid=oFDknk

*Pasca Pemilu 2024, Terima Berapapun Suara Rakyat dan Siap Kasih Manfaat*

Oleh: *Andre Vincent Wenas*

Pasca pemilu, ada yang legowo dengan hasil akhir (pasca pengumuman oleh KPU pada 20 Maret 2024) tapi ada juga yang tidak atau belum legowo.

Maka bagi yang belum atau tidak legowo stasiun terakhir yang bisa mereka kunjungi adalah Mahkamah Konstitusi (MK). Silahkan berperkara di situ. Tapi ingat, Keputusan MK nanti adalah final dan mengikat (final and binding).

Dari kubu 01, Anies-Muhaimin kabarnya mau berperkara walau Partai Nesdem (lewat Surya Paloh) sudah menyatakan menerima hasil pengumuman oleh KPU. Begitu pun Puan Maharani (dan Megawati enggan omon-omon soal ini).

Sedangkan kubu 02 Prabowo-Gibran sudah dinyatakan oleh KPU sebagai pemenang pemilu 2024. Sudah diberi ucapan selamat p**a oleh semua kepala-kepala negara sahabat. Ada menelepon langsung ke Prabowo Subianto, ada p**a yang lewat dubesnya masing-masing di Indonesia.

Soal gugat menggugat ke MK ini soal biasa saja. Prabowo Subianto paham betul soal ini. Beliau khan berpengalaman dalam soal ini di pemilu yang lalu. Gibran maupun Pak Jokowi pun tidak menggubris soal ini, santai saja.

Rencana pengguliran Hak Angket di DPR juga kempes di tengah jalan. Banyak pengamat sudah bilang ini cuma untuk keperluan โ€œdrama politikโ€ semata. Perlu bagi sementara pihak, walau tidak bermanfaat bagi publik.

Soal rencana gugatan ke MK, ini juga bakal mengalami nasib yang sama. Cuma paslon dan timsesnya saja yang merepotkan diri, sekedar bergerak kesana-kemari biar kelihatan kerja.

Sementara rakyat banyak (mayoritas) tidak ambil pusing. Mereka sudah kembali pada rutinitas, menjalankan ibadah puasa, menjaga hati dan ketertiban umum. Mengawal Jokowi menuntas tugas politik hingga Oktober 2024. Lalu siap mendukung administrasi Prabowo-Gibran melanjutkan di periode 2024-2029 nanti.

Beberapa gelintir orang di Kubu 01 dan 03 sedang sibuk menjaga citra diri. Mereka bukan penentu, bukan Ketum Parpol utama pengusung dan pendukung. Surya Paloh sudah menerima. Puan Maharani dan Megawati sadar betul bahwa Jokowi dan Gibran (secara formal) adalah kader

01/03/2024

UNJUK RASA 1 MARET MERUPAKAN UNJUK RASA DARI KEPENTINGAN 1 DAN 3. JADI NGERTI 1/3 ITU ADALAH AKSI KEPENTINGAN TIDAK SPORTIF

Video ini diterbitkan sudah 3 tahun lalu dan mungkin anda baru menonton video ini setelah saya sharing di branda saya da...
24/02/2024

Video ini diterbitkan sudah 3 tahun lalu dan mungkin anda baru menonton video ini setelah saya sharing di branda saya dan mengapa kami di PSI selalu berjuang untuk mengajak para orang baik untuk ikut berjuang dan bahkan para pendana dibelakang PSI telah menggelontorkan dana untuk berjuang memperbaiki bangsa ini melalui jalan politik. Nah inilah jawaban yang ada didalam unek2 saya untuk disampaikan agar orang - orang jahat tidak menguasai rana politik. Simak video ini hingga selesai agar anda bisa mengerti kenapa anda harus masuk dan berjuang untuk kebaikan dangsa ini melalui jalan politik.

Pendeta Gilbert Lumoindong ngobrol bareng Hashim Sujono Djojohadikusumo.

Address

Perumahan Griya Taman Lestari Kav. 8. Jalan Kuwum IV Br. Dinas Kuwum Ancak Kel. Kuwum Kecamatan Marga
Tabanan
82181

Telephone

+6287877339930

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Team Ses Yantje Tamawiwy S.Kom posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Team Ses Yantje Tamawiwy S.Kom:

Share