01/10/2026
Penipuan digital makin marak, dari phishing yang menguras tabungan hingga investasi ilegal dan pinjol ilegal. Perempuan, yang sering menjadi pengelola keuangan keluarga, menjadi kelompok yang rentan jika literasi finansialnya rendah. Karena itu, DWP DIY bersama OJK DIY menggelar Sarasehan Edukasi Keuangan "Perempuan Berdaya, Finansial Tertata: Strategi Investasi dan Mengelola Keuangan Digital" dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-98, Rabu (30/9/2026) di Ballroom Lantai 5 Kantor OJK DIY.
Turut hadir GKBRAA Paku Alam X, dengan sambutan dari Ketua DWP DIY Nurwestu Aria dan Asisten Direktur Pengawasan Perilaku PUJK OJK DIY Susana Diah Kusumaningrum. "Literasi dan kecakapan finansial kini menjadi hal yang sangat penting bagi perempuan, mengingat perannya yang kian luas, bukan hanya sebagai pendamping keluarga, tetapi juga pendidik pertama bagi anak, penggerak ekonomi keluarga, hingga pelaku usaha," ujar Nurwestu Aria.
Pemaparan materi oleh Priscila Shinta Kumala Dewi Prasad (OJK DIY) dan Laili Ma'muroh (PT Trimegah Sekuritas Solo) mengupas prinsip 2L (Legal dan Logis) sebelum berinvestasi, modus penipuan keuangan digital, IASC, profil risiko, hingga tips mengelola keuangan lewat aturan 50:30:20.
Selengkapnya, simak di laman website Dinas Kominfo DIY: diskominfo.jogjaprov.go.id