21/10/2020
Ketika semua harta didapatkan, kemana menjalankan amanah harta tersebut. Tidak mudah menjalankan amanah tersebut, terutama dalam kebaikan.
Setidaknya ada tiga makna cara harta itu dijalankan: dimakan, disimpan, dan disedekahkan.
Ketiga makna cara harta ini dijalankan, bisa saja setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda dalam menyikapinya.
Pertama, harta yang dimakan.
Setiap hari orang pergi pulang bekerja demi memperoleh harta. Harta yang dipergunakan untuk keperluan sendiri ini akan melahirkan orang yang "kikir, medit, pelit, dan tangan menggenggam".
Tentu cara seperti ini hanya akan membuat kita kehilangan waktu untuk membentuk empati dan berjiwa sosial. Padahal kesempatan itu, tidak akan menunggu sebuah kelapangan.
Kalau dalam keadaan lapang mungkin setiap orang bisa melakukan empati, jika hatinya terbuka.
Padahal, tanpa sadar semua yang kita beli dan makan akan menjadi "sampah atau kotoran".
Jadi, tidak ada yang bisa dibanggakan oleh manusia sebagai makhluk Allah.
Kedua, harta yang disimpan.
Terkadang mungkin ada pendapat yang berbeda menyimpan harta dengan menumpuk-numpuk harta dengan menabung.
Kalau menabung adalah setiap sisa uang atau perencanaan untuk masa tertentu dengan maksud mempersiapkan diri atas apa yang ada kemudian hari.
Tapi jika konteksnya menumpuk-numpuk harta ini yang dilarang oleh agama.
Harta yang ditumpuk-tumpuk akan membuat orang menjadi sombong, angkuh, tamak dan serakah. Sifat ini akan lahir begitu saja ketika tabiat seperti sudah mendarahdaging bagi orang tersebut.
Padahal, jika meninggalkan dunia ini orang itu dalam keadaan menumpuk-numpuk harta atau menyimpan berarti ia telah meninggalkan sengketa, fitnah, silang pendapat, perebutan, atau bahkan saling bunuh. Sangat berbahaya.
Sungguh dampak negatifnya cukup besar, jika jalannya harta yang ditumpuk-tumpuk melahirkan sifat dan perilaku negatif.
Ketiga, harta yang disedekahkan.
Tidak setiap orang bisa konsisten bersedekah dan melakukannya dengan penuh keikhlasan.
Harta yang diperoleh dapat dijalankan kepada jalan Allah. Diinfakkan atau dikeluarkan zakatnya. Harta seperti ini akan menjadi amal ibadah.
Ketika manusia meninggalkan dunia ini maka amallah yang akan menjadi penolong mereka. Nikmat dalam hidup adalah bentuk kekuatan memadukan diri dalam kerja keras, ikhlas, dan cerdas untuk mensedekahkan harta.
Mulai dan segeralah.
Sumber: https://www.cermati.com
By: Berkah Rezeki
Info sedekah
Https://ykmg.org/sularno/