04/04/2013
MotoGP
[ Saatnya Pedrosa Juara!! ]
Delapan tahun sudah Dani Pedrosa bertarung di balapan MotoGP. Pembalap Spanyol ini termasuk pembalap yang konsisten dengan selalu berada di urutan lima besar, termasuk tiga kali menjadi runner-up. Tapi kapan ia akan menjadi juara? Banyak pengamat meyakini, musim ini adalah momentum terbaik pembalap mungil ini untuk meraih gelar juara.
Tahun lalu, Pedrosa sebenarnya tinggal selangkah lagi merengkuh gelar juara. Ia memulai musim 2012 dengan performa yang cukup menjanjikan ketika enam kali naik podium selama tujuh seri perdana. Sayang, dari semuanya itu dia tak pernah meraih kemenangan, sebelum meraih podium utama pada seri kedelapan, setelah Honda memperkenalkan sasis yang direvisi, untuk membantu mengatasi masalah chatter.
Sialnya, di pihak berlawanan, pembalap Yamaha yang juga kompatriotnya dari Spanyol, Jorge Lorenzo, tampil sangat impresif dengan mengoleksi empat kemenangan serta mengumpulkan banyak poin karena dikombinasi dengan selalu finis di posisi kedua. Inilah yang membuat Pedrosa sulit menghalangi Lorenzo untuk menjadi juara dunia 2012.
Nah, Pedrosa tak ingin kecerobohan seperti itu terulang lagi. Padahal, hasil musim 2012 merupakan yang terbaik bagi Pedrosa selama di MotoGP karena berhasil meraih tujuh kemenangan dan 15 kali naik podium.
Ia pun mengaku siap untuk kembali bertarung jadi juara dunia. Sempat beberapa kali diganggu cedera di sepanjang kariernya, rider 27 tahun itu menyebut kalau dirinya dalam kondisi fisik yang sangat bagus. Selain itu, para insinyur Honda juga telah memaksimalkan RC213V.
"Setelah menjalani periode uji coba yang panjang, saya sekarang sudah sangat siap untuk membalap!" ujar Pedrosa, yang menjadi salah satu pebalap tersukses di kelas 500 cc/MotoGP, tetapi belum pernah menjadi juara dunia ini, kemarin.
"Tim sudah bekerja keras untuk memberikan kami tempat terbaik di awal musim, dan saya siap dengan kondisi fisik. Akhir pekan di Qatar akan terasa panjang, dengan jadwal selama empat hari, dan level daya cengkeram ban yang perlu waktu untuk bertambah baik, dengan pasir dan kondisi di sana," katanya.
Tahun ini akan menjadi musim kedelapan Pedrosa di kelas premier, tempat ia selama kurun waktu tersebut selalu bersama Repsol Honda. Satu tantangan baru di awal musim ini adalah format baru kualifikasi yang menggunakan sistem knockout, yang akan digunakan untuk kali pertama di Sirkuit Losail, Qatar.
"Akan menarik melihat bagaimana format baru kualifikasi bekerja, dan saya tak sabar lagi untuk berlomba. Saya sangat bergairah karena musim akan segera dimulai!" ujarnya.
Yang membuatnya kian optimistis adalah hasil uji coba yang sungguh meyakinkan. Ia mendominasi dua uji coba resmi di Sepang, Malaysia, bulan Februari lalu. Dari enam tes tersebut, Pedrosa lima kali menjadi yang tercepat. Sedangkan di Jerez, dia berada di belakang Jorge Lorenzo pada hari pertama. Kemudian pada hari kedua yang dipimpin Valentino Rossi, Pedrosa ada di urutan keempat.
Namun, Losail bukanlah sirkuit yang bersahabat untuknya. Dari enam kali membalap di Qatar, ia belum pernah sekali pun menjadi juara. Pertama menjajal pada 2007, Pedrosa berada di peringkat tiga dilanjut peringkat sebelas setahun kemudian. Tahun 2010, ia menclok di peringkat tujuh, dan peringkat tiga di 2011, serta peringkat dua di bawah Jorge Lorenzo tahun lalu.
Tandem anyarnya, Marc Marquez yang menggantikan Casey Stoner menyatakan kesiapan untuk saling bekerja-sama. "Dengan Dani saya punya hubungan baik, dan dia adalah orang pertama di tim yang saya kenal. Dan posisinya saya ini sebagai pembalap baru (rookie). Dia akan bersaing ketat dengan Jorge (Lorenzo, Red) dan juga dengan Valentino (Rossi, Red), saya akan berusaha belajar," kata Marquez.
"Saya bisa belajar banyak hal dari Dani karena dia telah banyak pengalaman. Saya sadar, lawan pertama dan paling utama adalah rekan satu tim, tapi saya pikir saat saya sebagai pembalap rookie dan rekan setim kita pembalap berpengalaman maka kita akan belajar banyak dari dia," katanya.
**Buat yang LIKE, Semoga Panjang Umur dan Banyak Rejeki
Dinukil: Tribunnews