KPPBC TMP C Tegal

KPPBC TMP C Tegal Akun Resmi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tegal

PERCEPAT INVESTASI, BEA CUKAI EVALUASI PEMANFAATAN FASILITAS KEK DI BATANGBATANG – Direktur Fasilitas Kepabeanan Direkto...
08/05/2026

PERCEPAT INVESTASI, BEA CUKAI EVALUASI PEMANFAATAN FASILITAS KEK DI BATANG

BATANG – Direktur Fasilitas Kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Susila Brata, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kamis (7/5). Kunjungan ini merupakan agenda monitoring dan evaluasi (monev) strategis bersama Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta Penyelenggara KITB.

Pertemuan tersebut difokuskan untuk memetakan kendala sekaligus memastikan fasilitas kepabeanan telah memberikan dampak optimal bagi para pelaku usaha. Dalam koordinasi bersama jajaran Kanwil DJBC Jateng DIY dan Bea Cukai Tegal, Susila Brata menegaskan bahwa sinergi antara regulator dan pengelola kawasan adalah kunci percepatan pembangunan.

“Fasilitas KEK yang mencakup penangguhan bea masuk dan pembebasan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) dirancang untuk menarik investasi. Kami hadir di sini bersama Administrator KEK dan Penyelenggara KITB untuk memastikan tidak ada hambatan birokrasi yang menghalangi produktivitas,” ujar Susila.

Saat ini, dari 44 pelaku usaha yang terdaftar di KITB, baru 12 perusahaan yang memanfaatkan fasilitas kepabeanan secara aktif, meski 27 di antaranya telah ditetapkan sebagai Kawasan Pabean. Susila mendorong pelaku usaha lainnya untuk segera mengoptimalkan fasilitas ini melalui implementasi IT Inventory yang terintegrasi.

Kepala Strategic Delivery Unit KITB, Ahmad Zaki, selaku perwakilan penyelenggara kawasan, memaparkan kemajuan signifikan dalam penyerapan tenaga kerja. "Hingga saat ini, KITB telah menyerap 18.400 tenaga kerja dan diproyeksikan akan mencapai 23 ribu orang dalam beberapa tahun ke depan seiring berkembangnya operasional perusahaan di sini," jelasnya.

Menutup pertemuan, Susila Brata menyatakan kesiapan Bea Cukai untuk memfasilitasi pengembangan aplikasi yang terintegrasi dengan Indonesia National Single Window (INSW) dan Direktorat IKC Bea Cukai. Langkah ini diharapkan semakin memudahkan Administrator KEK dan Penyelenggara kawasan dalam mengelola arus barang dan data secara transparan.

“Bea Cukai, Administrator KEK, dan Penyelenggara KITB memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan ekspor yang kompetitif demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Susila.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bea Cukai Jateng DIY Kementerian Keuangan Republik Indonesia

07/05/2026
PASTIKAN PEMANFAATAN FASILITAS KAWASAN BERIKAT TEPAT SASARAN, BEA CUKAI TEGAL SAMBANGI PT CHENGDA INTERNATIONAL INDONESI...
05/05/2026

PASTIKAN PEMANFAATAN FASILITAS KAWASAN BERIKAT TEPAT SASARAN, BEA CUKAI TEGAL SAMBANGI PT CHENGDA INTERNATIONAL INDONESIA

BATANG – Kepala Kantor Bea Cukai Tegal, Arif Setijo Noegroho, melakukan kunjungan kerja ke PT Chengda International Indonesia di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Senin (04/05). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dan memastikan pemanfaatan fasilitas kepabeanan berupa Kawasan Berikat yang diberikan kepada perusahaan tersebut telah berjalan tepat sasaran.

PT Chengda International Indonesia merupakan perusahaan penanaman modal asing asal Tiongkok yang memproduksi komponen sol sepatu (bagian luar dan dalam). Perusahaan ini resmi mengantongi fasilitas Kawasan Berikat dari Bea Cukai pada akhir tahun 2025.

Melalui fasilitas tersebut, perusahaan mendapatkan insentif berupa penangguhan Bea Masuk serta tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) atas impor bahan baku dan bahan penolong yang digunakan dalam proses produksi berorientasi ekspor.

"Pemberian fasilitas ini diharapkan berimplikasi positif pada menjaga cashflow perusahaan. Dengan beban finansial yang berkurang, negara berharap perusahaan dapat berkembang lebih pesat sehingga mampu memperluas lapangan kerja bagi masyarakat sekitar," ujar Arif dalam kunjungannya.

Dari sisi dampak sosial ekonomi, Arif memaparkan bahwa sembilan perusahaan penerima fasilitas kepabeanan di wilayah Batang secara total telah menyerap lebih dari 12.000 tenaga kerja. Khusus PT Chengda International Indonesia, tercatat telah mempekerjakan sekitar 400 tenaga kerja hingga akhir 2025, dan jumlah ini diproyeksikan akan terus tumbuh secara masif.

“Kontribusi ini menunjukkan sinergi positif antara investasi, industri berorientasi ekspor, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Arif. Ia juga mendorong manajemen PT Chengda untuk terus meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas penyerapan tenaga kerja lokal guna memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Kabupaten Batang.

Selamat Hari Buruh 2026! 🛠️Dedikasi pejuang kerja, inspirasi bagi bangsa. Bea Cukai Tegal memberikan apresiasi setinggi-...
01/05/2026

Selamat Hari Buruh 2026! 🛠️

Dedikasi pejuang kerja, inspirasi bagi bangsa. Bea Cukai Tegal memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh tenaga kerja Indonesia yang terus konsisten memberikan yang terbaik bagi ekonomi negeri.

Mari bersama-sama mewujudkan lingkungan kerja yang aman, adil, dan sejahtera. 🇮🇩💪

AMANKAN PERAIRAN JATENG, KAPAL PATROLI BC 8004 SANDAR DI PELABUHAN TEGAL TEGAL – Dalam rangka operasi laut terpadu Jarin...
29/04/2026

AMANKAN PERAIRAN JATENG, KAPAL PATROLI BC 8004 SANDAR DI PELABUHAN TEGAL

TEGAL – Dalam rangka operasi laut terpadu Jaring Sriwijaya, Kapal Patroli Bea Cukai dengan nomor lambung BC 8004 melakukan sandar di Pelabuhan Tegal selama dua hari, yakni 28 hingga 29 April 2026. Kehadiran kapal patroli ini menjadi bagian dari strategi pengamanan hak-hak negara terhadap ancaman penyelundupan barang ilegal lintas negara.

Momen sandarnya kapal patroli ini dimanfaatkan Bea Cukai Tegal untuk memperkuat sinergi melalui kegiatan coffee morning dan koordinasi bersama Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Pertemuan ini bertujuan untuk memetakan kerawanan dan memperketat pengawasan jalur laut di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya.

Sinergi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan instansi terkait, di antaranya Kapolres Kota Tegal, Kepala BNNK Tegal, Pasops Lanal Tegal, Kapolsek Pelabuhan, serta perwakilan dari KSOP Kelas IV Tegal dan Pelindo Tegal.

Kepala Kantor Bea Cukai Tegal menekankan bahwa kolaborasi di lapangan adalah kunci dalam menjaga kedaulatan maritim.

"Pengawasan laut merupakan salah satu tulang punggung dalam mengontrol arus keluar-masuk barang di Indonesia. Dengan koordinasi yang solid antar-APH, kita dapat memastikan pengawasan di wilayah perairan Tegal semakin efektif," tegasnya.

Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya sendiri difokuskan pada sektor pengawasan di wilayah Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Operasi ini menargetkan pencegahan masuknya komoditas ilegal melalui jalur-jalur tikus yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

GAGALKAN PENGIRIMAN LEWAT JASA TITIPAN, BEA CUKAI TEGAL AMANKAN 1,1 JUTA BATANG ROKOK ILEGALTEGAL – Bea Cukai Tegal kemb...
20/04/2026

GAGALKAN PENGIRIMAN LEWAT JASA TITIPAN, BEA CUKAI TEGAL AMANKAN 1,1 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL

TEGAL – Bea Cukai Tegal kembali menunjukkan komitmen dalam memberantas peredaran rokok ilegal melalui operasi pasar di sejumlah hub Perusahaan Jasa Titipan (PJT) pada Rabu (15/4).

Penindakan ini bermula dari hasil pengolahan informasi intelijen terkait dugaan pengiriman rokok tanpa pita cukai. Modus yang digunakan pelaku adalah memberikan pemberitahuan palsu pada paket kiriman dengan tujuan luar kota untuk mengelabui petugas.

Dari hasil penyisiran di berbagai gudang ekspedisi tersebut, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 1.145.440 batang rokok ilegal dari berbagai paket. Nilai barang tersebut ditaksir mencapai Rp1.708.002.400, dengan potensi kerugian negara dari sektor cukai sebesar Rp1.113.676.142.

Atas temuan tersebut, Bea Cukai Tegal menerbitkan Surat Bukti Penindakan (SBP) dan membawa seluruh barang bukti ke kantor untuk penelitian lebih lanjut. Selain melakukan penindakan fisik, petugas juga memberikan edukasi kepada pihak PJT agar lebih selektif dan berperan aktif memutus jalur distribusi rokok ilegal.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tegal, Fajar Patriawan, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas sejumlah pengirim dan penerima paket ilegal tersebut.

"Setelah dilakukan penelitian dan manajemen informasi, Bea Cukai Tegal siap berkolaborasi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk menindak tegas dan memberantas peredaran rokok ilegal hingga ke akarnya," tegas Fajar.

*Dukung Hilirisasi, Bea Cukai Tegal Kawal Operasional PT Elekmetal Longteng Indonesia di KIT Batang*BATANG – Bea Cukai T...
17/04/2026

*Dukung Hilirisasi, Bea Cukai Tegal Kawal Operasional PT Elekmetal Longteng Indonesia di KIT Batang*

BATANG – Bea Cukai Tegal menghadiri peresmian operasional PT Elekmetal Longteng Indonesia (ELI) yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Rabu (15/4). Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza.

Dalam sambutannya, Faisol Riza menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat struktur industri nasional. "Pemerintah akan mendukung ekspor mereka, penggunaan bahan baku dalam negeri, serta memperkuat hilirisasi dan industrialisasi di sini. Kawasan industri di sini memang keren," ujar Faisol saat meresmikan pabrik tersebut.

PT ELI merupakan perusahaan manufaktur padat modal yang memproduksi grinding ball. Dengan kapasitas produksi mencapai 530 metrik ton per hari, perusahaan ini membidik pasar ekspor mancanegara, mulai dari Meksiko, Amerika Serikat, hingga Australia.

Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah pabean Tegal, PT ELI mendapatkan fasilitas fiskal melalui skema Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Fasilitas ini mencakup penangguhan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI), serta kemudahan nonfiskal berupa percepatan proses pemeriksaan saat kegiatan importasi maupun eksportasi.

Kepala Kantor Bea Cukai Tegal, Arif Setijo Noegroho, menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas negara tersebut. Ia berharap insentif yang diberikan dapat memacu produktivitas perusahaan sehingga memberikan dampak domino bagi ekonomi nasional.

"Fasilitas ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan. Kami berharap hal ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi bangsa melalui performa ekspor yang positif," tegas Arif.

GANDENG 15 ORMAS, BEA CUKAI TEGAL PERKUAT BARISAN GEMPUR ROKOK ILEGALTEGAL – Bea Cukai Tegal bersinergi dengan Pemerinta...
16/04/2026

GANDENG 15 ORMAS, BEA CUKAI TEGAL PERKUAT BARISAN GEMPUR ROKOK ILEGAL

TEGAL – Bea Cukai Tegal bersinergi dengan Pemerintah Kota Tegal menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai pada Rabu (15/4). Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta yang merupakan perwakilan dari 15 Organisasi Masyarakat (Ormas) di wilayah Kota Tegal.

Pelibatan elemen masyarakat ini dilakukan karena Ormas dinilai memiliki kedekatan strategis dengan warga, sehingga efektif menjadi mitra pengawasan dalam memerangi peredaran barang kena cukai ilegal.

Dalam paparannya, petugas menekankan bahwa bahaya rokok ilegal melampaui isu kesehatan. Karena harganya yang sangat murah, rokok ilegal menjadi ancaman nyata bagi generasi muda karena mudah dijangkau oleh anak sekolah. Hal ini memicu lonjakan prevalensi merokok di kalangan remaja, namun tidak diimbangi dengan penerimaan cukai yang seharusnya digunakan untuk menanggulangi dampak negatif rokok tersebut.

Untuk membekali para peserta, perwakilan dari 15 Ormas tersebut diberikan edukasi mengenai konsep pengamanan melalui pita cukai. Mereka diajarkan cara mengidentifikasi ciri-ciri rokok ilegal yang sering beredar di pasaran agar dapat membedakannya dengan produk resmi.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tegal, Aflachul, menegaskan bahwa pemberantasan rokok ilegal membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

"Bea Cukai dan Pemerintah Daerah tidak dapat berdiri sendiri dalam memberantas rokok ilegal. Kami membutuhkan dukungan serta informasi dari masyarakat," ujar Aflachul.

Ia berharap melalui sosialisasi ini, ke-45 peserta yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan Bea Cukai dalam mengidentifikasi dan memetakan peredaran rokok ilegal di wilayahnya masing-masing. Langkah kolaboratif ini menjadi bagian penting dalam kampanye berkelanjutan "Gempur Rokok Ilegal".

[PENINDAKAN ROKOK ILEGAL DI WILAYAH TALANG!]Berawal dari laporan masyarakat, Bea Cukai Tegal berhasil mengamankan 13.496...
13/04/2026

[PENINDAKAN ROKOK ILEGAL DI WILAYAH TALANG!]

Berawal dari laporan masyarakat, Bea Cukai Tegal berhasil mengamankan 13.496 batang rokok ilegal di sebuah warung dan gudang di Jalan Raya Banjaran–Balamoa.

Terima kasih atas peran aktif masyarakat yang berani melaporkan peredaran barang ilegal di lingkungannya. Bersama-sama, kita selamatkan penerimaan negara!

Cek detail penindakannya di slide di atas. ➡️

Legal itu Mudah, Legal itu Aman!

StopRokokIlegal

📊 Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan I Tahun 2026Kantor Bea Cukai Tegal mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat...
10/04/2026

📊 Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan I Tahun 2026

Kantor Bea Cukai Tegal mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 4,68 (skala 5) atau 3,74 (skala 4) dengan kategori Sangat Baik (A).

Terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan Anda.
💬 Masukan Anda adalah kunci peningkatan layanan kami.

[AWAS PENIPUAN! INGAT SELALU RUMUS "A.D.A"]Sering dapat pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Bea Cukai? Jangan panik ...
09/04/2026

[AWAS PENIPUAN! INGAT SELALU RUMUS "A.D.A"]

Sering dapat pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Bea Cukai? Jangan panik dan jangan langsung transfer! Yuk, terapkan langkah A.D.A agar kamu tetap aman:

🔍 AMATI – Cek nomor pengirim dan bahasanya. Bea Cukai tidak pernah menghubungi melalui nomor pribadi atau media sosial pribadi untuk urusan kedinasan.

🧐 DALAMI – Pahami aturannya! Pembayaran bea masuk dan pajak impor dilakukan menggunakan Kode Billing, BUKAN ke rekening pribadi. Jika diminta transfer ke rekening perorangan, sudah pasti itu PENIPUAN.

📞 ADUKAN – Jika ada yang mencurigakan, jangan ragu untuk melapor. Segera hubungi kanal resmi kami atau Contact Center Bravo Bea Cukai di 1500225.

Mari jadi masyarakat yang cerdas dan waspada. Sebarkan informasi ini ke orang terdekatmu agar tidak ada lagi korban penipuan!

AntiTipuTipu KemenkeuTerpercaya

Address

Jalan Sumbawa No. 2 Mintaragen, Kec. Tegal Timur
Tegal
52121

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:30
Tuesday 08:00 - 16:30
Wednesday 08:00 - 16:30
Thursday 08:00 - 16:30
Friday 08:00 - 16:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KPPBC TMP C Tegal posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share