Prokopim Pemkab Trenggalek

Prokopim Pemkab Trenggalek Halaman Resmi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek

Halaman ini berisi terkait dengan segala dokumentasi maupun pemberitaan resmi dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek. Halaman dikelola oleh tim Dokumentasi dan Komunikasi Pimpinan (Dokpim) Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Pegawai di Lingkup Sekretariat Daerah Trenggalek Peringati Hari Lahir PancasilaMenggelar upacara di halaman parkir Kanto...
01/06/2026

Pegawai di Lingkup Sekretariat Daerah Trenggalek Peringati Hari Lahir Pancasila

Menggelar upacara di halaman parkir Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Trenggalek, pegawai di Setda memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6). Memimpin langsung, Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto memperingatkan Hari Lahir Pancasila tidak hanya sekadar seremoni tahunan, namun momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

Dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", diharapkan nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun diharapkan mampu menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya.

Menurut sekda penghobi bola itu, "di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh. Contoh nyatanya, bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," katanya.

Masih menurut Edy, "Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik," imbuhnya.

Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Untuk itu saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.

"Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai," ajak Sekda Trenggalek itu. (Prokopim TGX)

Wabup Syah Hadiri Gema Takbir Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Baiturrahman TrenggalekWakil Bupati Trenggalek, Syah Moha...
26/05/2026

Wabup Syah Hadiri Gema Takbir Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menghadiri kegiatan Gema Takbir menyambut Idul Adha 1447 H tahun 2026 di Trenggalek. Bertempat di serambi Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek, pelaksanaan kegiatan ini berjalan kidmad.

Dalam kegiatan ini, Mas Syah tidak lupa mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah kurban. Diharapkan olehnya, semoga ibadah ini dapat menjadi penebus dosa dan dapat membawa keberkahan bagi yang menjalaankan dan juga masyarakat Trenggalek.

"Idul Adha merupakan ibadah yang yeng penuh simbol. Tentu kita hendaknya bisa menjadikan momentum ini untuk lebih mengedepankan totalitas ketaatan, keteguhan hati, kepedulian sosial dan juga rmpati kepada sesama," kata Mas Syah dalam kesempatan ini, Selasa (26/5).

Dicontohkan oleh Nabi Ibrahim beserta keluarga, sambung mantan anggota DPRD Trenggalek itu, "hendaknya kita berprasangka baik terhadap semua cobaan, ujian dan takdir Allah SWT," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Sayah juga mengajak kepada seluruh masyarakat Trenggalek, doa keselamatan bagi Jamaah Haji asal Trenggalek yang tengah menjalankan rukun haji. (Prokopim TGX)

Wabup Syah Serahkan Sapi Khurban Presiden Prabowo di TrenggalekWakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menyerah...
26/05/2026

Wabup Syah Serahkan Sapi Khurban Presiden Prabowo di Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menyerahkan Sapi Khurban Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Trenggalek, Selasa (26/5/2026). Sapi milik Mujadi/ Anto warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan terpilih menjadi hewan Khurban untuk Presiden RI ke-8 itu.

Sapi jenis Simmental dengan berat 1,037 ton itu akan diserahkan untuk disembelih di Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek pada peringatan Idul Adha 1447 H/ tahun 2026. Menyerahkan hewan Khurban bantuan Presiden itu, Mas Syah mengatakan "yang pasti pertama-tama kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Presiden, kepada Pak H. Prabowo Subianto yang sudaah mengamanahkan sapinya untuk dikorbankan di salah satu Masjid yang ada di Kabupaten Trenggalek," ucapnya.

Semoga ini membawa berkah manfaat dan menjadi ladang jariah untuk Pak Presiden, serta membawa manfaat dan kebahagiaan kepada masyarakat di Kabupaten Trenggalek, tandas Wakil Bupati muda itu.

Sementara itu Yoyon Harianto, Kabid Perbibitan, Pakan dan Produksi Peternakan Dinnas Peternakan Kabupaten Trenggalek menjelaskan "ini merupakan program secara nasional dari Bapak Presiden. Dan bantuan hewan Khurban dari Pak Presiden ini sudah 2 tahun berjalan. Jadi tiap-tiap Kabupaten di Jawa Timur ada alokasi 1 ekor. Mekanismenya tiap-tiap kabupaten melakukan penjaringan," imbuhnya.

Kemarin di Trenggalek audah ketemu 2 yang besar. Yang satu ini milik Pak Mujadi dan yang satunya di Mbah Jinar di Kelutan sana. Ternyata setelah di timbang bobot yang lebih besar adalah sapi ini dengan berat 1,037 kg. Sedangkan untuk yang satunya sekitar 900 an kg. Akhirnya kita ajukan melalui usulan dari kepala dinas untuk ditetapkan sebagai bantuan Presiden ke Dinas Peternakan Provinsi.

Jenis Sapi Khurban Presiden RI di Trenggalek jenisnya Simental dengan kondisi hewan sehat. "Kemarin sudah diperiksa oleh tim dari bidang kesehatan hewan dan dinyatakan sehat. Tentunya sapi ini sudah siap di kirim sebagai ternak Khurban di Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari," tandasnya.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, drh. Ririn Hari Setiani membenarkan pernyataan Yoyon. Menurutnya, "kemarin sudah dilakukan pengecekan dari suhu dan normal di angka 38,5. Kemudian dari matanya juga normal, napsu makannya jugaa baik. Kemudian dilihat dari bulunya juga mulus, kemudian dari belakang dilihat kotorannya juga tidak terlihat lagi diare," katanya.

Masih menurut Ririn, hewan Khurban yang layak untuk Khurban itu adalah Dapi yang dehat dan tidak cacat, tandasnya. (Prokopim TGX)

Wabup Syah Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi tahun 2024 di Pendopo TrenggalekWakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad N...
26/05/2026

Wabup Syah Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi tahun 2024 di Pendopo Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara mengambil sumpah dan janji 88 PNS dari 31 perangkat daerah di Kabupaten Trenggalek. Pengambilan sumpah dan janji sendiri dilaksankan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (26/5/2026). 69 dari 88 PNS yang diambil sumpahnya sore itu pengangkatan pertamanya dalam Jabatan Fungsional.

Dalam pengambilan sumpah janji ini, Wabup Syah tidak lupa mengucapkan selamat kepada 88 PNS yang dilantik, selain itu pihaknya berpesan untuk menjalankan jabatan yang diemban dengan baik. "Saya ucapkan selamat kepada PNS yang dilantik, momentum ini tentu menjadi kebanggan sekaligus amanah besar yang harus lldijalankan dengan penuh tanggungjawab," ucap wakil bupati muda di Pesisir Selatan Jawa itu.

69 orang diantaranya, sambung mantan anggota DPRD Trenggalek itu, " diangkat dalam jabatan fungsional yang terdiri dari 19 jenis jabatan fungsional, ini menunjukkan keinginan pemerintah daerah untuk terus memperkuat birokrasi yang profesional berbasis kompetensi.

Jabatan fungsional merupakan kelompok jabatan yang menuntut keahlian dan ketrampilan tertentu dalam memberikan pelayana kepada masyarakat. Untuk itu saya meminta kepada yang dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan kualitas diri. Alasan Mas Syah karena jabatan fungsional ini bukan hanya tentang jenjang karier, tapi tentang kontribusi nyata dan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Masih menurut Mas Syah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek membutuhkan ASN yang mampu bekerja cepat, adaktiv dan inovatif karena tantangan kedepan tidak ringan. "Ditengah keterbatasan anggaran ASN tidak boleh bekerja dengan pola lama karena keterbatasan anggaran bukan alasan menurunkan kualitas pelayanan. Justru ini harus menjadi pemicu untuk melahirkan inovasi dan kreativitas dalam bekerja," tandas Mas Syah menyampaikan pesannya.

Terakhir wabup muda itu meminta pejabat fungsional bisa menjadi motor penggerak inovasi di perangkat daerah masing-masing. Lahir ide-ide baru, cara kerja baru dan solusi baru yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Prokopim TGX)

Pangdam V Brawijaya Tutup Kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten TrenggalekPanglima Kodam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladi...
21/05/2026

Pangdam V Brawijaya Tutup Kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten Trenggalek

Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 di Kabupaten Trenggalek. Upacara Penutupan TMMD ini dilaksanakan di Alun-alun Trenggalek, Kamis (21/5/2026).

Menutup kegiatan ini Pangdam V Brawijaya bersyukur pelaksanaan TMMD ke-128 di Trenggalek berjalan sukses aman dan lancar. Diharapkan oleh Jendral Bintang 2 itu, hasil pelaksanaan TMMD ke-128 ini bisa terus dijaga dan di rawat sehingga jalan dan bangunan fisik lainnya dapat awet dirasakan kebermanfaatannya oleh masyarakat. "Terus jaga ya agar awet dirasakan masyarakat," kata Mayjed Rudy dalam penutupan tersebut, Kamis (21/5/2026).

Dalam penutupan ini Mayjen TNI Rudy Saladin juga berterima kasih kepada Bupati Trenggalek atas dedikasinya dalam kesuksesan pelaksanaan TMMD ke-128 di Trenggalek. Karena dedikasi dan integritas ini Pangdam V Brawijaya secara khusus memberikan penghargaan kepada Bupati Trenggalek.

Kemanunggalan TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat di Kabupaten Trenggalek telah mewujudkan beberapa bangunan fisik maupun non fisik yang tentunya infrastruktur ini utamanya sangat ditunggu dan didambakan oleh masyarakat sekitar. Untuk pembangunan fisik diantaranya rabat jalan dan paving sepanjang 777 meter dengan lebar jalan 2,5 meter dan ketinggian 15 cm. Kemudian tembok penahan jalan sebanyak 8 titik yang menghubungkan Desa Sukorejo dan Wonorejo, Kecamatan Gandusari.

Selain jalan dan tembok penahan jalan ada juga pembanagunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 9 unit dan sumur Bor sebanyak 5 titik. Pembangunan fisik yang diwujutkan oleh kemanunggalan TNI dan masyarakat ini diharapkan memperlancar jalur perekonomian masyarakat setempat dan juga memudahkan aktivitas masyarakat. Sementara itu untuk Rutilahu dan sumur bor sendiri diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup penerima manfaat dan juga pemenuhan air bersih.

Kemanunggalan TNI dalam TMMD ke-128 di Trenggalek juga melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat dan masih banyak kegiatan sosial non fisik lainnya. Pelaksanaan kegiatan fisik TMMD ini dipercaya dapat menghemat anggaran sebesar Rp. 509 juta. Karena bila pekerjaan fisik ini dilaksanakan menggunakan pihak ketiga akan memakan anggaran sebesar Rp. 1,527 miliar. Sementara dengan kemanunggalan ini pekerjaan fisik tersebut hanya memakan anggaran sebesar Rp. 1,018 miliar saja.

Dari upacara penutupan ini, Pangdam V Brawijaya dan rombongan bersama Bupati Trenggalek dan Forkopimda meninjau hasil pelaksanaan TMMD kemudian melanjutkan peninjauan rencana lahan Batalyon Teritorial Pembangunan di Kecamatan Watulimo. (Prokopim TGX)

Bupati Trenggalek Hadiri Pelepasan Ketua dan Hakim Pengadilan Agama Kelas 1A Trenggalek Bupati Trenggalek, Mochamad Nur ...
20/05/2026

Bupati Trenggalek Hadiri Pelepasan Ketua dan Hakim Pengadilan Agama Kelas 1A Trenggalek

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menghadiri pelepasan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Trenggalek. Selain Ketua PA Trenggalek juga ada pelepasan 2 hakim di pengadilan ini karena mendapatkan tugas baru di tempat lain.

Dr. Drs. H. Faiq, M.H. Ketua Pengadilan Agama Trenggalek mendapatkan tugas baru sebagai Hakim Tinggi Pengadilan Agama Palu. Rencananya setelah pelepasan ini,pihaknya akan segera terbang ke Palu untuk menjalankan amanah baru yang diembannya.

Kemudian Dra. Hj. Sunarti, S.H., M.H. salah satu hakim di Pengadilan Agama ini juga mendapatkan tugas baru sebagai Hakim Pengadilan Agama Ponorogo. Satu hakim yang lain, Ahmad Turmudi, S.Ag, M.H. mendapatkan tugas baru sebagai Hakim Pengadilan Agama Tulungagung. Pelepasan ketiganya dilaksanakan di Aula Gedung Pengadilan Agama Kabupaten Trenggalek yang baru di Jalan Brigjend Soetran, Rabu (20/5/2026).

Mas Ipin yang hadir langsung dalam pelepasan ini tidak lupa mengucapkan selamat menjalankan tugas di tempat baru kepada Ketua Pengadilan Agama Trenggalek, H. Faiq dan 2 hakim lainnya. Kepala daerah muda itu juga berterima kasih atas dedikasi 3 pejabat dilingkup PA Trenggalek itu selama bertugas di Trenggalek.

Sementara itu, H. Faiq dalam pelapasan dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang telah bersedia menghibahkan sebagian tanahnya untuk pembangunan gedung Pengadilan Agama Kabupaten Trenggalek yang baru, meskipun mantan kepala pengadilan agama ini belum merasakan kantor baru yang dibangun di era kepemimpinannya itu.

"Berat rasanya meninggalkan Kabupaten Trenggalek. 1,5 tahun berada di Trenggalek kami rasakan masih belum cukup puas kami tinggal. Tapi mau bagaimana lagi, ada surat tugas baru yang memmerintahkan dirinya untuk melaksanakan tugas sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Agama Palu," ucap Faiq, Rabu (20/5). (Prokopim TGX)

ASN di Lingkup Setda Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Komdigi Serukan Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negar...
20/05/2026

ASN di Lingkup Setda Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Komdigi Serukan Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara

Rabu 20 Mei 2026, ASN di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Hari Kebangkitan Nasional sendiri lahir merujuk kepada lahirnya organisasi pemuda pertama Boedi Oetomo pada tahun 1908. Dalam peringatan Hakitnas kali ini, Kementrian Komunikasi dan Digital menyerukan untuk menjaga tunas bangsa demi kedaulatan bangsa sesuai tema yang diusung.

Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar.

Sejarah mencatat, Boedi Oetomo telah membangkitkan kesadaran untuk berbangsa. Kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat.

Secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Saat ini tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menjadi kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan.

Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM. Di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh. Upaya kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.

Harapannya melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar, sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar.

Selain itu sejalan dengan upaya pembangunan kualitas manusia tersebut, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam perlindungan generasi muda di ruang digital. Pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran negara.

Pertanggal 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.

Menurut Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto yang pimpin langsung peringatan Harkitnas itu, "tantangan bangsa saat ini lebih besar dan lebih komplek. Untuk itu perlunya kehati hatian untuk menyusun dan menyiapkan regulasi yang tepat untuk melindungi bangsa ini," katanya (20/5). (Prokopim TGX)

Sekda Edy Soepriyanto Berangkatkan 448 Jamaah Calon Haji Kabupaten Trenggalek tahun 2026Bertempat di Pendopo Manggala Pr...
17/05/2026

Sekda Edy Soepriyanto Berangkatkan 448 Jamaah Calon Haji Kabupaten Trenggalek tahun 2026

Bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto memberangkatkan 448 Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 Kabupaten Trenggalek. 448 Jamaah Calon Haji ini terbagi kedalam kloter keberangkatan 105 dan 106.

Total Jamaah Calon Haji Kabupaten Trenggalek tahun 2026 kali ini ada sebanyak 451 jamaah. Angka tersebut terdiri dari 348 jamaah masuk ke kloter keberangkatan 105 bersama JCH dari Tulungagung sebanyak 28 jamaah. Kemudian 100 JCH Trenggalek selanjutnya tergabung kedalam kloter keberangkatan 106 bersama JCH Kota Blitar 160 orang dan Kabupaten Blitar 116 orang. Sementara 3 Jamaah Calon Haji Trenggalek lainnya tergabung kedalam kloter keberangkatan 109.

Dalam pemberangkatan ini Sekda Edy mengatakan "alhamdulillah hari ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek, memberangkatkaan 451 Jamaah Calon Haji. Hari ini 2 kloter, 105 dan 106. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan seluruh masyarakat mengucapkan selamat menunaikan ibadah Haji. Teriring doa kami kepada seluruh Jamaah Caalon Haji Kabupaten Trenggalek diberi kesehatan, dimudahkan dan mendapatkan kelancaran dalam melaksanakan ibadah Haji. Kemudian kembali sehat dan menjadi Haji mabrur dan mabruroh," ucapnya.

Terkait dukungan keberangkatan dan juga kepulangan haji, Sekda Trenggalek itu menambahkan "tentunya kita terus berkolaborasi setiap tahun. Kalau dulu dengan Kementrian Agama, saat ini dengan Kementrian Haji. Kami juga mendukung transportasi dan juga beberapa yang lain yang kita kolaborasikan," tutupnya.

Sementara itu N Adib Mashuri, Kabag Kesra Kabupaten Trenggalek dalam pemberangkatan Jamaah Calon Haji ini menjelaskan "JCH tahun 2026 ini sebanyak 451 orang yang terbagi kedalam 3 kloter pemberangkatan. Kloter 105 sejumlah 348, kemudian kloter 106 sejumlah 100 orang dan yang ketiga kloter 109 ada 3 orang," katanya, Senin dini hari (18/5).

Untuk keberangkatan hari ini, sambung Kabag Kesra itu "kloter 105 dan 106, sejumlah 448 orang. Ada yang tidak jadi berangkat karena meninggal dunia atas nama Mbah Paryo dan jamaah dari Kecamatan Munjungan. Jamaah yang tidak jadi berangkat karena sakit juga ada, atas nama Mbah Muzali dari Kecamatan Tugu. Ketiganya digantikan dari kuota cadangan," jelasnya.

Sementara untuk kesiapan pemberangkatan Jamaah Calon Haji sendiri menurut Adib Mashuri "alhamdulillah semuanya ready. Dari sisi armada Busnya kita siapkan 12 armada. 10 armada Bus fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek sedangkan 2 lainnya disediakan oleh jamaah," lanjutnya.

"Terus nanti juga ada pengawalan dari Polres, dan juga Ambulance dari Dinas Kesehatan. Sedangkan untuk keberangkatan kloter 109 sebanyak 3 orang akan dilaksanakan pada hari Selasa (19/5). Ketiga Jamaah Calon Haji ini akan bergabung dengan Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Kediri, Blitar dan Kota Malang," tutup Adib.

Sementara itu Ketua Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) Kabupaten Trenggalek, H. Moh. Rofiq Hindiono yang .juga ikut melepas keberangkatan JCH Kabupaten Trenggalek menambahkan, "untuk kesiapan beribadah perlunya jamaah menyiapkan kesiapan yang utamanya bersifat pribadi karena jamaah paling banyak itu di usia lansia. Otomatis selain bekal selama perjalanan dan proses ibadah adalah obat," kata pria yang berprofesi sebagai dokter itu.

Mantan Direktur RSUD Trenggalek ini menambahkan, "untuk kesiapan ibadahnya Insya Allah masing-masing sudah melakukan bimbingan di KBIH masing-masing dan juga melakukan Manasik. Jumlah jamaah ini sebenarnya pas satu kloter, tapi terpecah kedalam 3 kloter. Untuk saat ini kloter 105 dan 106," imbuhn Rofiq.

Masih menurutnya ada sedikit perbedaan untuk tahun ini, bila tahun sebelumnya IPHI Kabupaten Trenggalek bisa mendampingi sampai dengan Asramma Haji Sukolilo, tapi tahun ini hanya bisa mengantarkan keberangkatan di Pendopo Trenggalek saja karena kapasitas Asrama Haji Sukolilo tidak bertambah sedangkan jumlah jamaahnya yang terus bertambah.

Meskipun hanya menghantarkan dan tidak mendampingi sampai Asrama Haji, diharapkan Rofiq hal ini tidak mengurangi semangat dan kelancaran Jamah Calon Haji dalam menjalankan ibadahnya nanti. (Prokopim TGX)

Tonton Trenggalek Menari  #5, Mas Bupati Ipin Berpesan untuk Terus Ngrembaka dan NyawijiMenyaksikan langsung pagelaran s...
17/05/2026

Tonton Trenggalek Menari #5, Mas Bupati Ipin Berpesan untuk Terus Ngrembaka dan Nyawiji

Menyaksikan langsung pagelaran seni bertajuk Trenggalek Menari #5 Kelakar Akar, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin takjub dengan karya-karya yang ditampilkan para penyaji.

Melihat daya tarik dan antusiasme, baik dari penyaji maupun penonton, Mas Ipin berharap ke depan Trenggalek Menari juga bisa digelar di lokasi lain memanfaatkan potensi alam yang ada.

"Luar biasa, pecah," ungkap Mas Bupati Ipin usai menyaksikan Trenggalek Menari #5 di Amphiteater Hutan Kota, Sabtu malam (16/5/2026).

"Dan ditutup dengan rintik-rintik gerimis, menandakan bahwa Bumi Trenggalek bersyukur hari ini semuanya bisa mengeluarkan karyanya, rasanya, dan menjadikan alam Trenggalek menjadi hidup," imbuhnya

"Next, ditunggu penampilannya di bawah air terjun, di aliran sungai, pesisir pantai, memainkan pasir-pasir, hari ini kita bermain di hutan," sambung Mas Ipin.

"Jadi teman-teman Kabul Cultural Space dan teman-teman Trenggalek Menari, semangat terus ngrembaka dan terus nyawiji," pungkasnya. (Prokopim TGX)

Hadiri Peresmian Operasional 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Bupati Trenggalek Semoga Seperti yang Diharapkan ...
16/05/2026

Hadiri Peresmian Operasional 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Bupati Trenggalek Semoga Seperti yang Diharapkan Pak Prabowo

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menghadiri peresmian operasional 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026). Bertempat di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, kepala daerah muda ini berharap keberadaan KDKMP nanti bisa sesuai dengan harapan Presiden Prabowo. Dimana tujuan keberadaan KDKMP dan juga program strategis lain Presiden RI ke-8 itu bertujuan untuk mengamalkan pasal 33 UUD 1945.

Dalam peresmian operasional KDKMP itu, Presiden Prabowo berharap keberadaan KDKMP dan juga program MBG dapat membangkitkan perekonomian rakyat. Meskipun tidak dipungkiri olehnya keberadaan program ini masih banyak masalah, tapi Prabowo berkomitmen untuk menertibkannya.

"Semoga seperti yang diharapkan oleh Pak Prabowo. Ini bisa mengamalkan pasal 33, dimana ekonomi Indonesia dibangun atas azas kekeluargaan," kata Bupati Trenggalek saat peresmian operasional KDKMP, Sabtu (16/5).

Masih menurut kepala daerah yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum APKASI itu, "jadi Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih ini bagaimana memanfaatkan kemampuan yang dipunyai oleh bangsa kita untuk menggerakkan ekonomi di tingkat desa atau kelurahan," imbuhnya.

Sedianya ada sebanyak kurang lebih 1.300 KDKMP yang akan diresmikan operasionalnya pada acara ini, namun angka 1061 dipilih karena jumlahnya sesuai angka kesukaan Presiden Prabowo (8). Menurut Presiden Prabowo, saat ini ada sebanyak 9.000 bangunan KDKMP yang telah selesai pembangunannya dan rencananya pada Bulan Agustus nanti sebanyak 30 ribu KDKMP akan diresmikan operasionalnya.

Selain sembako dan komoditas lain, menurut Presiden Prabowo, KDKMP juga akan menyalurkan kredit murah kepada rakyat. Akan disediakan gerai untuk penyaluran kredit murah tersebut. Kredit PNM yang sebelumnya bunganya 24% diinstruksikan dibawah 10% dan kini diputuskan menjadi 8%.

"Ini program bersejarah, sejarah bagi bangsa kita. Kalau kita cari negara yang meresmikan operasiolisasi seribu lebih koperasi itu tidak ada. Apalagi secara fisik gedungnya ada, gudangnya ada, sistimnya ada, perangkatnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada. Ada Truck, Pic Up dan kendaraan roda tiga," kata Presiden ke-8 itu.

Diharapkan olehnya keberadaan KDKMP nantinya dapat memperkuat Program MBG dimana program program strategis ini dapat menyerap hasil produksi masyarakat. Kemudian dengan perangkat yang dimiliki dapat memangkas jalur distribusi.

Juga diharapkan olehnya keberadaan KDKMP menjadikan pertumbuhan desa maju berkembang. Ada sembako, baik yang bersubsidi, kemudian penyalur tabung gas, penyalur pupuk subsidi, pupuk murah, penyalur logistik bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia, menyerap hasil petani dan juga ada obat murah.

Dalam sambutannya Presiden Prabowo juga menyinggung mengenai keberhasilan swa sembada pangan yang seharusnya dicapai 4 tahun bisa dicapai dalam kurun waktu satu tahun saja. Menurut Prabowo ini suatu capaian yang sangat luar biasa. Karena dengan swa sembada pangan Indonesia akan mampu melewati terpaan ujian krisis global seperti apapun.

"Pangan adalah masalah hidup dan mati suatu bangsa. Saya tidak akan memandang pangan sebagai komoditas karena pangan adalah survival suatu bangsa. Survival bangsa bukan perkara murahnya komoditas tapi ada tidaknya pangan itu, sehingga kita bisa lebih siap menghadapi krisis apapun," lanjutnya.

Presiden Prabowo juga pamer aset kedaulatan bangsa yang dimiliki bangsa ini sekarang. Katanya Indonesia berada di posisi ke-5 terbesar dan aset yang dikelola Danantara itu sebesar seribu triliun dolar AS. (Prokopim TGX)

Address

Trengalek

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 08:30 - 17:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 07:00 - 16:00
Friday 07:00 - 16:00

Telephone

+6282234338505

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Prokopim Pemkab Trenggalek posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Prokopim Pemkab Trenggalek:

Share