11/03/2022
KAMPANYE KONSERVASI AIR DAN ENERGI
Menurut WHO dan UNICEF, di seluruh dunia, hampir 900 juta orang tidak memiliki akses air bersih di pusat-pusat kesehatan lokal atau mereka harus menggunakan air sumur yang tidak bersih. Padahal di tengah pandemi Covid-19, keberadaan rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan menjadi sentral perannya bagi masyarakat, oleh karena itu keberadaan air bersih dan layanan sanitasi merupakan dua hal yang sangat penting untuk menunjang keberlangsungan hidup umat manusia.
Selain kebutuhan primer air untuk keberlangsungan hidup, keberadaan air juga menjadi factor utama keberlangsungan energy, diantaranya keberadaan air untuk pembangkit listrik tenaga air. Maka menjaga, menghemat dan mengelola air dan energi sudah seharusnya menjadi tanggung jawa seluruh umat manusia.
SMP Negeri 5Trenggalek sebagai sekolah Adiwiyata mengerahkan kader-kademya untuk melakukan kampanye langsung ke masyarakat, memberikan edukasi terkait pentingnya menghemat air dan energi.
Kegiatan diawali dengan pembekalan oleh Kepala SMP Negeri 5 Trenggalek, Abdulah Sitap, S.Pd. kepada para kader Adiwiyata dan Bapak/Ibu Guru Pembina di Gedung Pertemuan Sekolah. Dalam sambutannya, Bapak Kepala. Sekolah berpesan agar dalam kampanye para kader adiwiyata memberikan edukasi dan contoh praktik nyata upaya-upaya menghemat air dan energi, mengingat keduanya merupakan faktor utama dalam kehidupan.
Kampanye konservasi air dan energi dilaksanakan di Desa Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek, kabupaten Trenggalek, yang berlokasi tidak jauh dari SMP Negeri 5 Trenggalek.
Para kader adiwiyata yang didampingi bapak/ibu guru pembina mendatangi masjid dan mushola serta rumah masyarakat untuk mengkampanyekan hemat air dan energi. Dalam kegiatan tersebut, tampak beberapa warga masih menyalakan lampu yang tidak dimatikan.