09/01/2018
KKN UNDIP SALURKAN DANA STIMULAN DESA
DISKOMINFO-UNGARAN : Guna mendukung peningkatan mutu program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Undip Semarang mengalokasikan dana stimulan untuk mengembangkan potensi desa lokasi KKN. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Undip Prof Dr rer.nat Heru Susanto ST MM MT menjelaskan dana itu akan disebar ke desa percontohan terpilih dari 330 desa di Jateng yang menjadi lokasi KKN mahasiswa Undip tim I tahun 2017/2018. “Dana stimulan ini diharapkan dapat mengkail pemanfaatan Dana Desa yang telah dimiliki desa. Sekaligus mengintegrasikan program kegiatan mahasiswa dengan program (pemerintah) desa,” terangnya usai acara penerimaan mahasiswa KKN Undip Tim I oleh Bupati Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Kamis (4/1) siang.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Rernat, Kabupaten Semarang dipilih sebagai lokasi KKN didasarkan pada komitmen tanggung jawab sosial Undip terhadap lingkungan sekitar kampus. Pada kegiatan KKN kali ini sebanyak 445 mahasiswa dari berbagai fakultas dan disiplin ilmu akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama 42 hari. Mereka akan ditempatkan di lima kecamatan yakni Bawen, Tengaran, Ungaran Barat, Ungaran Timur dan Sumowono. Ada sepuluh hingga sebelas desa di masing-masing kecamatan yang akan dijadikan lokasi KKN. Dari jumlah itu, lanjutnya, akan dipilih tiga desa di tiap-tiap kecamatan yang akan dijadikan model pengembangan potensi. Sekaligus akan menerima dana stimulan senilai Rp 2,750 juta per desa.
Diakuinya, jumlah dana stimulan itu relatif kecil dan belum bisa diberikan kepada semua desa lokasi KKN. Namun Rernat meyakinkan jika program percontohan ini berhasil baik, nantinya seluruh desa lokasi KKN akan mendapat dana stimulan yang lebih besar. Dengan adanya dana stimulant ini dia berharap para mahasiswa dapat memetakan permasalahan dan potensi desa dengan cermat dan tepat. Selanjutnya mengkomunikasikan hasilnya kepada pemerintah desa agar dapat diintegrasikan dengan program pembangunan desa. “Inovasi mahasiswa dan keterbukaan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan program ini,” katanya lagi.
Menurut Rernat, beberapa desa memiliki potensi unggulan yang cukup besar. Bahkan potensi eduwisata di beberapa desa di wilayah Kecamatan Sumowono dinilainya sangat besar.
Bupati H Mundjirin saat sambutan menyatakan penghormatan atas komitmen Undip ikut serta mendukung program pembangunan di Bumi Serasi. Dikatakan, sejak tahun 2015 Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana miliaran rupiah ke desa lewat alokasi Dana Desa. Karenanya, paradigma yang berkembang saat ini adalah desa memiliki otonomi untuk membangun wilayahnya. Ditegaskan, tugas para mahasiswa KKN ikut membantu warga desa memanfaatkan dana itu dengan bekal ilmu pengetahuan yang didapat di bangku kuliah. “Manfaatkan media sosial untuk ikut serta mengembangkan potensi desa guna meningkatkan kesejahteraan warga. Beberapa desa telah memiliki website yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi terutama pariwisata dan kuliner,” ujarnya.
Bupati juga berharap peran aktif mahasiswa KKN Undip itu dapat membantu mengentaskan sekitar 80 ribu warga kurang mampu dari belenggu kemiskinan.(*/junaedi)
selengkapnya : http://semarangkab.go.id/utama/berita/kegiatan-pemerintahan/2075-kkn-undip-salurkan-dana-stimulan-desa.html