Dishanpan Jateng

Call Directions Website Contact the organization

Dishanpan Jateng Undang-undang dan Peraturan Pemerintah tersebut telah menetapkan mengenai struktur, organisasi dan tata kerja perangkat pemerintah propinsi dan kabupaten/kota

Sejarah Badan Ketahanan Pangan
Periode 1999

Badan Urusan Ketahanan Pangan (BUKP) dibentuk melalui Keppres No. 136 tahun 1999 yang diharapkan dapat terorganisasi dengan lebih baik. Penjabaran Keppres tersebut terkait dengan kedudukan, tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja Departemen Pertanian yang diuraikan melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 160/Kpts/OT.210/3/2000 tata kerja Departemen Pertanian, Badan Urusan Ketahanan Pangan pada Bab XII pasal 140. Melalui Keputusan tersebut dikemukakan bahwa, badan ini mempunyai tugas melaksanakan pengkajian dan pengembangan ketahanan pangan berdasarkan kebijakan Menteri dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penanganan distribusi pangan khususnya beras pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid dilakukan juga oleh BULOG dengan ruang lingkup tugas yang sama untuk mendukung pemantapan ketahanan pangan. Periode 2001 – 2004

BUKP dan Sekretariat Pengendali (Setdal) BIMAS dilebur menjadi Badan Bimas Ketahanan Pangan (BBKP) yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 177 Tahun 2000 pasal 16 tentang susunan organisasi dan tugas Departemen Pertanian. Keppres tersebut menjelaskan bahwa BBKP merupakan suatu unit kerja setingkat eselon I dalam struktur Departemen Pertanian dengan tugas yang diuraikan dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 01/Kpts/OT.210/2001 tentang organisasi dan tata kerja Departemen Pertanian yaitu “melaksanakan pengkajian, pengembangan, dan koordinasi pemantapan ketahanan pangan”. Sedangkan untuk pelaksanaan tugas pemantapan ketahanan pangan di daerah (propinsi maupun kabupaten/kota), telah dibentuk unit kerja struktural ketahanan pangan di propinsi dan kabupaten/kota dengan tetap berpedoman kepada Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonomi.

PURBALINGGA - Dishanpan Jateng terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha pangan lokal di Kecamatan Berdaya Provin...
08/07/2026

PURBALINGGA - Dishanpan Jateng terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha pangan lokal di Kecamatan Berdaya Provinsi Jawa Tengah melalui pelatihan pengolahan pangan lokal. (Selasa,7/7/2026)

Pelatihan dilaksanakan di Aula Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga dan diikuti oleh pelaku usaha pangan lokal di Kecamatan Bobotsari dan TP PKK Kecamatan sebanyak 30 orang. Narasumber dari UMKM Boganeka memberikan beberapa resep menu berbasis pisang menyesuaikan potensi dan kebutuhan pelaku usaha di Kecamatan Bobotsari.

Kabid Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan DISHANPAN menyampaikan pentingnya nilai tambah produk pangan bagi pelaku usaha melalui inovasi pengolahan sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal melalui pengembangan usaha pengolahan pangan yang berkelanjutan.

SEMARANG - Gelaran Jateng Fair 2026 di area PRPP Kota Semarang, resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin ...
06/07/2026

SEMARANG - Gelaran Jateng Fair 2026 di area PRPP Kota Semarang, resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Minggu (5/7/2026)

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengapresiasi penyelenggaraan Jateng Fair 2026. Perjuangan pemerintah, stakeholder, dan direksi PRPP telah membuat kepercayaan masyarakat untuk berkunjung ke PRPP. Penyelenggaraan Jateng Fair memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. “Satu kata untuk Jateng Fair, luar biasa perputaran uangnya,” kata Taj Yasin.

Menurut Taj Yasin, kawasan PRPP memang perlu dilakukan penataan kembali agar menjadi destinasi wisata yang banyak diminati oleh pengunjung. Ia berharap pada 2027 nanti proses penataan kawasan tersebut sudah bisa dimulai, sehingga pembangunannya segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Taj Yasin menilai, PRPP merupakan tempat wisata idaman masa kecilnya yang memiliki potensi keindahan luar biasa. Revitalisasi ini dirasa krusial karena Jawa Tengah tengah membidik target besar di tahun depan.

“Gong kita pada 2027 adalah pariwisata berkelanjutan. Maka saya berharap revitalisasi ini bisa berlanjut, sehingga menumbuhkan pariwisata-pariwisata yang ada di Jawa Tengah,” tambahnya.

Stan Dishanpan Prov Jateng selama mengikuti Jateng Fair mengenalkan produk keanekaragaman olahan pangan lokal, edukasi Keamanan Pangan, dan Edukasi Pola Konsumsi B2SA, penerbitan ijin edar PSAT.

Pada acara penutupan Jateng Fair 2026 juga diberikan penghargaan kepada peserta terbaik dari berbagai katagori. Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota peserta pameran, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, BUMN, swasta, dan lainnya.

05/07/2026

Kordinasi dan Ground Check Data dan Informasi Pengendalian Kerawanan Pangan Kab Sukoharjo

Segenap Keluarga Besar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengucapkan: Selamat Ulang Tahun ke-43 kepada Wakil G...
02/07/2026

Segenap Keluarga Besar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengucapkan:

Selamat Ulang Tahun ke-43 kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bapak H. Taj Yasin Maimoen

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebijaksanaan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian untuk masyarakat Jawa Tengah.

30/06/2026

CILACAP - Penyaluran subsidi harga pangan pemerintah provinsi Jawa Tengah di kantor kecamatan cimanggu dan kecamatan karangpucung kabupaten Cilacap. (30/6/2026)

Kegiatan ini untuk memenuhi gizi keluarga dan stabilisasi harga sehingga masyarakat mampu menjangkau harga pangan.

Dishanpan menghimbau kepada masyarkat apabila mengalami kerawanan dapat mengajukan bantuan cadangan pangan ke provinsi.

Dishanpan Prov Jateng menyalurkan Telor 1 ton dibagi 500 kec karangpucung 500 kec cimanggu. Minyak goreng 1000 per titik, bawang merah 200 per titik. Gula 100 kg. Beras 3 ton.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengucapkan Selamat Hari Keluarga Nasional ke 33.Keluarga adalah pilar utama...
30/06/2026

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengucapkan Selamat Hari Keluarga Nasional ke 33.

Keluarga adalah pilar utama pembangunan bangsa, dan pangan adalah fondasi utama kekuatan keluarga.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).

​Dari pangan yang berdaulat, lahir keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdikari.

29/06/2026

🌾 Stop Boros Pangan, Selamatkan Masa Depan!

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya pencegahan pemborosan pangan melalui kegiatan edukasi pada Jateng Fair 2026.

Masyarakat akan diajak menerapkan kebiasaan sederhana namun berdampak besar, mulai dari bijak berbelanja, bijak mengolah dan menyimpan pangan, bijak mengonsumsi, hingga menghabiskan makanan untuk mengurangi sisa pangan.

Sebagai wujud nyata penyelamatan pangan, Dishanpan Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Pegiat Pangan Berkah Pangan Lestari dengan menyalurkan 700 kg pangan berlebih yang masih layak dan aman dikonsumsi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tak hanya itu, sisa bahan pangan yang belum dapat dimanfaatkan juga didorong untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomis melalui semangat "Sisa Sampah Jadi Cuan".

Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa ketahanan pangan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan produksi, tetapi juga dengan mengurangi pemborosan pangan, menyelamatkan pangan berlebih, dan mengoptimalkan pemanfaatan sisa pangan.

JawaTengah

29/06/2026

Jambore Dakwah Kemanusiaan dalam rangka Milad Aisyiyah dan Hari Keluarga Nasional 2026

SELAMAT HARI KELUARGA NASIONAL (HARGANAS) KE-33Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas...
29/06/2026

SELAMAT HARI KELUARGA NASIONAL (HARGANAS) KE-33

Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pengasuhan yang penuh kasih, komunikasi yang hangat, serta kehadiran orang tua dalam setiap proses tumbuh kembang anak.

Mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", HARGANAS 2026 mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk menghadirkan peran ayah secara utuh, tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping, pelindung, dan teladan bagi anak-anak.

Bersama, kita wujudkan keluarga yang tangguh sebagai pondasi pembangunan menuju Jawa Tengah yang semakin maju dan Indonesia Emas 2045.

Hari Keluarga Nasional adalah sebuah momentum refleksi besar bagi kita semua. Keluarga adalah fondasi paling dasar dari ...
29/06/2026

Hari Keluarga Nasional adalah sebuah momentum refleksi besar bagi kita semua. Keluarga adalah fondasi paling dasar dari sebuah peradaban. Di dalam keluargalah karakter manusia dibentuk, nilai-nilai luhur diajarkan, dan asupan makanan bergizi, aman diberikan pertama kali.

Dishanpan Prov Jateng ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait untuk terus bersinergi mengawal ketahanan pangan Jawa Tengah dimulai dari keluarga.

Address

Jalan Gatot Subroto
Ungaran

Opening Hours

Monday 07:00 - 15:30
Tuesday 07:00 - 15:30
Wednesday 07:00 - 15:30
Thursday 07:00 - 15:30
Friday 07:00 - 11:00

Telephone

+62246923412

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dishanpan Jateng posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Dishanpan Jateng:

Shortcuts

Share