PPID Utama Provinsi Sultra

Directions Website

PPID Utama Provinsi Sultra Pengelolaan Informasi publik yang terkelola secara efektif dan terintegrasi pada Satuan Organisasi PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAERAH (PPID) UTAMA PROV. SULTRA

Gubernur ASR Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Waspadai Dampak KemarauKENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi...
19/10/2026

Gubernur ASR Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Waspadai Dampak Kemarau

KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk membangun kesadaran diri dan integritas dalam menjalankan tugas, mempercepat realisasi anggaran, serta mewaspadai dampak musim kemarau dan kabut asap.

Arahan tersebut disampaikan saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (19/10/2026). Upacara diikuti Pj. Sekretaris Daerah, staf ahli gubernur, para asisten sekda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat administrator dan fungsional, serta ASN lingkup Pemprov Sultra.

Gubernur menegaskan bahwa kesadaran ASN harus tercermin dalam kedisiplinan dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat, bukan dilayani. Menyoroti masih adanya pegawai yang terlambat mengikuti upacara, ia mengajak seluruh ASN merefleksikan tujuan pengabdiannya serta menunjukkan profesionalisme dan kontribusi nyata sesuai tugas masing-masing.

Dalam pengembangan karier, Gubernur menekankan bahwa kesempatan menduduki jabatan harus didasarkan pada kompetensi dan persyaratan jabatan. Informasi mengenai jabatan yang tersedia dapat diakses melalui situs web agar ASN mengetahui peluang yang sesuai dengan kualifikasinya.

Terkait anggaran, Gubernur menyoroti realisasi Pemprov Sultra yang hingga minggu kedua Oktober 2026 baru mencapai 62,31 persen. Memasuki triwulan IV, ia meminta Sekda bersama perangkat daerah segera menggelar rapat evaluasi untuk mengidentifikasi hambatan dan merumuskan langkah percepatan. Anggaran harus digunakan secara efektif, dengan pelaksanaan program sesuai perencanaan dan capaian yang terukur.

Gubernur juga mengingatkan ancaman kemarau berkepanjangan. Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan dalam arahannya, Sultra diperkirakan menjadi provinsi dengan periode kemarau terlama kedua di Indonesia. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran.

Menyikapi kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Gubernur meminta OPD terkait melakukan pengecekan dan mengambil langkah sesuai kewenangan untuk menangani asap serta mengantisipasi kekeringan. Ia menekankan perlunya keterlibatan bersama karena dampaknya dapat meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Menutup arahannya, Gubernur mengajak ASN membangun integritas dengan bertanya tentang apa yang dapat diberikan, bukan semata-mata apa yang didapatkan. Kesadaran ini harus diwujudkan melalui kinerja terukur dan tanggung jawab, sebab setiap amanah harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada atasan, tetapi juga kepada Allah SWT.(Wulan/Kominfo).

Foto: Laode Kaharmin dan Frans

Innalillahi wa inna ilaihi raji’unPemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan duka cita yang mendalam atas mening...
19/10/2026

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Muh. Radja Bintang Rukusala, putra kedua Bapak Dr. Ir. H. Ruksamin, pada Senin, 19 Oktober 2026, di RSK Dharmais, Jakarta.

Semoga almarhum mendapat ampunan Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini.

19/10/2026

Capaian 2 Tahun Presiden - Bangkit Dari Bencana, Membangun Kembali Kehidupan


Open House Sekolah Garuda, Siswa SMP/MTs Sultra Diajak Ikut Penerimaan Peserta Didik Baru 2027KONAWE SELATAN — SMA Unggu...
17/10/2026

Open House Sekolah Garuda, Siswa SMP/MTs Sultra Diajak Ikut Penerimaan Peserta Didik Baru 2027

KONAWE SELATAN — SMA Unggul Garuda Baru (SUGB) Konawe Selatan mengajak siswa SMP dan madrasah tsanawiyah (MTs) di Sulawesi Tenggara memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah unggulan tersebut melalui penerimaan peserta didik baru tahun 2027.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Gelar Griya (Open House) bertema Satu Tahun Sekolah Garuda Melahirkan Talenta Unggul untuk Indonesia yang digelar di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 51 sekolah dalam ekosistem Sekolah Garuda di seluruh Indonesia, yang terdiri atas empat SMA Unggul Garuda Baru dan 47 SMA Unggul Garuda Transformasi.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., M.Sc., Ph.D., mengatakan, kegiatan gelar griya memiliki sejumlah tujuan, di antaranya memperkenalkan sekolah kepada calon peserta didik dan masyarakat, sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan serta penyelenggaraan pendidikan selama satu tahun.

“Sebanyak 55 SMP/MTs kami undang untuk melihat langsung Sekolah Garuda. Harapannya, sekolah-sekolah tersebut dapat mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk mendaftar, terutama dari Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Menurut Ahmad Najib, pengenalan sekolah secara langsung menjadi bagian penting dalam menyosialisasikan penerimaan peserta didik baru tahun 2027. Para kepala sekolah, guru, dan orang tua diharapkan memperoleh gambaran mengenai fasilitas, lingkungan belajar, serta program pendidikan yang diselenggarakan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pertanggungjawaban publik atas capaian pembangunan infrastruktur dan prestasi peserta didik SMA Unggul Garuda Konawe Selatan.

Ahmad Najib juga menyampaikan bahwa pengelolaan Sekolah Garuda direncanakan bertransisi secara bertahap dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kepada Lembaga Pengelola Universitas dan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia (LPUPK-RI).

Menurutnya, lembaga tersebut dipersiapkan untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan talenta unggul nasional melalui ekosistem pendidikan yang lebih terintegrasi. Karena itu, transisi pengelolaan diharapkan semakin memperkuat dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan Sekolah Garuda.

Gubernur Lembaga Pengelola Universitas dan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia (LPUPK-RI), Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P., mengatakan, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendorong Indonesia menjadi bangsa yang maju dan mampu bersaing secara global.

Donny menjelaskan, berbagai program pendidikan yang dikembangkan pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat, Sekolah Nasional Terintegrasi, dan Sekolah Unggul Garuda, merupakan peluang bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan dengan fasilitas dan standar pembelajaran yang berkualitas.

Karena itu, ia mengajak para orang tua, guru, dan masyarakat Sulawesi Tenggara untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendorong putra-putri mereka mengembangkan kemampuan dan melanjutkan pendidikan di Sekolah Unggul Garuda.

Donny menekankan, generasi unggul tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademik. Mereka juga harus mempunyai karakter yang baik, integritas, nasionalisme, serta kecintaan terhadap tanah air.

Menurutnya, kecerdasan perlu berjalan beriringan dengan karakter dan nilai kebangsaan agar generasi muda mampu menghadapi persaingan global tanpa kehilangan identitas sebagai bangsa Indonesia.

Selain itu, kegiatan gelar griya menjadi awal transisi pengelolaan Sekolah Garuda dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kepada LPUPK-RI. Transisi ini diharapkan mendukung pengembangan talenta nasional melalui ekosistem pendidikan yang lebih terintegrasi.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Fadlansyah, menyampaikan bahwa kehadiran SMA Unggul Garuda merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan ekosistem pendidikan nasional di daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyambut baik pembangunan sekolah tersebut sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di bidang pendidikan.

Menurut Gubernur, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan arah kemajuan bangsa. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kecerdasan buatan, serta persaingan global, generasi muda perlu dibekali tidak hanya dengan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter, integritas, kreativitas, kedisiplinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kehadiran SMA Unggul Garuda di Konawe Selatan diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, budaya riset, dan inovasi, khususnya di bidang sains dan teknologi serta berbagai bidang strategis lainnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto karena telah menetapkan Sulawesi Tenggara sebagai salah satu lokasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda.

Gubernur berharap capaian satu tahun pembangunan dan penyelenggaraan SMA Unggul Garuda menjadi landasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga sekolah tersebut berkembang menjadi lingkungan belajar yang berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMA Unggul Garuda Konawe Selatan, Dian Anggraini, melaporkan bahwa sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 20 hektare. Pembangunan dimulai pada Oktober 2025 melalui peletakan batu pertama.

Sementara kegiatan pendidikan mulai berlangsung pada Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran 2026/2027. Pada angkatan pertama, sekolah menerima 76 peserta didik yang berasal dari Sulawesi Tenggara dan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.

Sejak kegiatan pembelajaran dimulai, sekolah secara bertahap melaksanakan kegiatan akademik, pembinaan kedisiplinan, serta pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Dari sisi infrastruktur, progres pembangunan fisik sekolah telah mencapai sekitar 89 persen. Sejumlah fasilitas yang diperkenalkan kepada para tamu undangan meliputi ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, asrama, gedung serbaguna, dan berbagai fasilitas pendukung pendidikan lainnya.(Wulan/Kominfo)

Selamat Ulang Tahun ke-75 Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia! 🇮🇩Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara m...
17/10/2026

Selamat Ulang Tahun ke-75 Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia! 🇮🇩

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengucapkan selamat ulang tahun ke-75 kepada Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Semoga senantiasa dianugerahi kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah memimpin bangsa. Semoga setiap langkah dan pengabdian membawa manfaat bagi rakyat, memperkuat persatuan, serta mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang maju, adil, dan sejahtera.

Dari Sulawesi Tenggara, doa dan harapan terbaik menyertai perjalanan pengabdian untuk Indonesia. Bersama membangun negeri, mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan bermartabat. 🇮🇩

Selamat Hari Jadi ke-485 Kota Baubau! 🎉Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengucapkan selamat Hari Jadi ke-485 Kota B...
16/10/2026

Selamat Hari Jadi ke-485 Kota Baubau! 🎉

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengucapkan selamat Hari Jadi ke-485 Kota Baubau dan 25 tahun sebagai daerah otonom.

Terus melangkah menjadi kota yang maju, berbudaya, dan sejahtera. Semoga semangat kebersamaan dan kearifan lokal senantiasa menjadi kekuatan untuk membangun Baubau yang semakin gemilang.

Baubau Bangkit, Berbudaya dan Sejahtera!

Indeks Kualitas Udara Kota Kendari pada 16 Oktober 2026 menunjukkan kondisi yang tergolong BAIK dengan nilai ISPU sebesa...
16/10/2026

Indeks Kualitas Udara Kota Kendari pada 16 Oktober 2026 menunjukkan kondisi yang tergolong BAIK dengan nilai ISPU sebesar 37.

Parameter kritis yang menjadi acuan utama adalah PM₂.₅ dengan konsentrasi sebesar 37 µg/m³, sedangkan PM₁₀ tercatat sebesar 31 µg/m³. Kondisi ini menunjukkan tingkat kualitas udara yang sangat baik dan tidak memberikan efek negatif terhadap manusia, hewan, maupun tumbuhan, serta berada jauh di bawah ambang batas baku mutu udara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran VII.

Berdasarkan hasil pemantauan stasiun AQMS Mandonga, seluruh parameter pencemar utama seperti PM₁₀, PM₂.₅, SO₂, NO₂, dan CO berada di bawah baku mutu dan masuk dalam kategori aman. Masyarakat dapat melakukan aktivitas luar ruangan seperti biasa, namun tetap disarankan menjaga pola hidup sehat dan selalu memperhatikan fluktuasi kualitas udara di lingkungan sekitar.

🏠 Gubernur Sultra Minta Bupati dan Wali Kota Pastikan Program Bedah Rumah Tepat SasaranGubernur Sulawesi Tenggara, Andi ...
15/10/2026

🏠 Gubernur Sultra Minta Bupati dan Wali Kota Pastikan Program Bedah Rumah Tepat Sasaran

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR), meminta seluruh bupati dan wali kota mengawal pelaksanaan program bedah rumah agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Pada 2026, Sulawesi Tenggara mendapat alokasi 10.833 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp30 miliar untuk penanganan 602 unit rumah yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

Gubernur menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam proses verifikasi calon penerima, penyelesaian kendala administrasi dan teknis, serta persoalan status lahan agar pelaksanaan program berjalan lancar dan tepat sasaran.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang, diharapkan semakin banyak masyarakat Sultra yang memperoleh hunian layak, aman, dan terjangkau.

Rumah layak untuk masyarakat, kesejahteraan meningkat, ekonomi daerah semakin kuat!

Kabut Asap, Pemprov Perluas Pengukuran Kualitas Udara di SultraKENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov ...
15/10/2026

Kabut Asap, Pemprov Perluas Pengukuran Kualitas Udara di Sultra

KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperluas pengukuran kualitas udara di sejumlah kabupaten untuk mengetahui kondisi pencemaran udara di tengah kabut asap yang melanda beberapa wilayah Sultra.

Pengukuran dipimpin langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Muhammad Ali Haswandy, SE, M.Si bersama Tim Laboratorium Lingkungan DLH Provinsi Sultra di Kabupaten Bombana dan Konawe Selatan pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan serupa selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Kolaka.

Ali Haswandy, mengatakan kegiatan pengukuran tersebut dilakukan bersama tim untuk memperoleh data kualitas udara secara langsung di lapangan, khususnya pada wilayah yang terdampak kabut asap.

Pengukuran di sejumlah kabupaten ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Sultra memperluas cakupan pemantauan kualitas udara, sehingga kondisi udara di masing-masing wilayah dapat diketahui berdasarkan hasil pengukuran, bukan hanya dari pengamatan visual terhadap kabut asap.

Berdasarkan laporan pemantauan Air Quality Monitoring System (AQMS) periode 11–15 Oktober 2026, konsentrasi partikulat PM10 dan PM2.5 di stasiun Kendari, kualitas udara masih berada di bawah ambang batas baku mutu udara ambien.

Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi PM10 mengalami fluktuasi, yakni sebesar 21 pada 11 Oktober, meningkat menjadi 25 pada 12 Oktober dan 33 pada 13 Oktober. Kemudian turun menjadi 10 pada 14 Oktober sebelum kembali naik menjadi 36 pada 15 Oktober 2026.

Sementara itu, konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 33 pada 11 Oktober, turun menjadi 11 pada 12 Oktober, kemudian meningkat secara bertahap menjadi 15 pada 13 Oktober, 18 pada 14 Oktober, dan mencapai 36 pada 15 Oktober 2026.

Berdasarkan data tersebut, konsentrasi tertinggi PM10 dan PM2.5 sama-sama tercatat pada 15 Oktober 2026, masing-masing sebesar 36. Angka tersebut masih berada di bawah batas baku mutu yang dicantumkan dalam laporan, yakni 75 untuk PM10 dan 55 untuk PM2.5.

14/10/2026

Lakidende Bertransformasi, Olahraga dan Rekreasi Makin Lengkap!

Kawasan Olahraga Terpadu Lakidende disiapkan menjadi pusat olahraga dan rekreasi modern di Sulawesi Tenggara. Mulai dari jogging track, lapangan padel, tenis, kolam renang, hingga skatepark dan area bermain anak, semuanya dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat dan kebersamaan keluarga.

💪 Lakidende bukan sekadar tempat berolahraga, tetapi ruang tumbuhnya prestasi dan kreativitas generasi muda Sultra!

Address

Kendari
93121

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PPID Utama Provinsi Sultra posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share