Watansoppeng

Watansoppeng Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Watansoppeng, Public & Government Service, watansoppeng, Watansopeng.

12/02/2020
TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Wakil Bupati Soppeng, Supriansa, sempat curhat saat menerima rombongan management tribun tim...
28/07/2016

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Wakil Bupati Soppeng, Supriansa, sempat curhat saat menerima rombongan management tribun timur didalam ruangannya.
Wakil Bupati Soppeng, Supriansa, menyampaikan niatnya akan mengakhiri masa lajangnya tahun ini.
Saya rencanakan tahun ini, akan menikah," ujar Supriansa.
"Ia mengaku sudah sudah bercita-cita untuk mengakhiri masa kesendiriannya di tahun 2016.
Karena masih sendiri tanpa pasangan, Wakil Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred), Thamzil Thahir menyindir Supriansa saat berada di Rujab Wabup.
"Disini masih kurang bunga - bunganya," ujar Thamzil.(*)

Game Pkemon GO sudah rilis ;)
07/07/2016

Game Pkemon GO sudah rilis ;)

02/04/2016

slmat berjuang menghadapi UN wahai teman sekalian

Calon bupati dan wkl bupati kab.soppeng untuk 5 tahun kedepan.
29/07/2015

Calon bupati dan wkl bupati kab.soppeng untuk 5 tahun kedepan.

11/01/2015

SOPPENG, TRIBUN-TIMUR.COM- Ratusan orang mendongak ke Sungai Asanae, Desa Mariotengnga, Kecamatan Marioriawo, Soppeng, Sabtu (10/1/2015) sore.
Sementara sungai berair bening, puluhan anggota tim SAR beraksi.
Sebagian anggota tim SAR mondar-mandir di permukaan air sungai di sela bebatuan menggunakan perahu karet.
"Kasihan, sudah dua hari dicari belum didapat," kata seorang warga sambil menempelkan dada di pagar jembatan sekitar 15 kilometer dari perbatasan Bone-Soppeng, Lamuru.
Keramaian yang kemacetan di Jl Poros Soppeng-Bone itu dipicu tenggelamnya seorang murid kelas 4 sekolah dasar, Fajar (11).
Putra pasangan Jusman- Rossi itu diduga terbawa arus sungai saat asyik mencari batu permata.
Saat sebagian warga sekitar menuju masjid untuk Salat Jumat, Fajar justru menuju Sungai Asanae.
"Anak itu mencari batu permata, saat khutbah Jumat, sekitar pukul 12.15 wita, dia terbawa arus," kata warga Soppeng, Abd Rasyid.
Warga dan Tim SAR mulai melakukan pencarian sejak Jumat sore, dilanjutkan Sabtu pagi.
Kejadian yang menimpa Fajar menggegerkan warga Kota Watansoppeng.
Ia menjadi perbincangan aktivis dan pejabat di warung-warung kopi.
"Sungai Asanae memang sering didatangi orang untuk mencari batu permata. Sejak batu permata naik daun di Soppeng, sungai itu banyak dikunjungi orang," kata Amriyadi, Ketua KPU Soppeng di Warkop Teh Susu Telur, Cabbenge, Soppeng.
Kepala Kesbangpol Soppeng, Andi Sarianto, mengatakan, Soppeng sedang dilanda demam batu.
"Di mana-mana orang bicara permata, di mana-mana orang ma'goso," kata aktivis HMI Makassar era 1980-an itu.
Di pinggir jalan raya menuju Kota Soppeng, Jl Cikke, belasan penjual batu permata berjejer.
Depan Penginapan Raodatul Jannah, sekitar 17 kilometer dari perlimaan menuju Bone, Cabbengnge, dan Watansoppeng, juga berjejer stand bebatuan cincin permata.
"Sekarang kalau orang bertemu sahabat lama di Soppeng, bukan lagi 'berapa anakmu pertanyaannya', tapi 'ada batumu' atau 'ma'gosokko?'," kata seorang pengusaha di Warkop Teh Susu Telur, Pammekka.
Menurut Sarianto, sejak warga Soppeng juara Konstes Batu di Makassar, demam permata melanda warga.
"Ada yang bilang, batu yang juara kontes di Makassar itu dari Sungai Asanae, makanya sungai itu selalu didatangi orang mencari permata," kata Amriyadi.(*)

11/07/2014

Mari kita doakan saudara-saudara kita yang ada di palestine

Ya Allah, turunkanlah azab atas orang-orang Israel, seperti Engkau memusnahkan tentara Abrahah melalui burung ababil. Ya Allah, berikanlah kesabaran dan ketabahan mendalam bagi saudara-saudara kami di Palestina ya, Allah. Ya Allah, Engkau Tuhan kami, kami hamba- Mu ya Allah. Terimalah doa kami ya Karim, ya Mujibassailin.

07/07/2014

KPU Soppeng Juga Distribusi Kotak Suara

SEMENTARA ITU, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Soppeng mulai mendistribusikan kotak suara jelang pemilihan Pilpres, 9 Juli besok. Pendistribusian kotak suara dilakukan sejak Sabtu hingga Senin (7/7) ke sejumlah PPS yang ada di wilayah Kab Soppeng dengan pengawalan pihak Kepolisian ke beberapa titik lokasi PPS di kantor lurah dan desa setempat.
Komisioner KPU Soppeng yang juga selaku Divisi Data informasi dan logistik, Muh Hasbi membenarkan kalau KPU mulai mendisribusikan kotak suara beserta kertas surat suara dan kelengkapan formulir C2.
"Jumlah TPS sebanyak 502. Kita targetkan distribusi berakhir sehari menjelang pilpres (hari ini). Distribusi dilakukan menggunakan beberapa mobil truk untuk memobilisasi kotak suara tersebut selanjutnya pihak PPS akan nantinya mendisribusikan ke TPS," ujarnya.(fir/war/c)

05/07/2014

Peredaran Uang Palsu Marak di Soppeng

Dua Tersangka Tertangkap di Hotel
WATANSOPPENG, FAJAR--Peredaran uang palsu telah meresahkan warga di Kabupaten Soppeng. Polisi yang berusaha membongkar sindikat pengedar uang palsu ini, akhirnya berhasil menangkap dua tersangka.

Dua tersangka pengganda uang palsu yang dibekuk Polres Soppeng, masing-masing Adam Nur,26, dan M Syahrul Ramadhan, 23. Dari tangan tersangka, polisi menyita tujuh lembar uang palsu pecahan Rp50.000. Uang palsu tersebut diduga kuat hendak diedarkan dengan modus menukarkan di kios atau toko.(asr/kas)

04/07/2014

Selamat Berbuka puasa Daerah soppeng dan sekitarnya

03/07/2014

Jadwal imsakiyah watansoppeng 2014

Imsak Shubuh Terbit Dzuhur Ashar Maghrib Isya' Tanggal
04:36 04:46 06:06 12:06 15:29 18:02 19:17 29 Jun
04:36 04:46 06:06 12:06 15:29 18:02 19:17 30 Jun
04:37 04:47 06:06 12:06 15:30 18:03 19:17 1 Jul
04:37 04:47 06:06 12:07 15:30 18:03 19:17 2 Jul
04:37 04:47 06:06 12:07 15:30 18:03 19:18 3 Jul
04:37 04:47 06:07 12:07 15:30 18:03 19:18 4 Jul
04:37 04:47 06:07 12:07 15:30 18:03 19:18 5 Jul
04:38 04:48 06:07 12:07 15:31 18:04 19:18 6 Jul
04:38 04:48 06:07 12:07 15:31 18:04 19:18 7 Jul
04:38 04:48 06:07 12:08 15:31 18:04 19:18 8 Jul
04:38 04:48 06:07 12:08 15:31 18:04 19:18 9 Jul
04:38 04:48 06:07 12:08 15:31 18:04 19:19 10 Jul
04:39 04:49 06:07 12:08 15:31 18:05 19:19 11 Jul
04:39 04:49 06:08 12:08 15:31 18:05 19:19 12 Jul
04:39 04:49 06:08 12:08 15:31 18:05 19:19 13 Jul
04:39 04:49 06:08 12:08 15:32 18:05 19:19 14 Jul
04:39 04:49 06:08 12:08 15:32 18:05 19:19 15 Jul
04:39 04:49 06:08 12:09 15:32 18:05 19:19 16 Jul
04:39 04:49 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 17 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 18 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 19 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 20 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 21 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 22 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 23 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 24 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 25 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:06 19:19 26 Jul
04:40 04:50 06:08 12:09 15:32 18:07 19:19 27 Jul

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA, SEMOGA IBADAH KITA DI TERIMA ALLAH SWT.

Anre Gurutta Daud Ismail (1907 - 2006)AGH Daud Ismail, sosok ulama besar Sulawesi Selatan yang memiliki peran penting te...
23/04/2014

Anre Gurutta Daud Ismail (1907 - 2006)

AGH Daud Ismail, sosok ulama besar Sulawesi Selatan yang memiliki peran penting terhadap pengembangan Lembaga Pendidikan Islam di Sulawesi Selatan. Beliau adalah salah seorang arsitek berdirinya Datud Da’wa wal Irsyad (DDI) bersama almarhum AGH Abdurrahman Ambo Dalle dan AGH Muhammad Abduh Pabbajah serta ulama-ulama sunni Sulawesi Selatan lainnya. Beliau Lahir di Cenrana Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng tahun 1907, buah perkawinan dari pasangan H. Ismail dan Hj. Pompola. Gurutta Daud Ismail juga dikenal sebagai ulama ahli tafsir bahkan ia berhasil membuat tafsir (terjemahan) Alquran sebanyak 30 juz dalam bahasa Bugis.Pada tahun 1942 istri pertamanya, yang selalu setia mendampingi perjuangan beliau berp**ang kerahmatullah di Sengkang. Dari istri pertama beliau ini dikarunia tiga orang anak, yaitu Drs H. Ahmad Daud. Sayang umur anak pertamanya ini tidak berumur sepanjang beliau. Dalam umur menjelang 50 tahun, H Ahmad Daud berp**ang kerahmatullah. Semasa hidupnya, Ahmad Daud sempat menjadi Dosen IKIP Ujung Pandang, kini Universitas Negeri Makassar. Anak kedua beliau bernama H Basri. Kepada H Basri Gurutta Daud Ismail menyerahkan pimpinan Pondok Pesantren YASRIB. Namun, lagi-lagi beliau harus kehilangan calon pengganti. H Basri ternyata mendahului sang ayah menghadap Khalik. Salah seorang lagi anak Gurutta dari istri pertamanya juga kini sudah meninggal dunia.Istri kedua Gurutta Daud Ismail bernama Hj. Farida. Dari perkawinannya dengan Hj Farida dikaruniai tiga orang anak. H. Syamsul Huda, Nurul Inayah, sekarang Pegawai Pengadilan Agama di Watang soppeng, dan Rusydi, yang sekarang jadi staf Pegawai BNI di Jakarta.Gurutta Daud Ismail mengawali pendidikannya dari kolong rumah. Di sana Gurutta mulai belajar mengaji Al quran pada orang tua kandungnya. “Nappaka lao mangngaji pasantren,” (Kemudian saya melanjutkan di pendidikan pesantren) di sejumlah ulama di Sengkang. Kebetulan waktu itu, menurut beliau sudah ada ulama-ulama besar. Antara tahun 1925 – 1929 beliau juga belajar kitab qawaid di Lapasu Soppeng Riaja, sekitar 10 KM dari Mangkoso, 40 KM dari Kota Pare Pare. Di sana Gurutta Daud Ismail belajar pada seorang ulama yang bernama Haji Daeng. Pada masa itu p**a beliau belajar kepada Qadhi Soppeng Riaja, H, Kittab.Setelah Anre Gurutta H. Muhammad As’ad kembali dari Tanah Suci dan mendirikan Pesantren Bugis di Sengkang pada tahun 1927 yang bernama Al-Madrasatul Arabiyah Al-Islamiyah (MAI), maka pada tahun 1930 Daud Ismail kembali ke Sengkang untuk belajar kepada Anre Gurutta H.M. As’ad dan termasuk santri angkatan II, setelah Anre Gurutta H. Abdurrahman Ambo Dalle. “Laing memetto gurutta Sade` usedding batena mappa`guru”, (Saya merasakan memang agak lain waktu saya belajar pada Gurutta Sade – panggilan akrab bagi Anre Gurutta Muhammad As`ad - dibanding waktu saya belajar di tempat lain), demikian kenang Gurutta Daud Ismail.Selama belajar di Sengkang beliau merasakan banyak sekali kemajuan khususnya dalam menguasai kunci ilmu-ilmu agama. Misalnya, Ilmu Qawaid, Ilmu Arodi, Ilmu Ushul Fiqhi, Ilmu Mantiq dan lain-lainnya. Hal itu cukup dirasakan oleh beliau karena metode mengajar yang diterapkan oleh Gurutta H.M. As’ad terbilang sudah lebih maju dari metode yang beliau dapatkan sebelumnya. Sehingga menurut pengakuan beliau, santri-santrinya cepat menguasai apa yang diajarkan.Salah satu kesan mendalam Gurutta Daud Ismail kepada Anre Gurutta As`ad, ketika beliau mengajarkan ilmu Arudhi. Arudhi ini beliau ajarkan setelah Shalat Isya, hingga larut malam. Bahkan terkadang sampai jam satu malam. Anehnya, Gurutta Daud Ismail hanya diajarkan satu malam ilmu Arudhi. Keesokan harinya beliau langsung diberi kitab untuk dipelajari sendiri.Inilah salah satu kelebihan dan keunikan Anre Gurutta As`ad dalam mendidik santri-santrinya. Misalnya, ketika belajar ilmu Arudhi, gurutta As’ad hanya memilih sejumlah santri pilihan untuk diajar satu malam saja memberikan penjelasan kepada santrinya tanpa buku pegangan. Namun keesokan harinya santri-santrinya telah mampu menerapkannya dalam menelaah kitab kuning. Padahal ilmu Arudhi termasuk salah satu cabang ilmu yang paling sukar dipelajari di dunia pesantren. Dan menurut Gurutta Daud Ismail, metode itu jugalah yang diterapkan Anre Gurutta Abdurrahman Ambo Dalle dalam menyusun beberapa kitab.Setelah belajar langsung kepada Anre Gurutta As`ad, di Sengkang beliau kemudian dipercayakan untuk mengajar pada tingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah, meskipun beliau tetap belajar kepada gurutta As’ad. Kebetulan pada waktu itu, belum ada tingkat Aliyah.Setelah membentuk tim pengajar, Anre Gurutta As`ad, menurut penuturan Gurutta Daud Ismail, tidak lagi langsung berhadapan dengan satri baru. Tapi hanya berhadapan langsung dengan beberapa santri senior. Dari santri senior inilah kemudian mengajarkan kepada santri yang lain.Gurutta Daud Ismail, temasuk santri yang paling disayangi oleh Anre Gurutta As`ad. Hal itu dibuktikan dengan ketatnya pengawasan kepada beliau. Beliau tidak diizinkan meninggalkan pesantren. Hingga memasuki masa sulit di mana beliau harus meninggalkan Sengkang.Pada tahun 1942, ketika pecah perang dunia II, merupakan masa sulit yang dialami Gurutta Daud Ismail. Kondisi tersebut membuat beliau terpaksa meninggalkan Sengkang untuk kembali ke kampung halamannya di Soppeng. Salah satu cobaan berat yang beliau hadapi waktu itu adalah berp**angnya kerahmatullah istri beliau, yang pertama. Namun, sayang karena usianya sehingga beliau sendiri sudah lupa siapa nama istri pertamanya itu. Dengan berat hati gurutta As’ad terpaksa harus merelakan kep**angan beliau.Tak lama kemudian, pada tahun 1942 – 1943 beliau diminta mengajar di Al-Madrasatul Amiriyah Watang soppeng menggantikan Sayyed Masse. Dan waktu itu juga beliau diangkat menjadi Imam Besar (Imam Lompo). Hingga akhirnya beliau memutuskan meninggalkan perguruan tersebut, karena dibatasi gerakannya oleh Nippon dan adanya latihan menjadi tentara Jepang (PETA).Pada tahun 1944 datang panggilan Datu Pattojo untuk memberikan pendidikan di tempatnya. Sekitar tahun 1945 beliau diangkat menjadi Qadhi Soppeng menggantikan Sayyed Masse (selama 6 tahun) hingga terbentuknya Departemen Agama Kab. Bone pada tahun 1951 yang membawahi wilayah Soppeng. Lalu kemudian diangkat kepenghuluan yang bertempat di Watampone.Karena wasiat dari gurutta As’ad, bahwa Gurutta Daud Ismai harus kembali ke Sengkang untuk memimpin MAI. Maka meskipun dengan resiko harus meninggalkan status pegawai negerinya, pada tahun 1953 beliau kembali ke Sengkang untuk memimpin MAI dan pada masa beliaulah MAI diintegrasikan menjadi Al-Madrasatul As’adiyah (MA) untuk mengenang jasa-jasa Anre Gurutta As’ad.Namun. Gurutta Daud Ismail hanya menetap dan memimpin MA Sengkang, selama 8 tahun. Karena adanya desakan dari Soppeng agar beliau kembali membina madrasah di daerahnya. apalagi waktu itu beliau merasa sudah ada kader-kader ulama yang dapat menggantikan beliau.Di soppeng, K.H. Daud Ismail pernah mendirikan Madrasah Muallimin. Dan pada tahun 1967 diangkat kembali menjadi Qadhi dan membentuk Yayasan Perguruan Islam BOW. Beliau juga pernah membentuk organisasi Badan Amal. Dan hingga sekarang beliau tetap membina Ponpes Yasrib.Adapun karya tangan yang pernah beliau tulis, antara lain Ashshalatu Miftahu Kulli Khaer (bahasa Bugis), Carana Puasae dan Tafsir dan Tarjamah Al-Qur’an 30 Juz dalam bahasa Bugis. Yang terakhir ini merupakan karya terbesar beliau.Gurutta Haji Daud Ismail meninggal dunia, Senin malam (21/8) pukul 20:00 Wita di rumah sakit Hikmah Makassar dalam usia 99 tahun, setelah menjalani perawatan selama tiga pekan akibat usia lanjut. (PAJ-97)

Address

Watansoppeng
Watansopeng
98011

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Watansoppeng posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share