Wonogiri Online

Wonogiri Online Wonogiri, (bahasa Jawa: wanagiri, secara harfiah "Hutan di Gunung"), adalah sebuah daerah kabupaten di Jawa Tengah. Ibu kotanya terletak di Wonogiri Kota.

Secara geografis lokasi Wonogiri berada di bagian tenggara Provinsi Jawa Tengah. Bagian utara berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo, bagian selatan langsung di bibir Pantai Selatan, bagian barat berbatasan dengan Wonosari di provinsi Yogyakarta, Bagian timur berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur, yaitu Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan. Luas kabupaten ini 1.822,37 km² dengan populasi 1,5 juta jiwa.

18/08/2012

SALAT IDUL FITRI, Demi Ketenteraman, Bunyi Lonceng Dan Misa Diundur

WONOGIRI-Demi menjaga ketenteraman beragama di Wonogiri, umat katolik Santo Yohanes Rasul, Wonogiri mengundurkan jadwal misa dan bunyi lonceng gereja. Selain itu, umat katolik juga mempersilakan halaman gerejanya dipergunakan untuk parkir jika lokasi parkir di sekitar Alun-alun Giri Krida Bakti, Wonogiri tidak cukup.
“Umat Katolik Wonogiri juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin, semoga Tuhan selalu melimpahkan taufik dan hidayahnya kepada bangsa kita tercinta. Sebagai rasa solidaritas sesama umat beragama, pada Minggu (19/8) jadwal misa dan bunyi lonceng di gereja diundur karena bersamaan dengan Salat id yang dilakukan umat muslim,” ujar Pengurus tim kerja Hubungan Antar Keagamaan (HAK) Paroki Wonogiri, Liliek Dwi Sularyanto, Kamis (16/8).
Dijelaskannya, bunyi lonceng gereja sebagai tanda sembahyang pagi biasa dilakukan jam 06.00 WIB namun pada Minggu besok akan dilakukan pukul 08.00 WIB. Menurutnya, bunyi lonceng diundur karena misa pertama juga diundur dan dimulai pada pukul 08.30 WIB. “Biasanya, misa pertama dilakukan pukul 07.00 WIB tetapi diundur pada pukul 08.30 WIB untuk menjaga kekhusyukan umat muslim dalam beribadah Salat Id.”
Lebih lanjut Liliek, menyatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan personal polres, ormas pemuda keagamaan di Wonogiri dan Lembaga Pemberdayaan Kerukunan Umat Beragama (LPKUB) Wonogiri untuk bekerja sama dalam mengamankan situasi lingkungan. “Umat muslim yang membawa kendaraan bisa diparkir di halaman gereja katolik. Keamanan kendaraan akan dijaga oleh para pemuda katolik/gereja.”
Terpisah, Ketua YKUB Wonogiri, H Nurhadi Syafei, menyatakan, sikap umat non-Islam itu harus didukung agar ketenteraman Wonogiri terjamin. “Sikap tersebut perlu ditiru oleh semua pemimpin agama di Indonesia. Sikap umat non-Islam itu merupakan perwujudan sila ketiga Pancasila, bahwa Persatuan Indonesia dan menjaga NKRI. Jika perlu, umat muslim juga melakukan penjagaan di lingkungan tempat ibadah umat lain sewaktu merayakan hari raya.”

18/08/2012

UPACARA UNIK: Di Tengah Waduk Gajah Mungkur, Nasionalisme Digelorakan

Masyarakat Gajah Mungkur (MGM) yang merupakan gabungan dari nelayan kawasan Waduk Gajah Mungkur dan masyarakat di sekitar waduk memiliki cara yang berbeda untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI. Mereka mengadakan upacara bendera yang jatuh pada 17 Agustus itu di atas perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) dengan menggunakan perahu.
Di atas air, peserta upacara yang mayoritas nelayan itu dengan khidmat mengikuti semua prosesi mulai dari mengerek bendera, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, pembacaan Pancasila dan amanat pembina upacara. Jumat (17/8/2012) pukul 09.00 WIB, sekitar 750 orang yang berada di 200 unit perahu itu telah siap di tengah waduk. Mereka tetap berdiri dengan sikap sempurna di atas perahu masing-masing walaupun panasnya sinar matahari menyengat kulit. Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Wonogiri, Pranoto, bertindak sebagai pembina upacara.
“Kegiatan ini mampu memberi nuansa berbeda dalam peringatan Hut Kemerdekaan RI. Juga mampu memperlihatkan rasa persaudaraan, gotong-royong dan toleransi. Selain itu, sebagai wujud nyata rasa nasionalisme dan penyatuan diri antar nelayan,” katanya saat memberikan amanat.
Menurut Ketua MGM, Bondan Sejiwan Boma Aji, upacara kali ini mengundang lebih banyak warga. Sebab dalam upacara yang digelar kali kedua ini, panitia mengundang nelayan dari empat kecamatan yakni Wonogiri, Wuryantoro, Nguntoronadi dan Ngadirojo. Sedangkan dalam upacara sebelumnya, hanya diikuti warga dari Kecamatan Wonogiri. Untuk mempersiapkan upacara itu, ia mengadakan latihan selama satu bulan.
“Ke depan, kegiatan ini mampu merangkul lebih banyak lagi nelayan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat. Kegiatan ini akan kami masukkan dalam agenda tahunan,” katanya saat ditemui wartawan seusai upacara. Menurutnya, ide upacara di atas perairan WGM ini, berasal dari nelayan yang ingin mengadakan upacara dengan suasana yang berbeda. Ia pun memfasilitasi keinginan nelayan itu dan ternyata mampu dilakukan dengan lancar layaknya di darat.
Seusai upacara, panitia mengadakan lomba panjat pinang di kawasan waduk. Ada 15 kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari lima orang. Salah satunya Sikung, 40, dan empat orang rekannya yang menamakan dirinya Kelompok Pandawa. Saat itu, kelompoknya yang kali pertama mampu mengambil hadiah yang tergantung di atas bilah bambu setinggi 8,5 meter itu.
Dalam lomba itu, panitia menyediakan hadiah utama berupa dua ekor kambing, uang tunai dan suvenir dari MGM. Bondan berharap kegiatan itu mampu menjadi ikon Kabupaten Wonogiri dan semakin meningkatkan popularitas WGM.

18/08/2012

PENGAMANAN LEBARAN: Petugas Posko Perlu Diberi Insentif

WONOGIRI-Pemkab Wonogiri diimbau memberi honor lembur bagi petugas posko Lebaran salah satunya petugas medis. Pasalnya, mereka harus merelakan hari libur yang seharusnya menjadi hak mereka, untuk menjalankan tugas di luar jam kerja.
Seorang anggota DPRD Wonogiri, Samino, mengatakan selama ini belum ada anggaran khusus untuk petugas di posko Lebaran, sedangkan kegiatan itu selalu ada setiap tahun. “Sebaiknya, pemerintah daerah memikirkan hal itu. Tidak perlu dalam jumlah besar, tetapi itu sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah untuk pengabdian mereka,” katanya.
Menurutnya, apabila anggaran itu bisa diusulkan di DPRD, pihaknya optimis mayoritas anggota dewan akan sepakat untuk membantu penganggaran. Mereka yang mendapat tugas tambahan di posko itu, lanjut dia, layak diberi penghargaan. “Walaupun itu merupakan bagian dari tugas mereka sebagai pegawai negeri, tetapi tidak ada salahnya memberi insentif yang layak. Tugas saat lebaran merupakan salah satu tugas penting,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, Widodo, menyatakan petugas yang berjaga di posko Lebaran akan diberi libur pengganti. “Sebenarnya, itu merupakan bagian dari tugas mereka. Tapi, kami juga merasa peduli dan mereka akan kami beri insentif selayaknya,” ujarnya. Menurutnya, pemerintah tidak harus mengalokasikan anggaran khusus untuk insentif petugas yang berjaga saat Lebaran. Insentif itu, lanjut dia, bisa diambil dari anggaran uang lembur di dinas.

18/08/2012

E-KTP: Mumpung Pulang, Pemudik Lakukan Rekam Data

WONOGIRI - Pemudik di Wonogiri mulai merekam data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di daerah asal mereka, memanfaatkan waktu libur Lebaran. Salah satunya di Kecamatan Selogiri, Sabtu (18/8/2012).
Seorang pemudik asal P**e, Selogiri, Agung, yang bekerja di Surabaya melakukan rekam data di Kantor Kecamatan Selogiri.
“Sebenarnya saya sudah mendapat undangan Juli, tapi saya tidak bisa pulang. Jadi, ini sekaligus pulang kampung,” katanya saat ditemui Solopos.com di kantor Kecamatan Selogiri, Sabtu.
Camat Selogiri, Bambang Haryanto, mengatakan mayoritas pemudik adalah penjual jamu dan bakso. Dari sekitar 60.000 orang, ada 19%-21% perantau. “Kami tetap melayani pukul 07.00 WIB-16.00 WIB. Libur tanggal 19 dan 20. Ada beberapa desa yang meminta waktu khusus dan akan kami jadwalkan,” ujarnya.

20/07/2012

Kami segenap admin Wonogiri Online mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1433 H,mohon maaf lahir dan batin ^_^

14/07/2012

JARING PELANGGAN, PDAM Wonogiri Gelar Promo Ramadan

WONOGIRI-Guna menjaring kaum boro pulang kampung, pengelola PDAM Giri Tirta Sari (GTS), Wonogiri mengelar Gebyar Promo Ramadan. Promo pemasangan sambungan rumah baru itu senilai Rp800.000/SR atau lebih ringan Rp450.000 itu akan dilakukan sejak 16 Juli hingga 5 September mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Direktur PDAM GTS Wonogiri, H Suharno saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Jumat (13/7/2012). “Kami akan jemput bola bagi perantau yang biasa pulang kampung di saat Lebaran dengan promo Ramadan 2012. Promo ini kali kedua setelah dilakukan pada Hari Jadi Wonogiri Mei lalu dan promo kali ketiga akan dilaksanakan Desember mendatang.”
Lebih lanjut Suharno menjelaskan, promo digelar karena cadangan SR mencapai 6.000 buah. Mantan Kepala Dinsos Wonogiri mengaku, selama promo menargetkan 500 SR baru sehingga selama tiga kali promo akan terjaring 1.500 pelanggan baru.
“Sekarang pelanggan PDAM berjumlah 25.500 orang. Sedangkan cadangan SR tersebar di 17 dari 25 kecamatan di Wonogiri.”

14/07/2012

MAYAT PRIA Tak Dikenal Ditemukan Di Pinggir Jalan Selogiri

WONOGIRI-Warga Dusun Jetak, Desa Bendi, Kecamatan Selogiri, Wonogiri digegerkan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas. Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan di pinggir jalan oleh anggota Polsek Selogiri yang berpatroli, Rabu (11/7/2012) sekitar pukul 23.30 WIB.
Warga sekitar lokasi penemuan mayat, menduga korban pembunuhan karena ada luka goresan dekat lehernya. Ketika dugaan ini dikonfirmasikan Solopos.com ke Kapolres Wonogiri, AKBP Ni Ketut Sw****ka, Kamis (12/7/2012), mengatakan korban belum dapat dipastikan sebagai korban pembunuhan.
Karena, lanjut Kapolres, mayat yang dibuang di pinggir jalan biasanya orang gila meninggal dunia, atau korban kejahatan. Pihaknya sudah memerintahkan Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Sukirwanto untuk melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan tim RSUD Wonogiri.
“Masih dilakukan penyelidikan, agar diketahui korban apakah korban kejahatan atau bukan,” tegas Kapolres.
Korban ditemukan di tepi jalan oleh patroli Polsek Selogiri yang dipimpin Aipda Nur Arifin. Ciri-ciri korban, mengenakan baju lengan pendek warna putih, celana panjang cokelat, usia sekitar 40 tahun. Di saku celana korban ditemukan enam kunci rumah dan uang recehan.

14/07/2012

Sekilas Info

ROTASI PNS: 89 PNS Wonogiri Dirotasi, Bupati Minta Jangan Bergunjing

WONOGIRI-Bupati Wonogiri, H Danar Rahmanto merotasi 89 PNS-nya yang menduduki eselon III, IV dan V, di pendapa rumah Dinas Bupati, Jumat (13/7/2012). Bupati menegaskan, rotasi hal wajar bagi PNS untuk meningkatkan karier dan pengisian kekosongan jabatan karena pejabat lama telah pensiun.
Bupati meminta, semua PNS memahami rotasi tersebut. Bagi para PNS yang tak senang di posisi baru, Bupati berpesan agar tak bergunjing sedangkan yang merasa sangat senang di posisi barunya tak girang.
“Jadi, jangan ada suasana sedih atau girang karena mutasi proses biasa. Tak perlu ada pergunjingan seusai meninggalkan lokasi pelantikan. Selepas dilantik, hendaknya semua PNS segera berkiprah melayani masyarakat karena banyak tugas yang belum selesai,” tegasnya.
Hadir semua camat, Kepala Dinas seluruh SKPD di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri, Letkol (Inf) Murdjoko, Kabag Sumda Polres Wonogiri, Kompol Suparso, Ketua DPRD Wonogiri, Wawan Setya Nugraha dan anggota Sugiyarto. Dari 89 PNS yang tak hadir satu orang, yakni Bambang Irianto yang dipindahtugaskan sebagai Kepala TU SMPN 4 Pracimantoro.
Diingatkan Bupati, seseorang yang tak puas di posisi baru hendaknya tak terpaku. “Padahal masih ada pintu lain yang terbuka. Keterpakuan justru akan menutup pandangan seseorang sehingga tak kreatif dan inovatif. Di era sekarang, PNS meski berkreasi tak hanya menunggu perintah atasan. Harus punya ide dan gagasan untuk memanjakan masyarakat.”
Kabag Humas Pemkab Wonogiri, Waluyo menyatakan ke-89 PNS itu terbagi atas 14 PNS eselon III, 67 PNS eselon IV dan 8 PNS eselon V. Data di BKD dari 89 PNS yang dilantik, di antaranya Teguh Setiyono yang menjabat Camat Baturetno menggantikan Tarmanto yang pensiun. Posisi Teguh ini kembali ke posisi empat tahun lalu karena sebelumnya menjabat Kabag Kerja Sama.
Posisi Kabag Kerja Sama ditempati Edy Martono yang dahulu menjadi Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT). Kepala KPPT baru dijabat oleh Eko Subagyo yang sebelumnya menjadi Kabag Hukum. Posisi Kabag Hukum digantikan Imron Ruspandi. Selain itu, Camat Giritontro, Kuswandi dipindahtugaskan menjadi Sekretaris Disnakertrans Wonogiri.

Jempole yo lur ^_^

08/07/2012

KEBAKARAN Rumah Pensiunan Polisi, Kerugian Ditaksir Rp260 J

WONOGIRI-Kebakaran rumah dialami Sumarji, 67, pensiunan polri, Jumat (6/7/2012) petang. Api melalap benda-benda yang mudah terbakar dan tumpukan kayu di rumah warga Kedungringin RT 003/RW 013, Kelurahan Giripurwo, Wonogiri.
Api juga merembet dan membakar atap rumah bagian belakang milik Dasiman, 62, yang juga pensiunan polri. Rumah tersebut berhimpitan dengan rumah korban sehingga api membakar atap kamar tidur bagian belakang. Api berhasil dilokalisasi oleh anggota pemadam kebakaran sehingga tak meluas. Selain itu, petugas PLN Wonogiri juga memutus aliran listrik di sekitar lokasi.
Kerugian ditaksir senilai Rp260-an juta terdiri atas rumah Warji senilai Rp250 juta dan Dasiman sekitar Rp10 juta. Tak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Saat kejadian di rumah Sumarji terdapat tujuh penghuni.
Yakni Warji dan istri, anaknya bernama Ari dan empat cucu terdiri atas Dea, 12, Bintang, 5, Hanifah, 7 dan Biran, 8. Petugas pemadam kebakaran dan SAR Wonogiri mampu memadamkan api setelah dua jam berkiprah. Polisi yang ikut mengamankan lokasi dan melakukan pendataan masih mencari penyebab kebakaran. Kabar yang berkembang di lokasi kejadian, api diduga berasal dari konsleting aliran listrik. Pemilik rumah, Ny Marji mengungsi di rumah tetangga depan rumah. Dia bercerita, saat kejadian dirinya bersama suaminya sedang menggoreng ikan untuk lauk cucunya.
“Saat menggoreng ikan tiba-tiba terdengar suara plethok dari atas. Saya pun bergegas membuka pintu dapur ke arah tumpukan kayu. Ternyata api sudah membakar atap rumah seperti membentuk lingkaran,” ujarnya.
Diceritakannya, tumpukan kayu jati tersebut rencanakan akan dipergunakan merehab rumah. “Uang tunai dan gaji ke-13 serta uang hasil jualan kelontong berjumlah sekitar Rp7,6 juta juga ikut terbakar. Sementara kelontong dan tabung gas di kios diselamatkan oleh tetangga.”
Ari menambahkan, dirinya tak mengetahui secara pasti asal api karena hanya mendengar suara plethok dari atap rumah. “Tiba-tiba lampu padam dan gelap. Saya bingung dan menyeret ibu dan bapak untuk keluar rumah. Anak-anak juga kami suruh keluar.”
Sedangkan, Hasibuan tetangga sebelah barat korban bercerita, kejadian sekitar pukul 18.30 WIB. “Saya hanya mendengar suara kretek-kretek seperti suara kembang api. Saya pun berlari keluar rumah setelah melihat keluar kok ada warna merah menyala dari belakang rumah.”
Baca Juga:

PEMKAB WONOGIRI-PACITAN Gelar Laga PersahabatanWONOGIRI-Unsur Muspida Wonogiri, Jateng dan Pacitan, Jatim menggelar laga...
08/07/2012

PEMKAB WONOGIRI-PACITAN Gelar Laga Persahabatan


WONOGIRI-Unsur Muspida Wonogiri, Jateng dan Pacitan, Jatim menggelar laga persahabatan cabang olahraga, Sabtu (7/7/2012). Tiga cabang dipertandingkan di dua tempat terpisah. Yakni laga voli yang mempertemukan pimpinan Muspida kedua kabupaten digelar di halaman Kantor Pemkab Wonogiri.
Sedangkan laga bulutangkis dan tenis lapangan dilaksanakan di GOR Giri Mandala, Wonogiri. Menurut Kabag Humas Pemkab Wonogiri, Waluyo, laga tersebut merupakan laga balasan karena beberapa bulan lalu, Muspida Wonogiri telah datang ke Pacitan. Bupati Wonogiri, H Danar Rahmanto mengatakan, menjalin persahabatan lebih langgeng dibanding dengan koalisi.
“Di partai politik sahabat sejati adalah kepentingan sehingga lebih pada koalisi. Persahabatan olahraga antara Wonogiri dengan Pacitan akan langgeng karena dua daerah saling membutuhkan.”
Sementara itu, Bupati Pacitan, H Indartato mengaku sebagian warganya juga menikmati program di Wonogiri, seperti sekolah dan rumah sakit.
“Kami itu heran, kenapa warga Pacitan lebih senang berobat ke Wonogiri dibanding ke Pacitan. Saat kami bezuk ke RSUD Wonogiri bisa 10 warga Pacitan yang dirawat.”
Sementara itu, laga voli yang bermaterikan unsur Muspida dimenangkan oleh tim voli Pacitan 25-23, 25-23 dan 26-24.

08/07/2012

PPDB: Sekolah Negeri Di Wonogiri Perpanjang Masa PPDB

WONOGIRI-Mayoritas sekolah negeri di Wonogiri, SMP, SMA dan SMK masih akan membuka kembali Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2012/2013. Karena kuota siswa belum terpenuhi.
Data di Bidang SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri yang diperoleh Solopos.com, Jumat (6/7/2012), sekolah negeri yang tak terpenuhi kuota mencapai lebih dari 50%.
Seperti di SMP tercatat sekitar 56% sekolah negeri atau 42 sekolah dari 75 sekolah belum terpenuhi kuota siswa barunya. Kondisi serupa juga dialami di tingkat SMKN yang mencapai 57,14% karena dari tujuh SMKN hanya tiga yang pendaftarnya melebihi kuota. Yakni di SMKN 1 Wonogiri dari kuota 396 siswa jumlah pendaftar mencapai 639 orang, SMKN 2 Wonogiri kuota berjumlah 416 anak jumlah pendaftar sebesar 664 orang dan SMKN 1 Bulukerto memiliki kuota 228 siswa jumlah pendaftar mencapai 334 orang.
Di tingkat SMA dari 10 SMAN hanya SMAN 1 Baturetno yang jumlah pendaftarnya melebih kuota, yakni kuota 320 siswa jumlah pendaftar 379 orang. Sembilan SMAN yang lain atau 90% kuotanya tidak terpenuhi. Di SMAN 3 Wonogiri, menurut Wakasek Kehumasan, Amiko Quinamo, kuota siswa baru sebanyak 320 anak reguler ditambah 24 untuk prigram CI-BI, jumlah pendaftarnya hingga penutupan Kamis berjumlah 189 orang atau kurang 155 orang.
Hal sama disampaikan Kepala SMAN 1 Pracimantoro, Sumarman. Menurutnya, jumlah pendaftar sebanyak 184 orang sedangkan kuotanya 224 anak. “Jadi masih kekurangan 40 calon siswa ditambah lagi 24 siswa untuk kelas program baru.”
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri, H Siswanto didampingi Kasi Kurikulum Bidang SMP/SMA, Sutardi saat ditemui Espos menyatakan, pihaknya telah memanggil para pengelola sekolah yang tak terpenuhi kuota. “Bagi sekolah negeri yang belum terpenuhi kuota diperbolehkan membuka pendaftaran lagi hingga hari pertama masuk sekolah.”
Mantan Kabid SMP dan SMA Disdik Wonogiri ini menduga, faktor utama kekurangan pendaftar adalah terlalu percaya dirinya para pengelola SMA. “Bisa dilihat di baliho atau spanduk yang tertempel di pinggir jalan. Sangat sedikit SMA yang memasang, justru SMK dan sekolah swasta yang proaktif.”
Salah seorang orangtua siswa, Ari Purnomo menyatakan, dirinya tak menyekolahkan anaknya ke jenjang SMA karena takut biaya tinggi ke perguruan tinggi. “Anak saya mendaftar di SMK karena jika lulus sudah memiliki keterampilan dan bisa bekerja. Orang hidup yang dituju adalah mendapatkan pekerjaan sehingga tidak perlu bersekolah tinggi-tinggi. Apalagi melanjutkan perguruan tinggi bisa dilakukan saat bekerja.”

02/07/2012

*Sekilas Info*

Polres Wonogiri Gelar HUT Bayangkara ke 66

INFOWONOGIRI.COM – WONOGIRI – Hari ini, Minggu (1/7) digelar upacara dalam rangka hari ulang tahun Bhayangkara ke 66 tahun. Tema ulang tahun korp berseragam coklat-coklat kali ini adalah “Pelayanan Prima, Anti KKÑ, Anti Kekerasan, Memantapkan Kamtibmas dan Supremasí Hukum Guna Mendukung Pembangunan Nasional.
Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Sw****ka S*K menjadi inspektur upacara yang diselenggarakan di halaman Mapolres Wonogiri. Upacara diikuti oleh Jajaran Polres Wonogiri dan Jajaran Polsek se Kabupaten Wonogiri beserta sekira 763 anggota pengayom dan pelindung masyarakat ini.
Upacara yang dimulai sekira pukul 07.30 itu adalah mendengarkan sambutan Kapolri Jendral Polisi Timur Pradopo yang dibacakan oleh Kapolres Wonogiri. Saat pembacaan sambutan setebal delapan halaman itu sempat diwarnai kerusakan mic pengeras suara lebih dari 10 kali, sehingga suara pembacaan sambutan terputus tak terdengar.
Sehingga sambutan Kapolres sempat beberapa kali terhenti sejenak. Dampak lain suara Kapolres nyaris tidak terdengar karena kalah bising dengan lalulintas kendaran yang melintasi jalan raya Wonogiri-Wuryantoro, tepat di depan halaman Mapolres. Namun demikian sambutan tetap tuntas dibacakan Kapolwan itu.
Menurut panitia penyelengara, sebelum dimulai upacara, terlebih dahulu telah digelar gladi bersih upacara. Selama gladi kotor dan gladi bersih suara mic tidak ada gangguan. Dimungkinkan penyebab kerusakan mic tersebut karena ujung mic dipegang, sehingga mengalami gangguan. Mic tersebut disewa dari pengusaha rental Sound System asal Ngadirojo.
Semenara upacara tersebut, dihadiri tamu kehormatan, antara lain Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto, Wakil Bupati Yuli Handoko SE, Ketua DPRD Wonogiri Wawan Setya Nugraha SSos, Dandim Let Kol Inf Murdjoko, perwakilan Pengadilan Negeri, perwakilan Kejari, Pengadilan Agama dan Kementrian Agama, Pinpinan Cabang BRI, BNI, Bank Jateng, BKK Wonogiri Kota, perwakilan dari Pengadilan Agama.
Pada intinya, pesan Kapolri dalam rangka memantapkan kinerja kepolisian maka diperlukan pelayanan prima dari para anggotanya. Maka setiap anggota harus mau meningkatkan kualitas diri sumber daya manusia. Pesan lain, Polri harus mampu menjawab tantangan dan kritik dari berbagai lapisan masyarakat dengan kinerja yang bagus dan positif, sehingga tercipta lingkungan yang kondussif.

Sumber: www.infowonogiri.com

Address

Wonogiri
Wonogiri
15143

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Wonogiri Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Wonogiri Online:

Share