27/07/2026
Wonosobo Paragliding Culture Festival 2026 resmi ditutup pada Minggu, 26 Juli 2026, di Lapangan Desa Lengkong, Kecamatan Garung, setelah berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo ini sukses memadukan olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu perhelatan yang menarik perhatian masyarakat.
Acara penutupan dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tamu undangan, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Ketua KONI Kabupaten Wonosobo, Camat Garung, Kasat Samapta Polres Wonosobo, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan sport tourism sekaligus penguatan potensi olahraga paralayang di Kabupaten Wonosobo.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, jajaran Forkopimda menyerahkan penghargaan kepada para atlet paralayang yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi. Prosesi tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sportivitas, dedikasi, dan semangat para atlet yang telah menampilkan performa terbaik selama festival.
Wonosobo Paragliding Culture Festival 2026 diikuti oleh atlet-atlet paralayang yang telah bersertifikat dan profesional. Para peserta berasal dari berbagai daerah, antara lain Wonosobo, Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Purworejo, Temanggung, Banjarnegara, serta diikuti oleh seorang atlet mancanegara asal China. Partisipasi atlet dari berbagai daerah hingga mancanegara menjadi bukti bahwa Wonosobo semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan event olahraga paralayang sekaligus destinasi sport tourism yang memiliki daya tarik di tingkat nasional maupun internasional.
Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat citra Wonosobo sebagai destinasi unggulan, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui pengembangan sport tourism yang berkelanjutan.