Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Selamat datang di Halaman Facebook Resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo

Khidmat menyelimuti rangkaian peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo melalui pelaksanaan prosesi adat Tapa Bisu,...
05/08/2026

Khidmat menyelimuti rangkaian peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo melalui pelaksanaan prosesi adat Tapa Bisu, Hastungkara, dan Birat Sengkala.

Ketiga prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai wujud pelestarian tradisi sekaligus pengingat akan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur. Mari terus menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai identitas serta kebanggaan Kabupaten Wonosobo.

Dari Wonosobo untuk Dunia✨Balon Tradisional Wonosobo kembali mengukir langkah di panggung internasional melalui Festival...
04/08/2026

Dari Wonosobo untuk Dunia✨

Balon Tradisional Wonosobo kembali mengukir langkah di panggung internasional melalui Festival Internacional del Globo (FIG) 2026 yang akan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di Tahmek, Yucatán, Meksiko.

Keikutsertaan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas, dan kearifan lokal Wonosobo kepada masyarakat dunia. Melalui seni balon tradisional yang telah menjadi identitas daerah, Wonosobo membawa semangat Indonesia dalam ajang yang mempertemukan peserta dari Meksiko, Prancis, Kolombia, Brasil, El Salvador, dan Indonesia.

Mari bersama memberikan dukungan dan doa terbaik agar Balon Tradisional Wonosobo dapat tampil membanggakan, mempererat persahabatan antarbangsa, serta semakin mengangkat nama Wonosobo dan Indonesia di kancah internasional.

Karena budaya lokal layak terbang lebih tinggi dan dikenal dunia. 🇮🇩🎈

Merti Bumi Igirmranak 2026 🌾Rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam kembali berpadu dalam Merti Bumi Igir...
03/08/2026

Merti Bumi Igirmranak 2026 🌾

Rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam kembali berpadu dalam Merti Bumi Igirmranak yang diselenggarakan pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Desa Wisata Igirmranak, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Tradisi tahunan ini merupakan ungkapan syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi sekaligus wujud komitmen untuk menjaga kelestarian alam. Berbagai rangkaian prosesi adat, mulai dari kirab budaya, arak tenong dan gunungan hasil bumi, pembacaan sejarah desa, pertunjukan seni tradisi, hingga doa bersama, menjadi pengingat akan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, budaya, dan lingkungan. Tradisi ini juga sarat dengan nilai gotong royong yang diwariskan lintas generasi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo beserta jajaran staf, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal yang menjadi identitas masyarakat sekaligus daya tarik wisata budaya Kabupaten Wonosobo.

Di tengah hamparan alam pegunungan yang memukau, Merti Bumi Igirmranak tidak hanya menjadi perayaan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat bumi, menjaga mata air, serta melestarikan warisan budaya agar tetap hidup dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Mari terus lestarikan budaya, rawat alam, dan jaga semangat kebersamaan dari Wonosobo untuk Indonesia. 🤍

Sobat Disparbud, Jangan Sampai Keliru Menulis Ucapan Hari Kemerdekaan! 😉🇮🇩Dalam menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia, ...
31/07/2026

Sobat Disparbud, Jangan Sampai Keliru Menulis Ucapan Hari Kemerdekaan! 😉🇮🇩

Dalam menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia, mari bersama-sama menggunakan penulisan ucapan yang tepat agar lebih sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Mari rayakan semangat kemerdekaan dengan ucapan yang benar, penuh makna, dan tetap membanggakan Indonesia.

Dirgahayu Republik Indonesia!
Indonesia Berdaulat, Adil & Makmur!

27/07/2026

Wonosobo Paragliding Culture Festival 2026 resmi ditutup pada Minggu, 26 Juli 2026, di Lapangan Desa Lengkong, Kecamatan Garung, setelah berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo ini sukses memadukan olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu perhelatan yang menarik perhatian masyarakat.

Acara penutupan dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tamu undangan, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Ketua KONI Kabupaten Wonosobo, Camat Garung, Kasat Samapta Polres Wonosobo, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan sport tourism sekaligus penguatan potensi olahraga paralayang di Kabupaten Wonosobo.

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, jajaran Forkopimda menyerahkan penghargaan kepada para atlet paralayang yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi. Prosesi tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sportivitas, dedikasi, dan semangat para atlet yang telah menampilkan performa terbaik selama festival.

Wonosobo Paragliding Culture Festival 2026 diikuti oleh atlet-atlet paralayang yang telah bersertifikat dan profesional. Para peserta berasal dari berbagai daerah, antara lain Wonosobo, Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Purworejo, Temanggung, Banjarnegara, serta diikuti oleh seorang atlet mancanegara asal China. Partisipasi atlet dari berbagai daerah hingga mancanegara menjadi bukti bahwa Wonosobo semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan event olahraga paralayang sekaligus destinasi sport tourism yang memiliki daya tarik di tingkat nasional maupun internasional.

Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat citra Wonosobo sebagai destinasi unggulan, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui pengembangan sport tourism yang berkelanjutan.

25/07/2026

🪂✨ DAY 1 | WONOSOBO PARAGLIDING CULTURE FESTIVAL 2026

Terbang tinggi, tampil beda! Hari pertama Wonosobo Paragliding Culture Festival 2026 menghadirkan aksi para atlet paralayang dengan kostum-kostum kreatif yang membuat setiap penerbangan semakin menarik.

Mulai dari kostum penjual jamu, penari Dolalak, penari Topeng, busana lurik khas Jawa, hingga maskot badut, para atlet paralayang sukses mencuri perhatian sekaligus menghibur para penonton. Perpaduan olahraga paralayang dengan sentuhan seni dan budaya menghadirkan pengalaman yang seru, kreatif, dan tak terlupakan.

Belum sempat datang hari ini? Tenang, masih ada Day 2 besok!

📅 Minggu, 26 Juli 2026
⏰ 08.00–15.00 WIB
📍 Bukit Kekep, Lapangan Desa Lengkong, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo

Ingin merasakan sensasi terbang di atas indahnya alam Wonosobo? Tandem paralayang masih dibuka untuk umum! Langsung saja datang ke Lapangan Desa Lengkong dan rasakan pengalaman melihat Wonosobo dari sudut pandang yang berbeda bersama pilot profesional.

Yuk ajak keluarga dan teman-teman untuk menyaksikan atraksi paralayang, menikmati panorama alam Wonosobo, sekaligus merasakan kemeriahan festival yang memadukan sport tourism dan budaya dalam satu perhelatan.

Cuss langsung ke lokasi! Sampai jumpa di Day 2! 🙌

25/07/2026

PISOWANAN AGUNG | PUNCAK HARI JADI KE-201 KABUPATEN WONOSOBO

Puncak peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo berlangsung khidmat melalui Prosesi Pisowanan Agung di Pendopo Bupati dan Alun-Alun Wonosobo, Jumat (24/7/2026). Sebuah tradisi yang bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah, para leluhur, serta nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Kabupaten Wonosobo.

Rangkaian prosesi semakin semarak dengan beragam pagelaran seni budaya, atraksi dari TNI, penampilan kesenian tradisional, hingga prosesi sakral Ruwat Cukur Rambut Gimbal yang menjadi salah satu warisan budaya khas Wonosobo. Setiap tahapan menjadi doa dan harapan agar anak-anak yang diruwat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kehidupan yang penuh berkah.

Usai prosesi ruwatan, rangkaian dilanjutkan dengan Larung Rambut Gimbal di aliran Sungai Serayu, kawasan Kecamatan Selomerto. Pelarungan ini menjadi simbol pengembalian segala hal yang telah diruwat kepada alam, sekaligus ungkapan syukur atas harmoni antara manusia, budaya, dan semesta yang terus dijaga oleh masyarakat Wonosobo.

Melalui Pisowanan Agung, kita diingatkan bahwa kemajuan daerah tumbuh dari akar budaya yang tetap lestari. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap warisan leluhur menjadi kekuatan untuk melangkah menuju masa depan.

Nyawiji Makarti, Wonosobo Loh Jinawi.
Dirgahayu ke-201 Kabupaten Wonosobo🩶

24/07/2026

Jejak sejarah kembali dihidupkan melalui prosesi Pengambilan Tirta Perwitosari dan Bedhol Kedhaton di Desa Plobangan, Kamis, 23 Juli 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo, prosesi adat ini menjadi pengingat akan perjalanan perpindahan pusat pemerintahan dari Desa Plobangan menuju Wonosobo saat ini.

Diawali dengan pengambilan Tirta Perwitosari, ziarah kepada leluhur, pengambilan tanah, kirab budaya, hingga pertunjukan seni tradisional, setiap rangkaian mengandung makna penghormatan kepada para pendahulu, pelestarian sejarah, serta semangat kebersamaan dalam membangun Wonosobo.

Semoga nilai-nilai luhur yang diwariskan terus menjadi inspirasi untuk mewujudkan Wonosobo yang semakin maju, sejahtera, dan tetap berakar pada budaya.

Kedhaton

Bukan sekadar rangkaian prosesi, tetapi perjalanan nilai, doa, dan penghormatan kepada leluhur yang telah membangun Wono...
23/07/2026

Bukan sekadar rangkaian prosesi, tetapi perjalanan nilai, doa, dan penghormatan kepada leluhur yang telah membangun Wonosobo. 🤍

Dalam setiap langkah Pasrah Tampi Panji, pengambilan Tirta Perwitasari dari tujuh mata air, Bedhol Kedhaton, Tapa Bisu, Hastungkara, Birat Sengkala, hingga puncaknya Pisowanan Agung, tersimpan makna tentang persatuan, rasa syukur, ketulusan, serta harapan agar Wonosobo senantiasa diberkahi keselamatan dan kemakmuran.

Tradisi ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan menjaga akar budaya, menghormati sejarah, dan merawat warisan luhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Mari terus lestarikan tradisi, jaga nilai-nilai budaya, dan bangga menjadi bagian dari Wonosobo.

✨ Selamat Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo.
Nyawiji Makarti, Wonosobo Loh Jinawi✨

Address

Jalan Kh. Abdurrahman Wahid 104
Wonosobo
321194

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 11:00

Telephone

+62286321194

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo:

Shortcuts

Share