25/05/2026
Dongkrak Ekonomi Lokal Melalui Koperasi, Pemkot Yogyakarta Luncurkan Unit Usaha WAMIRA
Kota Yogyakarta - Peluncuran unit usaha Koperasi Kelurahan Merah Putih bernama WAMIRA (Warung Milik Rakyat) di Kelurahan Giwangan, patut diapresiasi sebagai terobosan strategis Pemkot Yogyakarta di bawah kepemimpinan, Hasto Wardoyo. Program ini bukan sekadar warung biasa, melainkan instrumen konkret, untuk memutus rantai distribusi pangan panjang yang selama ini kerap menjadi biang lonjakan harga. Dengan subsidi biaya distribusi Rp2.000 per kilogram dan pasokan 5.000 kilogram bahan pokok, WAMIRA hadir sebagai benteng nyata melawan inflasi.
Kadri Renggono, Asisten Perekonomian Setda Kota Yogyakarta, menjelaskan bahwa integrasi lima Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi bukti kolaborasi lintas wilayah yang matang. Dukungan penuh dari Bank Indonesia, BPD DIY, hingga Bulog, menunjukkan sinergi sektor hulu-hilir berjalan harmonis. Warga tak perlu lagi jauh-jauh mencari kebutuhan pokok, karena WAMIRA hadir dekat permukiman dengan harga di bawah pasar.
Sambutan hangat juga datang dari legislatif. Susanto Dwi Antoro, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, optimistis model koperasi berbasis kelurahan ini layak menjadi percontohan nasional. “Belanja di lingkungan sendiri memperkuat perputaran ekonomi lokal,” tegasnya. Dukungan politik ini menjadi penting, agar program tidak berhenti di peluncuran, melainkan bereplikasi ke lebih banyak kelurahan.
Yang tak kalah membanggakan, generasi muda turut ambil bagian melalui sayembara desain logo yang dimenangkan oleh Sofia Fiqri Syadiira. WAMIRA bukan sekadar warung, tetapi gerakan kolektif membangun kemandirian ekonomi dari, oleh, dan untuk masyarakat. Kini saatnya warga bergerak bersama, bela dan beli produk sendiri, karena kekuatan ekonomi sejati lahir dari gotong royong.
Selengkapnya di dprd.jogjakota.go.id