Balai Bahasa Provinsi DIY

Balai Bahasa Provinsi DIY Balai Bahasa Provinsi DIY
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Pengolahan Data Pemetaan Sastra Lisan dan Monitoring EvaluasiBalai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelengg...
28/07/2026

Pengolahan Data Pemetaan Sastra Lisan dan Monitoring Evaluasi

Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pengolahan Data Pemetaan Bahasa dan Sastra Lisan Jawa yang berlangsung selama 3 hari, Selasa hingga Kamis, 28—30 Juli 2026, bertempat di Ruang STA, Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses pengambilan data pemetaan bahasa dan sastra lisan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Tim Pemetaan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di wilayah DIY. Setelah data lapangan berhasil dihimpun, tahap selanjutnya adalah pengolahan data tersebut bersama para narasumber yang terlibat langsung dalam proses pengumpulan informasi kebahasaan dan kesastraan lisan.

Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.00—16.00 setiap harinya ini turut mengagendakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang akan dilakukan oleh Tim Pelindungan Badan Bahasa. Monev tersebut bertujuan untuk memastikan proses pengolahan data pemetaan sastra lisan berjalan sesuai dengan kaidah dan standar yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berharap dapat menghasilkan data pemetaan bahasa dan sastra lisan Jawa yang akurat dan komprehensif, sekaligus memperkuat upaya pelindungan bahasa dan sastra daerah sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Implementasi Krida Kebahasaan di SLB A YAKETUNISHalo, Sahabat Bahasa!Suasana hangat dan penuh semangat literasi mewarnai...
28/07/2026

Implementasi Krida Kebahasaan di SLB A YAKETUNIS

Halo, Sahabat Bahasa!

Suasana hangat dan penuh semangat literasi mewarnai pelaksanaan kegiatan Krida Kebahasaan di SLB A YAKETUNIS. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini didampingi oleh Ibu Nuryati. Melalui media komik, para siswa diajak mengenal kearifan lokal dengan cara yang inklusif, menarik, dan menyenangkan.

Pada kegiatan kali ini, para siswa mempelajari tokoh Darmo dalam cerita berjudul Darmo dan Mantra Ketulusan. Kisah tersebut diadaptasi dari naskah kuno Yogyakarta berjudul Sastro Ageng Darmo yang ditulis oleh seorang pujangga pada tahun 1822. Naskah aslinya dikenal dengan judul Beton Papat Gosong Kabeh. Melalui kisah Darmo, para siswa belajar mengenai nilai-nilai kesabaran, ketulusan hati, dan kepatuhan kepada guru.

Kegiatan yang dipandu oleh Kak Gayuh, Kak Krisna, Kak Nana, Kak Lulu, dan Kak Rifki ini dikemas secara interaktif melalui berbagai aktivitas, antara lain sebagai berikut.

1. Mengasah kemampuan berbahasa melalui kuis kosakata bahasa Jawa krama inggil, seperti dhawuh , sekawan, dan mersani.
2. Menanamkan etika berbahasa melalui lagu tentang unggah-ungguh sebagai pengingat untuk membiasakan penggunaan ungkapan sugeng enjang, matur nuwun, amit, dan nyuwun pangapunten dalam kehidupan sehari-hari.
3. Meneladani nilai-nilai luhur melalui pembelajaran karakter Darmo yang tulus, sabar, dan patuh kepada guru meskipun menghadapi berbagai tantangan dari lingkungan sekitarnya.

Salah satu momen yang paling berkesan adalah penampilan Artur, salah seorang peserta, yang mampu menghitung hari lahir berdasarkan tanggal dan tahun dengan sangat cepat. Kemampuan tersebut mengundang decak kagum para peserta dan pendamping kegiatan.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Balai Bahasa Provinsi DIY dalam melestarikan bahasa Jawa sekaligus menanamkan nilai-nilai budi pekerti luhur kepada generasi muda, termasuk peserta didik di sekolah luar biasa. Melalui kegiatan yang inklusif seperti ini, diharapkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah terus tumbuh di kalangan anak-anak tanpa terkecuali.

Balai Bahasa Provinsi DIY Terima Kunjungan Siswa SMP IT Masjid Syuhada dalam Rangka MPLS 2026Sebanyak 24 siswa kelas VII...
14/07/2026

Balai Bahasa Provinsi DIY Terima Kunjungan Siswa SMP IT Masjid Syuhada dalam Rangka MPLS 2026

Sebanyak 24 siswa kelas VII SMP Islam Terpadu Masjid Syuhada (SMP IT Masjid Syuhada) Yogyakarta berkunjung ke Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 bagi peserta didik baru.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY, Drs. Umar Solikhan, M.Hum., menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan peran dan tugas Balai Bahasa kepada para peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi kebahasaan dan pengenalan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) oleh Ahmad Khoirussalim, S.S., dan Aji Prasetyo, S.S.

Melalui kunjungan ini, para siswa diharapkan memperoleh wawasan mengenai kebahasaan, mengenal fungsi Balai Bahasa sebagai instansi yang melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa serta sastra, serta menumbuhkan motivasi untuk meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia sejak dini.

Duta Bahasa Provinsi DIY Implementasikan Krida "SWARA" di SD Negeri Grojogan BantulBalai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa...
14/07/2026

Duta Bahasa Provinsi DIY Implementasikan Krida "SWARA" di SD Negeri Grojogan Bantul

Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Koordinator Duta Bahasa, Nuryati, S.S., mendampingi pelaksanaan implementasi krida kebahasaan Duta Bahasa Provinsi DIY Tahun 2026 di SD Negeri Grojogan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, pada Selasa, 14 Juli 2026.

Krida tersebut dilaksanakan oleh pemenang pertama Pemilihan Duta Bahasa Provinsi DIY Tahun 2026, Gayuh Ardian Fajri dan Krisna Puspita. Dalam kegiatan ini, keduanya memperkenalkan SWARA (Sastra Suara Ramah Anak), yaitu media pembelajaran berupa komik tiga dimensi (pop-up) yang mengangkat cerita dari naskah Sestra Ageng Adidarma koleksi Puro Pakualaman. Melalui media tersebut, peserta didik diajak mengenal sastra klasik dengan cara yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik anak.

Pelaksanaan krida didukung oleh rekan-rekan Ikatan Duta Bahasa (Ikadubas) DIY, yakni Wahyu Puja Kesuma, Muhammad Arbi Darmawan, Rifky Fahrezi Armansyah, Najwa Alawiyah, dan Sabbih Fadhillah Saputri. Dukungan tersebut diberikan agar pelaksanaan program berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi para pelajar.

Implementasi krida ini merupakan salah satu persiapan Gayuh dan Krisna dalam menghadapi Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, di Jakarta pada September 2026. Salah satu komponen penilaian pada tingkat nasional ialah pelaksanaan krida kebahasaan yang telah diimplementasikan di daerah asal masing-masing duta.

Melalui krida SWARA, sastra klasik Puro Pakualaman dikemas menjadi media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan ramah anak. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca, memperkenalkan kekayaan sastra daerah, serta meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap warisan budaya Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan arahan pada acara pembinaan pegawai unit pelaksana tekn...
08/07/2026

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan arahan pada acara pembinaan pegawai unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikdasmen wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni Budaya, Rabu (8/7). Pada acara yang dihadiri Kepala, pejabat struktural, dan perwakilan pegawai dari Balai Bahasa Provinsi DIY, BBPPMPV Seni Budaya, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi DIY, dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi DIY tersebut, Mendikdasmen menekankan pentingnya kolaborasi antar-UPT dalam pelaksanaan kebijakan Pendidikan.

"Balai-balai tidak bekerja sendiri-sendiri, tetapi saling memperkuat satu sama lain. Bikinlah forum di mana bisa terjadi proses exchange dan memperkaya pengalaman satu sama lain," terang Mendikdasmen.

Selain menekankan pentingnya bekerja dan berkinerja secara kolegial, Mendikdasmen juga meminta pegawai Kemendikdasmen membantu pelaksanaan sosialisasi kebijakan kementerian. Pegawai dapat memanfaatkan media sosial masing-masing sebagai sarana sosialisasi agar semua informasi terkait kebijakan Kemendikdasmen dapat tersampaikan kepada masyarakat dengan tepat.

Balai Bahasa Provinsi DIY Raih Dua Penghargaan Nasional sebagai Kontributor Karya Cetak dan Karya Rekam Terbaik Kemendik...
25/06/2026

Balai Bahasa Provinsi DIY Raih Dua Penghargaan Nasional sebagai Kontributor Karya Cetak dan Karya Rekam Terbaik Kemendikdasmen

Balai Bahasa Provinsi DIY kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan sebagai kontributor karya cetak dan karya rekam Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2025. Penghargaan tersebut meliputi Peringkat II Kontributor Karya Cetak dan Karya Rekam Fisik Kemendikdasmen Tahun 2025 serta Peringkat III Kontributor Karya Cetak dan Karya Rekam Digital Kemendikdasmen Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Perpustakaan di Lingkungan Kemendikdasmen yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen. Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Balai Bahasa DIY dalam mendukung pengelolaan, pengembangan, dan penyediaan karya cetak maupun karya rekam yang berkualitas bagi masyarakat.

Prestasi tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Balai Bahasa DIY dalam mendukung penguatan literasi, pelestarian pengetahuan, serta penyebarluasan informasi melalui berbagai publikasi, baik dalam format fisik maupun digital. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kontribusi Balai Bahasa DIY dalam mendukung program-program Kemendikdasmen.

Balai Bahasa Provinsi DIY Tingkatkan Kompetensi Membaca Cepat 100 Siswa SMP di Kabupaten Kulon ProgoBalai Bahasa Provins...
22/06/2026

Balai Bahasa Provinsi DIY Tingkatkan Kompetensi Membaca Cepat 100 Siswa SMP di Kabupaten Kulon Progo

Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat bagi Murid SMP di Kabupaten Kulon Progo pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bimbingan Teknis Pembinaan Bahasa bagi Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Peserta Didik Terbina Program Literasi Kebahasaan Tahun 2026.

Sebanyak 100 siswa kelas VII dan VIII dari 10 SMP di Kabupaten Kulon Progo mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi oleh 10 guru pendamping. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan, peserta dibagi ke dalam dua kelompok yang menempati lokasi berbeda, yaitu SMKN 2 Pengasih dan Wisma Kusuma.

Di SMKN 2 Pengasih, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY, Drs. Umar Solikhan, M.Hum. Sementara itu, di Wisma Kusuma, pembukaan dipimpin oleh Koordinator Tim Kerja Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Mulyanto, M.Hum. Dalam sambutannya, Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa secara terukur.

“Melalui kegiatan ini, kemampuan membaca dan memahami bacaan para siswa diharapkan meningkat. Peningkatan tersebut akan terlihat melalui perbandingan hasil tes awal dan tes akhir,” ujarnya.

Setelah sesi pembukaan, peserta mengikuti tes awal dengan membaca sebuah teks untuk mengukur kecepatan efektif membaca (KEM) masing-masing. Selanjutnya, peserta mengerjakan sepuluh soal pilihan ganda tanpa mengulang bacaan guna mengukur tingkat pemahaman terhadap isi teks yang telah dibaca. Setelah itu, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik membaca cepat yang disampaikan oleh fasilitator literasi, yaitu Budi Susilo dari SMP Negeri 2 Samigaluh dan Bethy Mahara Setawati dari SMP Negeri 3 Sentolo. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada metode pindai (scanning) dan layap (skimming) sebagai strategi untuk meningkatkan kecepatan dan pemahaman membaca.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pejabat FungsionalTiga pegawai Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yog...
12/06/2026

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pejabat Fungsional

Tiga pegawai Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pejabat Fungsional yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada Selasa, 3 Juni 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muhsin, S.Sos., M.Si.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji berlangsung secara luring di Aula Sasadu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, serta disiarkan secara langsung melalui Zoom kepada seluruh unit pelaksana teknis (UPT). Di Balai Bahasa Provinsi DIY, kegiatan tersebut diikuti secara bersama-sama di Aula St. Takdir Alisjahbana (STA).

Pegawai yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut adalah Fahma Ainurrizka, S.Hum., yang diangkat sebagai PNS dalam jabatan Penyuluh Bahasa; Mursid Saksono, S.A.P., yang dilantik sebagai Arsiparis Ahli Pertama; dan Dwi Joko Mursihono, S.Sos., yang dilantik sebagai Perencana Ahli Pertama.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan khidmat. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini merupakan bagian dari proses pengangkatan dan pelantikan pegawai sesuai dengan ketentuan kepegawaian yang berlaku. Melalui pelantikan tersebut, para pegawai diharapkan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional serta memberikan kontribusi terbaik bagi institusi dan masyarakat.

Krida Duta Bahasa, Bimbingan Teknis (Bimtek) EsaiBalai Bahasa Yogyakarta – Meningkatkan kemampuan menulis esai di kalang...
22/05/2026

Krida Duta Bahasa, Bimbingan Teknis (Bimtek) Esai

Balai Bahasa Yogyakarta – Meningkatkan kemampuan menulis esai di kalangan generasi muda bukan sekadar soal teknik merangkai kata, melainkan bagian dari upaya strategis membangun kesadaran berbahasa yang kuat dan berkarakter. Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap mengabaikan kaidah bahasa, kemampuan menulis esai yang baik menjadi salah satu benteng penting pelestarian Bahasa Indonesia.

Menjawab tantangan tersebut, Duta Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Balai Bahasa Provinsi DIY menyelenggarakan kegiatan Krida Duta Bahasa – Bimbingan Teknis (Bimtek) Esai sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kegiatan ini bertempat di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bimtek Esai dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama dan kedua digelar pada 11–12 Mei 2026, menyasar peserta jenjang SMA sederajat dengan jumlah peserta mencapai 400 orang. Sementara tahap ketiga dilaksanakan pada 18 Mei 2026 dengan sasaran yang lebih luas, yakni kalangan mahasiswa dan masyarakat umum, termasuk anggota karang taruna, komunitas baca, serta komunitas literasi yang tersebar di wilayah DIY dengan jumlah peserta 190 orang.

Salah satu aspek yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah integritas penulisan. Setiap peserta diwajibkan menghasilkan esai yang orisinal murni dari pemikiran dan sudut pandang pribadi tanpa menjiplak karya orang lain maupun menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI). Ketentuan ini bukan sekadar aturan teknis, melainkan cerminan dari nilai kejujuran intelektual yang ingin ditanamkan sejak dini kepada para penulis muda DIY.

Ketua Tim Krida, Noor Hadi, yang didampingi oleh Ketua Ikatan Duta Bahasa (IKADUBAS) DIY, Aisyah Akhlaqul Karimah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat budaya literasi melalui pendekatan yang terstruktur dan aplikatif. Esai dipilih sebagai medium karena dinilai mampu mendorong peserta berpikir kritis sekaligus mengekspresikan ide secara runtut dan logis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Seluruh esai yang masuk selanjutnya akan melalui proses kurasi ketat oleh tim Balai Bahasa Provinsi DIY. Dari ratusan karya yang terkumpul, hanya 10 esai terbaik yang akan terpilih untuk kemudian dikirim ke Jakarta guna mendapatkan bimbingan langsung dari Badan Bahasa Kemendikdasmen. Kesempatan ini menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta, sekaligus membuka pintu bagi penulis muda DIY untuk tampil dan diakui di tingkat nasional.

Kegiatan Bimtek Esai tahap ketiga pada 18 Mei 2026 ditutup secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY, Umar Solikhan. Dalam sambutannya, Umar menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas, dalam menjaga dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.

“Esai bukan hanya latihan menulis. Ia adalah ruang berpikir, ruang berargumen, dan ruang membuktikan bahwa generasi muda kita mampu berbicara dengan lantang melalui tulisan yang bermartabat,” ujar Umar Solikhan dalam penutupan kegiatan.

Pelibatan komunitas karang taruna, komunitas baca, dan komunitas literasi dalam tahap kedua Bimtek ini mencerminkan semangat inklusivitas program Krida Duta Bahasa. Tidak hanya menyentuh ranah akademik, program ini hadir untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas demi menciptakan ekosistem literasi yang hidup dan berdenyut di setiap sudut DIY.

Melalui Krida Duta Bahasa – Bimtek Esai ini, Duta Bahasa Provinsi DIY dan Balai Bahasa Provinsi DIY berharap dapat menumbuhkan generasi penulis muda yang tidak hanya fasih berbahasa, tetapi juga bangga menggunakannya dalam setiap karya dan interaksi sehari-hari. Langkah ini sejalan dengan visi besar Badan Bahasa dalam membangun masyarakat Indonesia yang literat, berkarakter, dan mencintai bahasa bangsanya sendiri. (Redaksi)

Balai Bahasa Provinsi DIY Gelar Pelatihan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Administrasi di Kabupaten Gunungkidu...
22/05/2026

Balai Bahasa Provinsi DIY Gelar Pelatihan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Administrasi di Kabupaten Gunungkidul

Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia pada Lembaga Pemerintahan di Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di SMK Negeri 1 Wonosari pada Selasa, 19 Mei 2026. Narasumber kegiatan ini, yaitu Arisandy Purba, A.P., M.P.A. (Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul), Wuri Rohayati, S.S. (Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi DIY), Dr. Pardi Suratno, M.Hum. (Praktisi), serta Wahyu Sekar Sari, S.Pd. dan Tarti Khusnul Khotimah, M.Pd. (Pegawai Balai Bahasa Provinsi DIY).

Dalam sambutannya, Wuri Rohayati, S.S., menyampaikan harapan agar pelatihan ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan kemampuan peserta yang terukur dari hasil sebelum dan sesudah kegiatan. Harapannya ilmu yang diberikan dapat dimanfaatkan serta disebarluaskan di lingkungan kerja masing-masing. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi profesional peserta, baik dalam penguasaan kaidah bahasa maupun kecakapan penggunaan bahasa secara praktis.

Pelatihan yang diikuti oleh 55 peserta dari organisasi perangkat daerah, balai pendidikan menengah, dan kantor kementerian agama di Kabupaten Gunungkidul ini dibuka secara resmi oleh Arisandy Purba, A.P., M.P.A. Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus profesionalisme aparatur pemerintah di Kabupaten Gunungkidul.

Address

Jalan I Dewa Nyoman Oka 34
Yogyakarta City
55224

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+62274562070

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Bahasa Provinsi DIY posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Balai Bahasa Provinsi DIY:

Shortcuts

Share