Centre for Islamic Economic Thought - CIET

Centre for Islamic Economic Thought - CIET Pusat pembelajaran pemikiran ekonomi Islam

Tidak sedikit orang yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk mengejar rezeki, namun tidak pernah benar-benar menemukan k...
23/07/2026

Tidak sedikit orang yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk mengejar rezeki, namun tidak pernah benar-benar menemukan ketenangan. Harta terus bertambah, tetapi hati tetap dihantui rasa kurang. Pekerjaan semakin banyak, tetapi keberkahan terasa semakin menjauh. Di tengah tekanan ekonomi, persaingan hidup, himpitan utang, dan ketidakpastian masa depan, kita sering terlupa akan satu hakikat yang paling mendasar: rezeki bukan semata-mata hasil kepandaian, strategi, atau kerja keras manusia, tetapi anugerah Allah SWT, Pemilik seluruh perbendaharaan langit dan bumi. Kita diperintahkan untuk berikhtiar, tetapi hanya Allah yang melapangkan, membatasi, dan memberkahi rezeki hamba-Nya.

Melalui ๐—ฅ๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ฐ๐—ผ๐˜ƒ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐—ด ๐˜๐—ต๐—ฒ ๐—ฅ๐—ถ๐—ด๐—ต๐˜ ๐—Ÿ๐—ถ๐˜ƒ๐—ฒ๐—น๐—ถ๐—ต๐—ผ๐—ผ๐—ฑ โ€“ ๐—™๐—ฎ๐˜€๐—ฒ ๐Ÿฌ๐Ÿฐ, Dr. Rizky Febrian mengajak kita kembali memahami konsep rezeki berdasarkan pandangan alam Islam; bukan sekadar dari sudut ekonomi, tetapi sebagai jalan untuk mengenal Allah, memperbaiki diri, dan menata kehidupan.

Program ini bukan sekadar membahas cara memperoleh penghasilan yang lebih besar. Lebih daripada itu, ia mengajak kita menemukan kembali makna rezeki yang sesungguhnyaโ€”rezeki yang menghadirkan ketenteraman, menumbuhkan rasa cukup (qanฤโ€™ah), melahirkan syukur, serta membawa keberkahan bagi diri, keluarga, dan kehidupan.

Karena pada akhirnya, ๐—ธ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜€๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฏ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ถ๐˜๐—ฎ, ๐˜๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต ๐˜๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ฝ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ธ๐—ถ๐˜๐—ฎ.

โžก๏ธ Daftar di: bit.ly/rediscovering04

Seni Menjemput RezekiBy Rani Nur Asriani
22/07/2026

Seni Menjemput Rezeki

By Rani Nur Asriani

๐—ง๐—›๐—˜ ๐—ž๐—˜๐—ฌ๐—ฆ ๐—ง๐—ข ๐—”๐—•๐—จ๐—ก๐——๐—”๐—ก๐—ง ๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—ฉ๐—œ๐—ฆ๐—œ๐—ข๐—ก๐—ฆ: ๐—ฆ๐—˜๐—ก๐—œ ๐— ๐—˜๐—ก๐—๐—˜๐— ๐—ฃ๐—จ๐—ง ๐—ฅ๐—˜๐—ญ๐—˜๐—ž๐—œAda orang yang sepanjang hidupnya sibuk mengejar rezeki, tetapi ti...
06/07/2026

๐—ง๐—›๐—˜ ๐—ž๐—˜๐—ฌ๐—ฆ ๐—ง๐—ข ๐—”๐—•๐—จ๐—ก๐——๐—”๐—ก๐—ง ๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—ฉ๐—œ๐—ฆ๐—œ๐—ข๐—ก๐—ฆ: ๐—ฆ๐—˜๐—ก๐—œ ๐— ๐—˜๐—ก๐—๐—˜๐— ๐—ฃ๐—จ๐—ง ๐—ฅ๐—˜๐—ญ๐—˜๐—ž๐—œ

Ada orang yang sepanjang hidupnya sibuk mengejar rezeki, tetapi tidak pernah benar-benar merasakan ketenangan. Ada yang hartanya terus bertambah, namun hatinya tetap dihantui rasa kurang. Ada yang bekerja tanpa mengenal lelah, mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keluarga, tetapi keberkahan seakan semakin menjauh. Di tengah dunia yang dipenuhi tekanan ekonomi, himpitan utang, persaingan yang tak berkesudahan, dan ketidakpastian masa depan, kita sering terlupa akan satu hakikat yang paling mendasar: rezeki bukan semata-mata buah dari kepandaian dan kerja keras manusia, melainkan karunia Allah SWT, Sang Pemilik seluruh perbendaharaan langit dan bumi. Usaha adalah kewajiban, tetapi keberkahan adalah anugerah yang hanya Dia limpahkan kepada siapa yang Dia kehendaki.

Melalui Seri Pemikiran Ekonomi Islam 09, Dr. Rizky Febrian mengajak kita kembali merenungi makna rezeki sebagaimana dipahami dalam pandangan alam Islam. Dalam kajian berjudul โ€œThe Keys to Abundant Provisions: Seni Menjemput Rezekiโ€, kita akan menelusuri jalan-jalan yang Allah bukakan untuk menghadirkan kelapangan dan keberkahan hidup; jalan takwa yang melahirkan jalan keluar dari setiap kesempitan, istigfar yang mengundang curahan rahmat, sedekah yang tidak mengurangi harta, syukur yang melipatgandakan nikmat, silaturahmi yang meluaskan rezeki, dan tawakal yang menenangkan hati setelah segala ikhtiar dilakukan. Bersama itu, kajian ini juga menghimpunkan doa-doa, zikir-zikir, dan amalan yang bersumber dari Al-Qurโ€™an, sunnah Rasulullah SAW, serta nasihat para ulama sebagai bekal menghadapi kesempitan hidup, melunasi utang, memohon kemudahan, dan meraih pertolongan Allah SWT dalam setiap fase kehidupan.

โžก๏ธ Daftar di: bit.ly/SPEI09
(Kuota Terbatas)

Nantikan!
03/07/2026

Nantikan!

Pada minggu lalu, kami mengadakan program ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—˜๐—ธ๐—ผ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ถ ๐—œ๐˜€๐—น๐—ฎ๐—บ (SPEI) ke-8 bertemakan โ€œ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ ๐—๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ปโ€ ber...
19/05/2026

Pada minggu lalu, kami mengadakan program ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—˜๐—ธ๐—ผ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ถ ๐—œ๐˜€๐—น๐—ฎ๐—บ (SPEI) ke-8 bertemakan โ€œ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ ๐—๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ปโ€ bersama Dr. Rizky Febrian (Lingkaran). Dalam sesi tersebut dibahas tentang medan makna (๐˜€๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ถ๐—ฐ ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—น๐˜†๐˜€๐—ถ๐˜€) perkataan ๐—ถ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ป dari sudut morfologi bahasa Arab, al-Qurโ€™an, Sunnah, serta pemahaman para salaf al-แนฃฤliแธฅ.

Dr. Rizky menjelaskan bahwa banyak orang hari ini bekerja sekadar untuk memenuhi tuntutan hidup dan berniaga hanya demi keuntungan. Akibatnya, pekerjaan menjadi rutinitas yang melelahkan dan bisnis kehilangan keberkahan. Padahal Islam mengajarkan konsep ๐—œ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ป, yaitu melakukan sesuatu dengan kualitas terbaik, penuh amanah, dan kesadaran bahwa Allah SWT sentiasa mengawasi.

Sebagaimana dijelaskan dalam Hadis Jibril, ๐—œ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ป ialah โ€œengkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan jika engkau tidak dapat melihat-Nya, maka Dia melihatmu.โ€ Konsep ini bukan hanya dalam ibadah, tetapi juga mencakup semua aspek kehidupan, termasuk pekerjaan dan bisnis. ๐—œ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ป dalam bekerja berarti melaksanakan amanah dengan sungguh-sungguh, jujur, disiplin, dan berusaha memberikan hasil terbaik. Dalam bisnis p**a, ๐—œ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ป mendorong seseorang menjaga kualitas, berlaku jujur, serta mengutamakan keberkahan dibanding keuntungan semata.

Hakikatnya, masyarakat hari ini sangat membutuhkan manusia-manusia yang bekerja dan berniaga dengan ruh ๐—œ๐—ต๐˜€๐—ฎ๐—ป, kerana darinya akan lahir lingkungan kerja yang amanah, bisnis yang dipercaya, dan kehidupan yang lebih tenang serta penuh keberkahan.

๐— ๐—˜๐—ก๐—”๐—ฃ๐—”๐—ž๐—œ ๐—๐—”๐—Ÿ๐—”๐—ก ๐—œ๐—›๐—ฆ๐—”๐—กDi zaman ketika banyak orang merasa cukup sekadar โ€œmenjalankan kewajibanโ€, Islam justru mengajarkan ...
10/05/2026

๐— ๐—˜๐—ก๐—”๐—ฃ๐—”๐—ž๐—œ ๐—๐—”๐—Ÿ๐—”๐—ก ๐—œ๐—›๐—ฆ๐—”๐—ก

Di zaman ketika banyak orang merasa cukup sekadar โ€œmenjalankan kewajibanโ€, Islam justru mengajarkan sesuatu yang lebih tinggi: bukan hanya beramal, tetapi menyempurnakan amal. Kita sering puas dengan hasil yang biasa-biasa saja โ€” shalat tanpa kehadiran hati, pekerjaan tanpa kesungguhan, dan hubungan sosial tanpa keikhlasan. Akibatnya, hidup terasa hambar, ibadah kehilangan ruhnya, dan pekerjaan kehilangan makna.

Di sinilah konsep โ€œIhsanโ€ hadir sebagai jalan menuju kualitas hidup yang lebih luhur. Rasulullah SAW mendefinisikan Ihsan sebagai: _โ€œEngkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.โ€_ (HR. Bukhari dan Muslim). Ihsan bukan sekadar melakukan sesuatu, tetapi melakukannya dengan penuh kesadaran, ketulusan, dan kesempurnaan.

Ihsan menjadikan ibadah lebih khusyuk, akhlak lebih indah, dan pekerjaan lebih bermakna. Ia melahirkan manusia yang tidak bekerja setengah hati, tidak berbuat baik karena pujian, dan tidak beribadah sekadar menggugurkan kewajiban.

Dalam dunia yang serba cepat dan serba ala kadarnya, ihsan mengajarkan kita untuk menghadirkan kualitas terbaik dalam setiap aspek kehidupan.

Mari bersama-sama menghadiri Seri Pemikiran Ekonomi Islam 08 bersama Dr. Rizky Febrian dalam tema: โ€œMenapaki Jalan Ihsanโ€

Sebuah ruang refleksi untuk memahami bagaimana ihsan dapat membentuk spiritualitas, etika, dan profesionalisme seorang Muslim di tengah kehidupan modern.

โžก๏ธ GRATIS | Daftar di: bit.ly/SPEI08

19/02/2026

โžก๏ธ Untuk penjelasan lebih lanjut, ikuti program Tentang Nafkah dengan mendaftarkan diri Anda melalui: bit.ly/rediscovering03

๐—ง๐—˜๐—ก๐—ง๐—”๐—ก๐—š ๐—ก๐—”๐—™๐—ž๐—”๐—›: ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐—ฎ, ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฒ๐—ฟ๐—ป๐—ถ๐—ต๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฏDi tengah dunia yang menilai kerja dari angka gaji dan s...
16/02/2026

๐—ง๐—˜๐—ก๐—ง๐—”๐—ก๐—š ๐—ก๐—”๐—™๐—ž๐—”๐—›:
๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐—ฎ, ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฒ๐—ฟ๐—ป๐—ถ๐—ต๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฏ

Di tengah dunia yang menilai kerja dari angka gaji dan status sosial, kita sering lupa bertanya: untuk apa sebenarnya kita bekerja? Program lanjutan โ€œRediscovering the Right Livelihoodโ€ bersama Dr. Rizky Febrian kali ini mengajak kita kembali menelusuri makna nafkah dalam Islam โ€” bukan sekadar kewajiban material, tetapi amanah spiritual yang membentuk keluarga dan peradaban. Berangkat dari bimbingan al-Qurโ€™an dan Sunnah, serta pandangan ulama berwibawa, program ini membahas tujuh tema penting: tujuan utama bekerja, dasar kewajiban nafkah, siapa yang berhak menerimanya, konsep dan batas minimalnya, cara menentukan kadarnya, dinamika wanita bekerja antara perspektif klasik dan realitas kontemporer, hingga tantangan nafkah dalam krisis ekonomi.

Di saat banyak keluarga diuji oleh tekanan finansial dan kekeliruan peran, pembahasan ini menjadi ruang refleksi dan penjernihanโ€”agar kerja kembali bernilai ibadah, nafkah menjadi jalan keberkahan, dan tanggung jawab ekonomi dipahami sebagai bentuk cinta, keadilan, dan ketundukan kepada Allah.

โžก๏ธ Yuk, daftar sekarang melalui: bit.ly/rediscovering03

Semoga catatan ini bermanfaat dan menjadi pengingat, agar kita terus mengejar fajarโ€”bukan semata demi rezeki, tetapi dem...
11/02/2026

Semoga catatan ini bermanfaat dan menjadi pengingat, agar kita terus mengejar fajarโ€”bukan semata demi rezeki, tetapi demi makna dan keberkahan.


Address

Yogyakarta City
55283

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Centre for Islamic Economic Thought - CIET posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Centre for Islamic Economic Thought - CIET:

Shortcuts

Share

Category