18/11/2025
Hallo
On November 14, 2025, the Indonesian Embassy in Beirut presented the Indonesian Cultural Soirée—a stage for cultural diplomacy that brought together Indonesian culture, art, music, dances, and cuisine.
This diplomatic reception was attended by more than 500 guests, including six guests of honor from the Lebanese government, Minister of Labor H.E. Mr. Mohammad Haidar, Minister for Economy and Trade of the Republic of Lebanon, H.E. Dr. Amer Bisat, Minister of Tourism, H.E. Mrs. Laura Kazen Lahoud, and three members of parliament: H.E. Dr. Bilal Abdallah (Chair of the Indonesia-Lebanon Friendship Group); H.E. Dr. Imad Al Hout; and H.E. Mr. Adib Abdel Massih. This showed Lebanon’s warm appreciation for the relationship between the two countries.
The event opened with Ratoh Jaroe, the national anthem, and remarks on the commitment to cooperation and the vision of Indonesia Emas 2045.
One of the highlight of the event was the cutting of the tumpeng and the awarding of the Culture Medal to the Garuda UNIFIL Contingent, a symbol of harmony between cultural diplomacy and Indonesia’s contribution to world peace. 🌍✨
The Jaranan dance, Rampak Gendang, Indonesian cuisine, and the Indonesian Corner enriched the atmosphere, concluding with karaoke and a flash mob that brought all guests together in camaraderie.
Through the Indonesian Cultural Soirée, the Indonesian Embassy in Beirut built a cultural bridge that presented Indonesia not only as a country of art and tradition, but also as a warm, friendly nation that is ready to work together with Lebanon. ✨🇮🇩🤝🇱🇧
In one night, diplomacy transformed into a space for connection: Indonesia became more visible, meaningful dialogue was created, and new opportunities for collaboration began to grow—like seeds of friendship ready to blossom further.
___________________________________________
Pada 14 November 2025, KBRI Beirut menyelenggarakan Indonesian Cultural Soirée—sebuah panggung diplomasi budaya yang merajut seni, kuliner, dan persahabatan Indonesia–Lebanon.
Resepsi Diplomatik ini dihadiri lebih dari 500 tamu, termasuk enam tamu kehormatan jajaran tinggi pemerintahan Lebanon, Menteri Ketenagakerjaan Mohammad Haidar , Menteri Ekonomi dan Perdagangan Dr. Amer Bisat, Menteri Pariwisata Laura Kazen Lahoud, dan tiga anggota parlemen: Dr. Bilal Abdallah (Ketua Komite Persahabatan Indonesia-Lebanon); Dr. Imad Al Hout; dan Adib Abdel Massih. Hal ini menunjukkan hangatnya apresiasi Lebanon terhadap hubungan kedua negara.
Malam dibuka dengan Ratoh Jaroe, lagu kebangsaan, dan sambutan mengenai komitmen kerja sama serta visi Indonesia Emas 2045.
Sorotan utama hadir melalui pemotongan tumpeng dan penyematan Medali Budaya kepada Kontingen Garuda UNIFIL, simbol harmoni antara diplomasi budaya dan kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia. 🌍✨
Tari Jaranan, Rampak Gendang, kuliner Nusantara, hingga Indonesian Corner memperkaya suasana, ditutup dengan karaoke dan flash mob yang menyatukan semua tamu dalam keakraban.
Melalui Indonesian Cultural Soirée, KBRI Beirut menenun jembatan budaya yang menghadirkan Indonesia bukan hanya sebagai negeri seni dan tradisi, tetapi sebagai bangsa yang hangat, bersahabat, dan siap berjalan bersama Lebanon. ✨🇮🇩🤝🇱🇧
Dalam satu malam, diplomasi berubah menjadi ruang perjumpaan: Indonesia semakin terlihat di tengah-tengah masyarakat Lebanon, dialog bermakna tercipta, dan peluang kolaborasi baru mulai tumbuh—seperti benih persahabatan yang siap berkembang lebih jauh.