14/07/2026
🇮🇩✨ Bagaimana jika anak-anak Indonesia di tengah ladang sawit mampu mengenalkan budaya Nusantara kepada dunia?
Inilah kisah GANTARA AI-RANTAU.
Berawal dari sebuah kepedulian bahwa banyak anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sabah tumbuh jauh dari tanah air dan budaya leluhurnya, lahirlah sebuah inovasi yang memadukan Artificial Intelligence (AI) 🤖 dan Augmented Reality (AR) 📲 untuk menghadirkan pengalaman belajar budaya Indonesia yang lebih hidup, menarik, dan interaktif.
🌿 Melalui Gallery of Nusantara (GANTARA), lebih dari 40 warisan budaya Indonesia dapat dipelajari secara digital maupun non-digital oleh anak-anak PMI yang belajar di 297 Community Learning Centre (CLC) di Sabah dan Sarawak.
Bagi mereka, GANTARA bukan sekadar teknologi.
❤️ GANTARA adalah jembatan yang menghubungkan akar budaya dengan masa depan.
Program ini telah memperoleh Hak Cipta (HAKI), meraih Medali Perak Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Nasional, dan kini mewakili Indonesia pada SEAMEO-Japan ESD Award 2026.
KJRI Kota Kinabalu bangga memberikan dukungan penuh kepada para inovator muda dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) yang membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk melahirkan inovasi bertaraf internasional.
Karena kami percaya...
🌏 Di mana pun anak Indonesia berada, mereka tetap berhak mengenal akar budayanya.
Mari kita kirimkan doa dan dukungan terbaik untuk perjalanan GANTARA AI-RANTAU di ajang SEAMEO-Japan ESD Award 2026.
💬 Menurut Anda, budaya Indonesia apa yang paling ingin diperkenalkan kepada dunia? Tulis jawabannya di kolom komentar dan berikan semangat untuk tim SIKK! 👇
🌿 GANTARA: Connecting Roots, Empowering Futures.
Dari Anak PMI, oleh Anak PMI, untuk Anak PMI. 🇮🇩
DiplomasiPendidikan