Ruang Baca Kita

Ruang Baca Kita Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Ruang Baca Kita, Lombok.

28/02/2026

Kita sudah berada di atas jalur yang tepat menuju akhir dunia.

Semua sudah tertulis dan digambarkan di dalam Al-Qur'an dan Hadits Nabi Muhammad SAW.

18/02/2026

Trump VS Clinton di Kasus Jeffrey Epstein.

18/02/2026

Kapal pesanan Angkatan Laut Amerika Serikat "Matilda 1" Kini memasuki tahap uji coba laut.

Kapal ini nantinya akan diperuntukan untuk keperluan patrol di daerah Indo-Pacific.

18/02/2026

Iran Tolak Batasi Kemampuan Rudalnya Meski Ditekan Oleh Amerika dan Israel.

17/02/2026

Gavin Newsom, gubernur California, baru saja menandatangani kerjasama GREEN ENERGY dengan Inggris.

Namun langkah ini malah dicemooh oleh TRUMP dan menyebut Gubernur Newsom sebagai "LOOSER (PECUNDANG)".

17/02/2026

Seperti yang di lakukan oleh Indonesia dengan membentuk jaringan p embayaran nasional sendiri, GPN beserta QRIS, kini giliran Bos-bos Bank besar di Inggris mulai memikirkan alternative dari VISA dan MASTERCARD yang bisa saja dipolitisasi penggunaannya oleh Amerika Serikat.

17/02/2026

Rusia-Ukraina saling serang fasilitas energi.
Pada 15 Februari 2026, Ukraina melancarkan serangan terbaru ke fasilitas kilang minyak milik Russia dengan drone.

17/02/2026

Netanyahu menuntut agar uranium Iran harus dikeluarkan, sementara program Rudal balistiknya juga harus dihentikan

16/02/2026

Tersangka kasus penembakan dan terorisme NAVEED AKRAM muncul pertama kalinya pascatragedi penembakan di BONDI BEACH.

Akram, 24 tahun, menghadapi 59 dakwaan, termasuk 15 tuduhan pembunuhan dan satu tuduhan terorisme terkait serangan massal di Bondi Beach pada 14 Desember 2025 yang menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya. Kejadian itu terjadi saat perayaan Chanukah di Archer Park, Sydney, dan dianggap sebagai salah satu serangan teroris paling mematikan di Australia. Polisi juga menyatakan ayah Akram, Sajid Akram, tewas dalam baku tembak dengan aparat saat serangan itu berlangsung.

16/02/2026

Berlindung di balik masker, Agen ICE menganiaya dan membunuh dengan brutal.

14/02/2026

πŸ‡ΊπŸ‡Έ Departemen Keamanan AS Alami Shutdown Akibat Buntut Ketegangan Operasi ICE
-------------------
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) resmi mengalami shutdown parsial pada Sabtu, 14 Februari 2026, setelah Senat gagal menyetujui anggaran dan reformasi yang dipersyaratkan sebagian anggota Kongres. Perselisihan ini terutama berkaitan dengan kontroversi terhadap operasi badan imigrasi federal, U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE), yang dikritik karena tindakan kerasnya.

Partai Demokrat di Kongres menolak memberikan persetujuan anggaran tanpa adanya reformasi signifikan atas kegiatan ICE, termasuk larangan penyamaran identitas agen, batasan penggerebekan di lokasi sensitif seperti sekolah dan gereja, serta pembatasan penargetan berdasarkan ras. Sementara Partai Republik menolak tuntutan tersebut, menganggapnya tidak realistis. Akibatnya, Rancangan Undang-Undang (RUU) anggaran DHS hanya memperoleh dukungan 52 suara dari 100 di Senat.

Meskipun DHS mengalami shutdown, banyak fungsi keamanan dalam negeri yang tetap berjalan. Operasi ICE dan aktivitas penegakan imigrasi terus berlangsung karena agensi tersebut sebelumnya telah menerima pendanaan besar melalui undang-undang anggaran berskala luas yang disahkan tahun lalu. Namun, sejumlah pegawai non-penting diperkirakan akan diliburkan atau bekerja tanpa gaji sampai kebuntuan anggaran terselesaikan.

Shutdown ini menjadi cerminan ketegangan politik yang meningkat di Washington saat perdebatan nasional soal kebijakan imigrasi memanas β€” terutama setelah insiden yang melibatkan kematian dua warga sipil dalam operasi ICE di Minnesota, yang memicu tuntutan reformasi lebih keras dari lawan politik pemerintahan saat ini.

14/02/2026

Jaksa Tuntut Seluruh Aset Kerry Adrianto Dirampas Negara untuk Pulihkan Kerugian
--------------------
Jakarta β€” Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 13 Februari 2026 menuntut agar seluruh aset dan harta milik Muhamad Kerry Adrianto Riza dirampas dan diserahkan kepada negara sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian akibat kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero). Kerry, yang juga merupakan beneficial owner dari PT Orbit Terminal Merak (OTM), didakwa menikmati hasil tindak pidana yang merugikan keuangan dan perekonomian negara.

Jaksa membacakan bahwa sejumlah aset berupa tanah dan bangunan di berbagai lokasi, termasuk di Terminal Merak, serta aset lain atas nama PT OTM, harus disita untuk negara. Selain itu, dana dalam rekening penampungan, saldo SPBU, dan aset lainnya juga diminta dirampas sebagai bagian dari tuntutan. Uang tunai dalam berbagai denominasi juga disebutkan sebagai barang bukti yang turut dirampas.

Selain tuntutan perampasan aset, JPU menuntut Kerry dengan hukuman 18 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, dan uang pengganti sebesar Rp 13,4 triliun, yang jika tidak dibayar akan diganti dengan pidana tambahan. Menurut jaksa, perbuatan Kerry bersama beberapa pihak lain merupakan perbuatan melawan hukum dalam kasus ini.

Sidang tuntutan ini merupakan fase awal dalam persidangan yang diselenggarakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, menandai langkah jaksa dalam menuntut pertanggungjawaban atas dugaan kerugian besar negara di sektor minyak dan gas bumi.

#

Address

Lombok
83371

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruang Baca Kita posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Ruang Baca Kita:

Share