12/11/2025
Masukan saya terkait narasi:
*Hilirisasi Kelapa Diperkuat, Kesejahteraan Petani Jadi Target*
JAKARTA, Biro Perencanaan Kementerian Pertanian. Biro Perencanaan Kementerian Pertanian menggelar sesi berbagi pengetahuan (sharing session) untuk menjaring masukan dari pemangku kepentingan terkait untuk memperkaya penyusunan policy paper terkait hilirisasi kelapa pada Rabu (12/11/2025) di Mess SDM Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.
Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan kepastian hukum dan regulasi guna mendukung investasi di sektor pengolahan kelapa. Selain itu, langkah ini mendorong transformasi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi pengekspor produk olahan bernilai tinggi, seperti minyak kelapa murni (virgin coconut oil/VCO), santan bubuk, dan activated carbon.
Tujuan utama lainnya adalah memastikan keberlanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani kelapa di seluruh Indonesia. Dengan langkah strategis ini, diharapkan nilai tambah industri kelapa nasional dapat meningkat signifikan.
Hadir sebagai narasumber perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan. Semua pihak sepakat bahwa komoditas kelapa dalam merupakan komoditas yang potensial untuk dikembangkan produk turunannya, baik dari buah, air, nira, sabut, batang, dan daunnya. Untuk itu diperlukan inovasi teknologi berupa benih unggul spesifik, peralatan kerja yang menjamin keamanan petani kelapa, dan mesin pengolahan produk turunan kelapa. Selain itu, untuk memajukan kesejahteraan petani, diperlukan suatu regulasi untuk mengatur penetapan harga butir kelapa sebagaimana Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2004 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.
Bagaimana pendapat anda tentang hal tersebut? Tulis di kolom komentar!